Cerita Si Bawang Putih

10 Maret 2013

Kondisi ini sama dengan membunuh ….

Sudah menjadi kebiasan istriku bilamana setelah belanja kebutuhan sehari-hari di warung dekat rumah, pulangnya menceritakan tentang kondisi harga-harga yang selalu berubah. Dan berubahnya ini jarang berubah menjadi lebih kecil angka nominalnya tetapi selalu berubah menjadi lebih besar. Setelah daging sapi, telur, ayam, dan terakhir yang menjadi ceritanya adalah bawang putih. Bukan bawah putih yang selalu menerima perlakuan tidak manusiawi dari saudaranya si bawah merah namun harga bawang putih yang sudah melangit.

Padahal sekitar setahun yang lalu, bawang putih sampai pada harga yang sangat murah. Saking murahnya, sampai semua bumbu masak yang menggunakan bawang sebagai bahannya istriku menggunakan bawang putih tanpa ada bawang yang lain LanjutGan Mbacanya


Menikmati Keterpaksaanku

29 Oktober 2012

Yang terpenting adalah bagaiman kita bisa menjalani dengan rasa syukur dan bisa menikmati tanpa membuat gundah gulana dalam hati

Setelah sekian lama akhirnya ada juga kesempatan untuk mengerakan jari jemari diatas keyborad lagi. Padahal sekarang sehari-hari diri ini juga selalu berhubungan dengan keyborad. Saking seringnya interaksi dengan keyborad di tempat kerja, diri ini sampai negh kalau melihat deretan huruf dan angka QWERTY.

Memang sudah sedari awal tahun ini diri ini mendapat job baru yang mengharuskan selalu berhubungan dnegan keyborad di tempat kerja dan saat diluar kerja (rumah) untuk mengirim laporan. Kalau yang di rumah sih tidak terlalu membuat “nafsu” ngetik berkurang karena diri ini niatkan sekalian online dan bisa jalan-jalan di dunia maya. Tetapi yang di areal kerja ini yang membuat selera online ku berkurang banyak bahkan sirna. :sad:

Diri ini gak habis pikir, bagaimana caranya sahabat blogger bisa membuat postingan yang idenya diambil dan dibuat di tempat kerja. Karena diri ini pernah mencoba berhadap-hadapan dengan PC dan netbook di tempat kerja (dan diselingi dengan berbagai macam file dan kertas kerja disana-sini), ada ide untuk bahan postingan namun saat akan merubahnya menjadi deretan huruf, kata dan kalimat, dipaksa tetap saja tidak bisa menuliskan satu katapun. Asem !!!

Terus terang saja, diri ini orang lapangan, namun saat ini dipaksa untuk menjadi orang kantoran. Belajar tentang administrasi, acaounting serta manajemen secara curi mencuri ilmu dari melihat dan bertanya pada teman. Padahal seratus persen diri ini orang tekhnik yang senangnya bergerak bebas di lapangan. Dan sekarang, tangan ku jarang kotor karena terkena olie dan grease (gemuk) kotornya karena terkena debu di meja dan di antara tuts keyborad.

Dulu pernah diri ini mendapat promosi untuk menempati posisi yang mengharuskan setiap hari datang pagi, duduk manis di depan monitor PC dari pagi sampai sore pulang kerja. Dan tanpa pikir panjang lagi, promosi itu diri ini tolak secara halus (dan ekstrem) dengan mengatakan “ bisa saja job itu saya lakukan dan saya yakin bisa namun akan bertahan berapa lama ?? karena hal itu cuma saya paksakan karena memang bukan tipe ku untuk bisa duduk manis seperti itu”. Tapi tolakan itu aku lakukan sekitar 5 tahunan yang lalu. Namun sekarang, …… diri ini tidak bisa menolak dan terkesan memang di paksakan untuk ku.

Dan seperti malam ini, diri ini hanya bisa menjalani saja tanpa bisa menolak dan tidak bisa menolak. Karena semua mengalir sesuai dengan alurnya tanpa bisa di cegah dan ini memang sudah jalan Nya untuk ku. Sekuat apapun diri ini mencegah dan menolak sebuah kepastian dari Nya, kalau sudah waktunya ya kahirnya datang juga. Yang terpenting adalah bagaiman kita bisa menjalani dengan rasa syukur dan bisa menikmati tanpa membuat gundah gulana dalam hati.

Terima kasih ya Rabb atas rejeki dan nikmatmu ini.


Maafkan Diriku

22 Juli 2012

Rasa sesal selalu saja datang di akhir cerita, ….. begitu pula yang terjadi pada diri ini. Mungkin karena pongah sesaat, menjadikan hal ini terjadi. Padahal happy ending yang terbayang manakala melihat mereka, kelompok pengajian remaja yang beberapa tahun lalu diri ini bentuk mengadakan acara dengan inisiatif sendiri tanpa ada intervensi dari kelompok bapak-bapk. Sesal itu terjadi karena tidak bisa ikut menghadiri kegitan mereka dalam bulan puasa ini. Kegitan buka bersama dengan anak yatim yang di rencanakan, di agendakan, di jadwalkan dan di laksanakan oleh mereka.

Memang kuakui bahwa kelompok pengajian remaja diri ini bentuk manakala masih dipercaya sebagai ketua pengurus seperti yang pernah ditulis disini. Dengan berkembangnya waktu, ada saja suara miring yang terdengar dari jamaah yang lain tentang kegiatan ini. LanjutGan Mbacanya


Kolom Komentar [ditutup]

28 Juni 2012

Biarlah tulisan itu sarat makna bagi diri pribadi namun sepi dari komentar…

Seumur-umur semenjak ngeblog, baru pada postingan kemarin form komentar untuk berdiskusi dengan pada pengunjung blogku diri ini tutup. Bukan tidak sengaja, namun karena kesengajaan yang membuat hal itu terjadi. Padahal sebelumnya tidak pernah terpikir dalam angan bahwa postingan terbaru akan tidak ada komentar satupun yang masuk. Namun setelah membaca tulisannya Made Wira dalam blognya Isnuansa, diri ini yakin akan keputusan yang diri ini lakukan.

Bukan tidak mau ada komentar yang ditulis pengunjung saat mampir di blog yang tidak bermakna ini, namun karena dorongan jiwa dalam dada yang meyakinkan diri ini untuk melakukan itu. LanjutGan Mbacanya


Terusik Oleh Olga

27 Juni 2012

bahwa trauma menjadi korban yang dipaksa untuk menjadi bahan bulan-bulanan suatu lawakan akan kembali muncul saat sang korban berposisi menjadi bintang

Siapa yang tidak kenal dengan Olga Syahputra ?!? dulu, dulu sekali saat diri ini masih senang duduk manis di depan TV, kalau menonton gaya komedian nya selalu tertawa terpingkal-pingkal. Entah itu karena gaya candanya yang memang ngemesin atau karena dia “dipaksa“ menjadi korban dari suatu lawakan hanya untuk memancing tawa. Dan biasanya secara physkiologis kalau sudah pernah menjadi korban, maka trauma sebagai korban akan terus terbawa dalam alam bawah sadar. Dan diri ini yakin bahwa trauma menjadi korban yang dipaksa untuk menjadi bahan bulan-bulanan suatu lawakan akan kembali muncul saat sang korban berposisi menjadi bintang.

Melihat berita di beberapa media online yang mengabarkan tentang sepak terjang Olga Syahputra yang kerap menghina orang yang ada di sekelilingnya, diri ini jadi merenung. LanjutGan Mbacanya


Mayday Dalam Angan

1 Mei 2012

Semoga para pendemo dan penjaga demo mendapat perlindungan dari Allah SWT

Hari ini tanggal 1 Mei, dan di banyak negara tanggal ini dikenal sebagai mayday. Dan di hari ini di beberapa kota besar di Indonesia telah di persiapkan suatu demo untuk memperingati hari ini. Saya tidak antipati dengan segala demo yang dilakukan, karena pasti kita akan merasakan efek domino dari demo itu. Kalaupun berhasil kita bisa berlapang dada seperti saat demo menolak kenaikan BBM kemarin. Dan itu berhasil. Kalau tidak berhasil, kita siap2 dijejali aneka berita yang mempertontonkan tindakan anarkis pendemo dan penjaga demo (polisi).

Dan saya nilai tindakan yang keblabassan ini wajar saja. Karena satu orang takut, dia akan tetap takut. Dua orang takut ketemu dan berkumpul, mereka akan berusaha menghilangkan rasa takut itu. Tiga orang takut meeting, mereka akan berusaha menunjukan rasa tidak takut. …… LanjutGan Mbacanya


Emansipasi Yang Diinginkan Kartini

21 April 2012

Sekarang tepat tanggal 21 April, dimana masyarakat Indonesia telah di”doktrin” dari jaman sekolah dulu bahwa Kartini adalah pendobrak serta pahlawan perempuan di negeri ini. Gara-gara Kartini lah sekarang banyak perempuan bisa sukses karier di luar rumah dengan meninggalkan keluarga. Karena Kartini lah banyak pekerjaan yang dulu hanya untuk kaum lelaki sekarang sudah menjadi pekerjaan kaum perempuan. Juga gara-gara Kartini jua lah sekarang banyak ibu rumah tangga pergi meninggalkan keluarganya hanya untuk mencari penghasilan.

Tidak ada yang salah sih dengan semua ini namun dalam hati kecilku, apa memang yang seperti ini yang di inginkan oleh Kartini dalam mencari ilmu seluas-luasnya ?!? karena dalam konteks jaman dulu yang bisa bersekolah hanya kaum leki-laki. LanjutGan Mbacanya


Serangan Spammer

9 April 2012

Dan itu hampir seratus kali lipat dari sebelumnya yang cuma sekitar 250an

Sebagai seorang blogger yang lapuk, dalam artian sudah lama berkiprah di media blogpsphare namun masih selalu saja kalah dengan rasa malas. Malas nulis, malas blogwalking, malas mengumpulkan ide yang berserakan di depan mata. Membiarkan blog kosong tak terjamah adalah sesuatu yang memalukan. Dan blogger lspuk itu tidak lain adalah diri ini. :lol: Apalagi kala kesibukan mendera dan rasa payah selalu menghiasi diri ini saat pulang kerja, langsung saja kemalasan itu bersatu dalam raga.

Padahal diri ini masih dengan bangga mengaku di depan teman2 sejawat bahwa diri ini memang seorang blogger. Yang senangnya menulis tentang apa saja yang melintas di depan mata. lanjutGan Mbacanya


Tidak Ikhlas Lagi

18 Maret 2012

Setiap pekerjaan itu tergantung niatnya, itu mungkin sepenggal terjemahan kasar hadist nabi yang selalu diri ini ingat. Dan setiap hal yang diri ini lakukan di tempat kerja memang diri ini landasi dengan penggalan hadist ini. Namun apa yang diri ini sangkakan pada semua orang dan teman yang dekat lingkungan pekerjaanku, tidak bisa melihat ini dengan sudut pandang diri ini. Malah kebanyakan mereka melihat dari sudut pandangan yang berlawanan dengan dengan apa yang selama ini diri ini niatkan dan hal ini tidak pernah diri ini bayangkan sebelumnya. :sad:

 

Padahal (lillahi ta alla) apa yang diri ini kerjakan ini memang betul hanya untuk membantu rekan kerja yang  repot. lanjutGan Mbacanya


Ngerubah Password

30 November 2011

Tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba diri ini merasakan keanehan yang terjadi di beberapa akun online ku. Pertamanya sih ada beberapa rekan yang menginformasikan bahwa ada surel dariku yang tidak bisa dibuka. Sempat membuat diri ini kaget dengan apa yang di tanyakan, karena diri ini tidak merasa pernah mengirim surel kepada rekan tersebut. Sempat diri ini konfirmasi bahwa memang tidak pernah mengirim surel apapun kepadanya. Dan anehnya lagi, saat membuka akun facebook, disana ada notifikasi postingan dari blog. Walah…… koq ada juga disini. :?

Langsung saya ke TKP :arrow: untuk mengecek keberadaan sidik jarinya. Ternyata memang ada jejak yang sengaja ditinggal disana. LanjutGan Mbacanya


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 74 pengikut lainnya.