sering di bibir diri ini mengucapkan syukur atas nikmat Nya namun pas menemui jalan yang membuat pikiran mandeg selalu saja ada bisikan aneh yang terdengar di telingga
Semenjak diri ini postingkan tulisan ini, semenjak itu pula tidak pernah sekalipun lagi diri ini mengulas perkembangan sang jabang bayi. Bukan karena tidak sreg tapi ada rasa malu untuk mengutarakan secara global diblog. Mengingat diri ini sudah mempunyai 2 titipan amanah Nya dan sekarang saat memasuki usia yang tidak muda lagi, diri ini masih diberikan amanah lagi. Tidak ada kata yang bisa diri ini ucapkan selain kata syukur alhamdulillah.
Namun praktek nya dalam menjalani kehidupan sehari-hari, diri ini selalu saja tidak bisa dengan ikhlas menerima apa yang telah di dapatkan itu. Meskipun sering di bibir diri ini mengucapkan syukur atas nikmat Nya namun pas menemui jalan yang membuat pikiran mandeg selalu saja ada bisikan aneh yang terdengar di telingga. Dan saat bulan-bulan awal kandungan istri yang ketiga ini (bukan istri ketiga lho), diri ini sempat (dan sering) mengangis dalam do’a yang dipanjatkan. Menangis bukan karena tidak ikhlas dengan apa yang diberikan Nya namun karena diri ini merasa tidak siap dan merasa tidak mampu untuk menerima amanah ini.
Namun dengan berjalannya waktu, diri ini bisa menerima dan menyakinkan diri sendiri bahwa memang ini sudah di takdirkan untuk kami. Semua sudah diatur dalam takdirnya, jadi sebisanya diri ini menjalankan amanah yang diberikan karena (kembali diri ini berpikir) banyak teman dan kerabat diri ini yang sudah menjalani kehidupan rumah tangga beberapa tahun namun sampai detik ini belum diberikan kepercayaan untuk merawat titipan Nya.
Dan hari Jum’at kemarin (padahal kemarin hari Minggu) diri ini menjalankan tugas rutin bulanan (dan sudah sering kami lakukan semenjak 8,5 bulan yang lalu) yaitu memeriksakan kondisi kehamilan sang istri. Dan tidak terasa ternyata usia kandungan istri sudah memasuki 34 minggu. Dari kontrol kandungan yang sebulan sekali sekarang sudah (disarankan) setiap 2 minggu sekali. Dan perkembangan sang jabang bayi serta ibunya dalam keadaan sehat.
Ada satu cerita lagi saat diri ini akan berangkat ke dokter kandungan, yaitu anak kami yang kedua berpesan untuk menanyakan apa (jenis kelamin) adiknya. Padahal sedari awal kami periksa dan di USG kami sudah berpesan kepada dokter untuk tidak memberitahukan jenis kelamin nya meskipun sudah terlihat dengan jelas oleh dokter. Bukan karena kami tidak mau untuk mengetahui secara dini jenis kelamin anak kami, namun karena kami tidak ingin mendapat kejutan sebelum proses persalinan itu dilakukan. Dan bagi diri ini pribadi, anak laki-laki dan anak cowok sama saja, dan anak perempuan dan anak cewek juga sama saja
karena anak kami sudah putri (yang sulung) dan putra (yang kedua).
Dan saat di USG memang benar kelihatan jenis kelamin nya (katanya dokternya) “ada pentilnya”. Diri ini gak tahu harus bagaimana dengan pemberitahuan dari dokter ini. Mau seneng (karena dapat anak laki) koq ada mas nya yang juga sudah jagoan. Mau seneng (lagi karena dapat anak perempuan) sudah ada mbaknya. Jadi biasa saja, intinya kami ingin ibu dan anaknya sehat walafiat dan bisa menjalani semua proses yang akan dilakukan.
Semoga. Minta do’anya sahabat.
NB : Tulisan ini sudah lama berdiam di memory hard disk ku






semoga sang bayi dan ibu selalu sehat, ya pak… dan semoga nanti dalam persalinannya lancar. amin..
Allhamdulillah pak sugeng menuliskannya di blog, semoga proses kelahiranya lancar ya. semangat trus pak. duh padahsl saya juga belum tentu siap kalau ada anak ketiga
Beda dulu beda sekarang ya pak, klo dulu banyak yang berpendapat banyak anak banyak rejeki (Enak itu emang rejeki).
Semua sudah di gariskan pak. kita hanya bisa merencanakan ingin anak 2, tapi kenyataanya datang lagi
Trut mendoakan semoga Ibu sang anak dan sang bajang bayi diberi kemudahan dalam proses kelahiran nanti.
Semoga Istri dan si buah hati yg ada di dalam rahimnya selalu diberikan kesehatan dan keselamatan selama proses persalinan…
kabar2 kalau lahiran ya mas Sugeng..
Salam buat Istri dan Keluarga di rumah
Amiiiin..
Mas Sugeng, saya komentarnya nyumpel di sini nggih.
Turut mendoakan yang terbaik buat Mas Sugeng, Mbak dan yang ada di dalam perut, doa yang terbaik seperti saya mendoakan diri sendiri.
Salam hangat dari jember Mas..
turut mendoakan pak,
semoga Ibu dan buah hati sehat wal afiat, dan tentunya akan membawa berkah tersendiri buat keluarga pak sugeng.. aamiin
Semoga sehat selalu jabang bayinya pak
Berbakti kepada ibu dan bapaknya..
aiiih, jadi ikutan bahagia saya~
semoga persalinannya lancar, serta ibu dan anaknya sehat ya pak~
Siap2 bikin nama yg bagus…
Sama saya juga nungguin istri yang lagi hamil muda..
Semoga jabang bayi dan ibunya sehat, ya pak?
Kami turut mendoakan dari sini.
semoga baik baik saja
Jasa back link
turut mendoakan semua dimudahkan segala urusannya
Semoga sehat janinnya dan lancar persalinannya. Selamat ya, Mas.
Semoga semuanya sehat-sehat ya mas
http://www.disave.blogspot.com
Memang lebih mudah mengucapkan kata syukur dibanding melakukannya bro.. But harus selalu berusaha bersyukur apapun sikonnya…
Semoga selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam masa kehamilan hingga persalinannya untuk semuanya, baik ibu, jabang bayinya, dan keluarga yang terlibat.
Sukses selalu
Salam
Ejawantah’s Blog
barangkali kemajuan teknologi termasuk salah satu berkahNya juga Pak Sugeng.. sehingga apa yang dulunya tak bisa kita intip, sekarang bisa dintip-intip he he..
Kalau tanpa sengaja kepalang tahu karena dokternya keceplosan ngomong, ya anggap saja sebagai ‘kejutan yang diprcepat” ya Pak.. walaupun tadinya nggak direncanakan seperti itu.
Semoga semuanya berjalan lancar, baik ibu dan janinnya sehat Pak Sugeng..
sudah disiapkan nama kang? wah saya kalah nich…akang nyalip heee selamat kang yach
Pak, ucapan selamet nanti aja waktu si jabang metu ya. sekarang doa saya agar sehat walafiat
iya, yg penting sehat wal afiat mas, laki2 atau perempuan itu sudah anugrah.
semoga sehat slalu ya…
Semoga nanti si bayi lahir selamat, lancar dan lengkap, mas Sugeng. Salam untuk keluarga.
Waaaah… Sudah yg ketiga ya Mas? Kalo kami baru saja mengVacuum calon bayi umur 3 bulan di perut istri…
Semoga janin dan bundanya sehat
Selamat menanti peristiwa indah itu
Pas banget nih dg tema postinganku
[...] (dan tentu saja masih aktif) : I Made Wira dotcom plus AnkerZone-nya, Tamba Budiarsana, Win.Arto, Sugeng HarJono, SayLow, Putri Astiti, Pande Putra, Bungan Jepun-nya Inten, LoDe Suriyani, Hendra WS, HeLL-Da [...]
info yg sangat bagus gan ,…..