Anugerah Diantara Kebimbangan

Sekarang semua sudah terjadi. Saya bukan meyesali dengan kepercayaan yang diberikan kepadaku

Semenjak sang penguasa orde baru lengser keprabon beberapa tahun yang lalu, gaung pelaksanaan program pemerintah dalan membentuk sebuah keluarga kecil menjadi hilang. Hilangnya saat itu mungkin karena sang penguasa negeri sedang sibuk mengurusi segala tetek dan bengek yang ada di negeri ini. Namun apakah ini berarti pemerintah masih mengacuhkan program yang dulu sangat diandalkan dalam mehanan laju pertumbuhan penduduk ini :?: saya tidak mengerti.

Hm ….. biarlah itu menjadi tugas berat penguasa dalam menjadikan rakyatnya semakin sejaterah dalam segala bidang. Namun kali ini saya cuma membuat tulisan dengan tema keluarga berencana, keluarga kecil keluarga sejaterah. Itu pameo yang sering di dengung-dengungkan oleh penguasa negeri ini beberapa tahun yang lalu. Bahkan sampai sekarang pun pameo itu serasa masih melekat dalam sanubariku.

Mau bukti :? , sampai sekarang saja saya masih membanggakan dengan dua anak cukup Laki2 dan cowok sama saja. Perempuan dengan cewek sama saja . Mulai awal perkawinan kami 17 tahun yang lalu, program ini sudah kami lakukan. Tujuannya hanya agar ada jarak dalam anak-anak ami. Dan yang menjadi andalan (ku) dalam keikutsertaan dalam keluarga berencana adalah istriku karena dialah yang menjadi akseptor nya.

Namun dengan berjalan nya waktu, sudah lebih dari 3-4 tahun yang lalu saya juga berpartisipasi dalam keluarga berencana ini. Dengan ikut dalam program vasektomi kalenderisasi. Maksudnya ber KB dengan mengunakan jadwal kalender dan kondom. Dan bagiku tidak ada masalah dengan penggunaan “sarung” ini. Karena hanya pada saat masa subur saja “sarung” ini saya pakai, selebihnya sarungnya saya simpan. Dan itu sudah lama saya lakukan, dan tidak ada masalah. Oh ya masa subur itu biasanya 14 hari sebelum haid / 13 hari setelah haid plus minus 3 hari.

Jadi hitungan normalnya (jarak haid itu biasanya sekitar 28 hari) kalau anda haid pertama tanggal 5, maka puncak masa suburnya pada tanggal 18 plus minus3 hari. Kenapa harus ada plus minus :?: karena maju mundurnya haid itu tidak tentu, jadi dengan plus minus 3 hari itu sudah mencukupi batas tolenransi nya :lol:

Namun sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Dan jatuhnya itu pasti karena ada tangan lain yang menjatuhkan. Dan itu sudah lazim kita sebut dengan sunatullah ataupun takdir dari Allah SWT. Karena semua yang terjadi di alma semesta ini pasti akan di ketahui NYA dan sudah menjadi kehendaknya. Jadi kita terima sajalah nikmat yang diberikan NYA pada kita, pasti ada rahasia lain yang memang sangat cocok dengan kita.

Dan itu terjadi juga pada diriku. Sepandai-pandainya saya berpartisipasi dalam program keluarga berencana ini, tetap saja ada kebobolan yang terjadi kepada saya. Dan itu memang sudah menjadi takdir NYA meski usia ku sudah tidak muda lagi. Ya …. baru kemarin istri saya mencoba mengunakan tespeck sensitif, hasilnya ada 2 strip merah disana. :?

Artinya, saya mengalami kegagalan dalam keikutsertaan dalam program pemerintah, dua anak cukup. Saya bakal mendapat titipan momongan lagi oleh Allah SWT, karena istri saya sudah terlambat 2 minggu dari jadwal menstruasi normalnya. Respon pertama saat mengetahui hasil tespeck sensitif itu, kami sempat shock dan kaget. Bahkan sampai sekarangpun saat saya mengingat kejadian yang saya alami sepertinya masih tidak percaya. Ada kebimbangan yang menyeruak diantara kegembiraan. Ada kegalauan diantara rasa senang. Ada rasa malu diantara perasaan syukur. Semua menjadi satu dalam do’a yang saya panjatkan.

Padahal sedikitpun tidak pernah terucap dalam do’a-do’a sebelumnya yang saya panjatkan kepada NYA tentang keinginan mempunyai anak lagi. Meskipun dalam beberapa kali guyonan yang saya lakukan dengan kolega dan teman sempat terucapkan kalimat “istriku hamil” namun itu bukan merupakan wujud keinginanku yang belum di ijabah oleh NYA. Sekarang semua sudah terjadi. Saya bukan meyesali dengan kepercayaan yang diberikan kepadaku, saya bukan tidak percaya dengan rejeki yang turun dari langit NYA yang diberikan kepada semua mahluk, saya bukan tidak mau bertanggung jawab dengan semua tindakan ku namun yang jadi pertimbangan kami adalah usia yang tidak muda lagi.

Biarlah waktu yang menjawab dan sebagai pembuktian tanggung jawabku.

NB: Tulisan ini bukan bermaksud mengumbar pornografi ataupun sejenisnya namun sebatas tulisan dalam pikiran dan bukan merupakan penyesalan.

About these ads

39 Balasan ke Anugerah Diantara Kebimbangan

  1. Masbro mengatakan:

    Berarti KB = kadung bobol ya Mas hehe.. bercanda.

    Selamat dini hari, salam ronda…!

    Selamat ngeronda mas, gara-gara ini aku jadi KB maneh :lol:

  2. Tuhan telah memberikan kepercayaan pada pak Sugeng sekeluarga… :)

    Saya sendiri masih ragu, kenapa koq masih diberi lagi. Padahal saya tidak ingin, mungkin ini jalan terbaik bagiku dari NYA :mrgreen:

  3. Mabruri Sirampog mengatakan:

    Alhamdulillah pak,,
    selamat, brarti Allah masih percaya sama Pak Sugeng… :D
    moga makin berkah pak..

    Amiennnnn….. mas :razz:

  4. djangan pakies mengatakan:

    Istri saya dulu pingin anak ke 3 lahir cewek, tapi Alloh swt memberikan kepercayaan cowok semua dan kita syukuri. wah ternyata usia perkaeinan kita sama kang suit sepentin hhh.

    Insya Alloh yang namanya titipan, maka Alloh lah yang mencukupi anak-anak kita, tugas kita hanya mengantarkan menuju kedewasaan dengan memberikan bekal yang baik. Menjemput rejeki menjadi ujian kita, apakah kita ikhlas menjalankan ato justru terjebak dalam keluhan. Maka ketika ihklas, insya Alloh itulah ladang pahala untuk kita orag tua.
    ….
    Sarungnya abis dipake jangan disimpan kang hhh

    Sarungnya langsung di cuci dan disetrika :lol:

  5. saipuddin mengatakan:

    saya bingung mau komentar apa.

    Selamat bakal dapat momongn baru

    Komentar “Selamat bakal dapat momongn baru” juga gak apa Din :cool:

  6. Mr.o2n mengatakan:

    Hehehe ikhlasin mas pemberian dan titipan Tuhan,masih di berikan kepercayaan,banyak lo yang pingin punya anak jadi sebuah keseblasan tapi satupun tak dapat.
    Aku ucapin selamat aja.

    Makasih mas Jumal, semoga membawa berkah :cool:

  7. Pendar Bintang mengatakan:

    Om….selamat ya…..keep post ;)

    He he he, Om pinter banget itung2an ya? he he he

    Anak itu rejeki Om…mereka datang dengan rejeki mereka sendiri, alhamdulillah Om diberi kepercayaan dengan diberikan lagi satu titipan! Berarti Om emang dianggap hebat dan mampu!

    Selamat ya Om….si ksatria bakal punya adik ni…. :)

    Bakal punya adik ini yang menjadi beban baginya, dan tagisan cina terjadi saat saya menceritakan keadaan sebenarnya :cry:

  8. Arif Bayu mengatakan:

    Selamat kang , semoga amanah ini akan melapangkan semua rejeki,kesehatan ,keselamatan & kebahagiaan dunia akhirat

    Makasih mas, semoga itu memang menjadi kehendak NYA bagiku pribadi :razz:

  9. pakde sulas mengatakan:

    jika sampean “kebablasan” dan insyaAlloh dititip momonga yang ke-3, beda dengan pakde walapun tidak ikut KB, kami lama mendapat momongan, jadi pada saat usia pakde sudah mendekati kepala 5 putra pakde baru berusia 8 tahun, sekarangpun kami tidak ikut program KB

    apapun itu, anak adalah amanah dari Alloh

    Makasih pakdhe atas motivasinya ;)

  10. andreetrox mengatakan:

    itu anugrah yang dititipin tuhan pak.

    Iya mas :lol:

  11. Merliza mengatakan:

    gpp atuh mas… itu berarti Dia kembali mempercayakan kita sebagai orang tua tuk kembali membawa amanah-Nya.. duhhhh sok ajiib da ahh :(

    Gak papa Merliza, kan kita berbagi pengalaman. ngomong2 berapa punya momongan :?

  12. geomania mengatakan:

    Alhamdulillah P. Sugeng, berarti sampean dipercaya. Banyak sahabat kita yang sudah berupaya maksimal, tapi Allah belum berkenan. Salam hangat dan sejahtera selalu …

    Kadang ini yang belum saya sadari betul :sad:

  13. Joko Sutarto mengatakan:

    Setiap anak membawa rejekinya sendiri, Mas. Percayalah! Alloh selalu memberikan rejekinya kepada mahluknya yang akan terlahir di dunia ini.

    Hem, ceritanya jadi mengingatkan kehamilan kedua pada istri saya. Karena KB kalender yang kebobolan. Dan anak itu sudah lahir sekarang, berumur 6 tahun. Kini saya jadi bersyukur Alloh telah memberikan anak laki-laki yang kami harapkan.

    Itulah contoh kalau kita pandai bersyukur ya mas Jok, malah sekarang bersyukur sekali masih diberikan amanah olehNYA :razz:

  14. Sofyan mengatakan:

    perhitungannya tepat amat tuh mas,,,mungkin program KB sudah bnyak diabaikan karena sosialisasinya juga sudah jarang,,buknnya banyak anak banyak rejeki,,,hehehe

  15. Sofyan mengatakan:

    perhitungannya pas bnget tuh mas,,tapi bukannya banyk anak banyak rezeki,,selmat ya mas,,,hehehe

    Itu cuma itungan gothak-gathuk enthuk maneh :lol:

  16. dmilano mengatakan:

    Saleum
    saya ikut bersyukur juga mas, walaupun kebobolan, namun intinya kan mendapat putra atau putri lagi, syukuri aja ya mas, karena banyak sahabat2 kita yang sudah lama berkeluarga belum dikaruniai anak.
    saleum dmilano

    Semoag semakin jaya saja , :oops: salah se,oga bisa menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah. :razz:

  17. tunsa mengatakan:

    anugerah ilahi :D

    :razz: :razz: :razz:

  18. ded mengatakan:

    Selamat Mas, mendapat kepercayaan lagi dari Yang Maha Kuasa……

    Makasih Uda :)

  19. Sukadi mengatakan:

    Bagaimanapun juga (menurut saya) ini adalah anugerah… banyak orang yang begitu mengharap kepingin punya anak, tapi tak juga punya anak, padahal sudah berbagai macam cara dicoba.. sedangkan tak sedikit orang yang “tidak mengharap” anak tapi malah Allah mempercayakan anak sebagai amanah bagi mereka..

    Dan itu terjadi dalam kehidupan nyata, pemeran nya adalah diriku sendiri :lol:

  20. lozz akbar mengatakan:

    Alhamdulillah.. justru aku kencak-kencak kegirangan denger sampean bentar lagi punya momongan baru loh Cak.. selamat,,

    Walah suporter e sudah anarkhis :lol:

  21. ran99a666 mengatakan:

    dan indonesia pun bertambah pemduduknya :lol: …. tapi apa mau dikata. kalau Tuhan yang berkehendak maka ya terjadilah. orang yang kata dokter mandul aja bisa punya anak dan yang sehat banyak yang belum di beri momongan. akhir kata semoga ibu dan calon anak sehat :D

    iMakaish do’a nya kAng :razz:

  22. pututik mengatakan:

    insya Alloh menjadi berkah pak, mungkin karena sampeyan terlalu banyak blogging akhirnya hasrat KB alaminya jadi terpecah :O tapi ya itu pak nikmati hidup dengan selalu tawakal, anak kita adalah anugerah terindah

  23. […] juga ingin menyampaikan selamat kepada Bapak Sugeng Harjono yang ada di Tabanan sana, karena insya Allah akan mendapatkan momongan lagi. Semoga keluarganya […]

  24. rayafr mengatakan:

    Itu namanya rezeqi Pak…bukankah anak juga rezeqi buat orang tuanya :)

    Salam Fitri n_n

  25. bintangtimur mengatakan:

    Mas Sugeng, selamat buat kehamilan isterinya ya!
    Apapun rencana kita, mungkin Allah memiliki rencana lain yang lebih indah.
    Usaha tentu harus kita lakukan.
    Salah satunya adalah memeriksakan isteri ke dokter kandungan sesegera mungkin dan rutin sampai kelak sang bayi dilahirkan. Insya Allah deh semua akan baik-baik saja :)

  26. RhyzQ mengatakan:

    selamat kalau begitu, tdk semua org bisa dikaruniai anak. salam.

  27. Andy MSE mengatakan:

    anak saya sudah gede2… pengin punya anak lagi tapi kasihan istri (44th)

  28. didta7 mengatakan:

    semua sudah diatur yang kuasa

  29. Lidya Fitrian mengatakan:

    absen dulu disini pak ,sepanjang weekend belum BW :)

  30. M Mursyid PW mengatakan:

    Sy juga 2, laki semua. Pengen satu lagi tapi isteri bilang dua dah cukup. Ya udah. Beberapa bulan yll isteriku jg terlambat dtg bln, sy seneng banget, tapi setelah dicek ya…h NEGATIVE. Hi hik…, gigit jari sy, Mas.

  31. Majalah Masjid Kita mengatakan:

    selamat buat mas nya kalau begitu.. itu berarti kita masih dipercaya membawa amanah dari-Nya.. :)

  32. niQue mengatakan:

    subhanallah! selamat ya mas Sugeng
    saya yang ngarep2 setiap bulan, eh malah mas Sugeng yang dianugerahi
    semoga saya juga ketularan yaaa :)0

  33. […] saja kami masuk. Ya benar ini kali pertama saya dan istri ke dokter kandungan setelah mengetahui hasil positif yang diketahui beberapa hari kemarin. Dan karena tidak mengetahui pilihan dokter ahli yang sama, saya terpaksa periksa di dokter ini. […]

  34. mbak puji mengatakan:

    selamat pak…^_^

  35. […] itu sang istri tercinta sempat teriak-teriak keras untuk tidak membunuhnya. Karena seperti yang saya ceritakan disini, kami sedang mempunyai jabang bayi yang masih dalam kandungan (emang ada jabang bayi yang ada di […]

  36. […] yang ada. Disaat usia perkawinan kami memasuki uisa yang ke 17, kami masih diberi kepercayaan untuk mendapat momongan lagi. Usia sudah tidak muda lagi, dan program untuk mendapat momongan baru memang tidak ada. Tapi ada […]

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 117 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: