Sudah hampir habis tahun 2012 ini, happy ending ataukah sad ending, namun bagi diri ini tahun 2012 menjadi tahun yang ringan namun sangat berat untuk memasuki tahun 2013. Bagaimana tidak, ditahun ini serasa banyak kemudahan yang diri ini dapatkan namun akan berefek domino bagi kehidupan di tahun mendatang. Gara-gara pancingan yang serasa ringan, diri ini terprovokasi masuk dan terkena kerikil yang tidak bisa di hindari. Dalam bahasa religinya, “nanti pada suatu zaman semua manusia akan terkena riba, kalaupun tidak terkena, akan terkena debu nya”. Audzubillah min dzalik…………… Astaghfirullah ful adzhim.
Kepadamu Silent Reader
9 Desember 2012mencari informasi dari dunia maya ini memang sudah menjadi keharusan selain dari media konvensional yang ada
Ide tulisan itu seperti mata air, bisa keluar dari mana saja. Tidak kenal waktu namun terkadang kalau mata air itu tidak diberikan jalan yang benar bisa tersumbat dan bisa mengalir menjadi sumber yang tidak berguna. Ide tulisan itu juga seperti belati, yang bisa setajam pisau bermata dua yang bisa mengenai dan melukai siapa saja namun apabila tidak pernah di asah, ketajaman itu tertutupi oleh karat yang tidak berguna dan bisa jadi tumpul yang tidak bisa mengena.
Oleh karena itu, diri ini selalu saja merasa salah, manakala menginggat dulunya selalu menjadi penyebar virus ngeblog namun saat ini ide tulisan itu menjadi buntu. Mestinya tidak buntu 100%, karena selalu saja diri ini melihat ide yang melintas saat mengamati dan melihat suatu kejadian yang ada di depan mata. LanjutGan Mbacanya
Menghadiri Penandatanganan MoU Astra Honda
30 November 2012ternyata tidak satupun diri ini menemukan sesosok wajah Blogger
Tidak seperti biasanya diri ini mewakili bengkel tempat diri ini bekerja menghadiri dalam acara penandatangan MoU antara PT. Astra Honda dengan SMK. Tepatnya SMK PGRI 2 Mengwi Badung Bali. Program ini sudah yang kesekian kali dilakukan oleh PT. Astra Honda sebagai tanggung jawab CSR dan sebagai tranformasi tekhnologi dari dunia industri ke dunia pendidikan. Program ini sudah dilakukan dari Sabang sampai Merauke, namun di provinsi Bali merupakan kali pertamanya. Meskipun ada dua kandidat yang sempat dilirik oleh manajemen PT. Astra Honda pusat, namun karena satu dan lain hal ternyata SMK PGRI 2 Badung ini memang layak untuk mendapatkannya.
Acara dimulai dengan tarian penyambutan selamat datang yang di suguhkan oleh 3 orang siswi yang dilanjutkan dengan sambutan dari kepala sekolah SMK Drs. I Gusti Ketut Sukadana M.Pd yang menerangkan bahwa ini merupakan kali kedua penandatangan MoU dengan PT. Astra Honda setelah tanggal 1 Oktober 2002 melakukan kerjasama untuk memulai jurusan tekhnik otomotif kelas sepeda motor. Dan pada hari ini tanggal 30 November 2012 kerja sama ini di tingkatkan lagi dengan pemberian berbagai fasilitas penunjang praktek.
(Tips) Belanja Online Lagi
15 November 2012Benar-benar diluar ekspektasiku dalam berbelanja online
Bagaimana menurut sahabat pengalaman berbelanja itu
mungkin untuk sahabat wanita, yang namanya sesi berbelanja itu adalah hal yang paling menarik dan menantang. Tapi tidak bagiku. Karena bagi diri ini yang namanyaberbelanja itu hal yang sangat membosankan dan melelahkan. Tidak untuk berbelanja busana dan keluarga, namun berbelanja barang tehknik dan elektronik bagi diri ini sama saja. Sama capeknya karena harus berputar seperti gangsing untukmencari produk yang akan kita cari. Sudah dapat pun akan kesulitan mencari informasi produk dan membandingkan dengan toko sebelah yang menjual barang yang sama.
Kalau sahabat yang bertempat tinggal di kota besar semisal Jakarta, Surabaya,Yogya dan kota besar lain nya dalam urusan mencari informasi pembanding sebelum berbelanja bisa dilakukan dengan mudah. Namun untuk orang seperti diri ini yang tinggal di pelosok kampung dan di pojokan kamar, hal itu sangat susah. Apalagi diri ini tidak ada bakat dan tidak merasa enjoy saat jalan-jalan di mall (yang akan menambah dosa maksiat mata). Namun hal itu sedikit berubah saat diri ini mengenal internet. Karena seringnya browsing dan searching kemana-mana, jadinya sedikit tahu tentang informasi beberapa produk yang ada di pasaran.
LanjutGan Mbacanya
Menikmati Keterpaksaanku
29 Oktober 2012Yang terpenting adalah bagaiman kita bisa menjalani dengan rasa syukur dan bisa menikmati tanpa membuat gundah gulana dalam hati
Setelah sekian lama akhirnya ada juga kesempatan untuk mengerakan jari jemari diatas keyborad lagi. Padahal sekarang sehari-hari diri ini juga selalu berhubungan dengan keyborad. Saking seringnya interaksi dengan keyborad di tempat kerja, diri ini sampai negh kalau melihat deretan huruf dan angka QWERTY.
Memang sudah sedari awal tahun ini diri ini mendapat job baru yang mengharuskan selalu berhubungan dnegan keyborad di tempat kerja dan saat diluar kerja (rumah) untuk mengirim laporan. Kalau yang di rumah sih tidak terlalu membuat “nafsu” ngetik berkurang karena diri ini niatkan sekalian online dan bisa jalan-jalan di dunia maya. Tetapi yang di areal kerja ini yang membuat selera online ku berkurang banyak bahkan sirna.
Diri ini gak habis pikir, bagaimana caranya sahabat blogger bisa membuat postingan yang idenya diambil dan dibuat di tempat kerja. Karena diri ini pernah mencoba berhadap-hadapan dengan PC dan netbook di tempat kerja (dan diselingi dengan berbagai macam file dan kertas kerja disana-sini), ada ide untuk bahan postingan namun saat akan merubahnya menjadi deretan huruf, kata dan kalimat, dipaksa tetap saja tidak bisa menuliskan satu katapun. Asem !!!
Terus terang saja, diri ini orang lapangan, namun saat ini dipaksa untuk menjadi orang kantoran. Belajar tentang administrasi, acaounting serta manajemen secara curi mencuri ilmu dari melihat dan bertanya pada teman. Padahal seratus persen diri ini orang tekhnik yang senangnya bergerak bebas di lapangan. Dan sekarang, tangan ku jarang kotor karena terkena olie dan grease (gemuk) kotornya karena terkena debu di meja dan di antara tuts keyborad.
Dulu pernah diri ini mendapat promosi untuk menempati posisi yang mengharuskan setiap hari datang pagi, duduk manis di depan monitor PC dari pagi sampai sore pulang kerja. Dan tanpa pikir panjang lagi, promosi itu diri ini tolak secara halus (dan ekstrem) dengan mengatakan “ bisa saja job itu saya lakukan dan saya yakin bisa namun akan bertahan berapa lama ?? karena hal itu cuma saya paksakan karena memang bukan tipe ku untuk bisa duduk manis seperti itu”. Tapi tolakan itu aku lakukan sekitar 5 tahunan yang lalu. Namun sekarang, …… diri ini tidak bisa menolak dan terkesan memang di paksakan untuk ku.
Dan seperti malam ini, diri ini hanya bisa menjalani saja tanpa bisa menolak dan tidak bisa menolak. Karena semua mengalir sesuai dengan alurnya tanpa bisa di cegah dan ini memang sudah jalan Nya untuk ku. Sekuat apapun diri ini mencegah dan menolak sebuah kepastian dari Nya, kalau sudah waktunya ya kahirnya datang juga. Yang terpenting adalah bagaiman kita bisa menjalani dengan rasa syukur dan bisa menikmati tanpa membuat gundah gulana dalam hati.
Terima kasih ya Rabb atas rejeki dan nikmatmu ini.
Ditulis oleh Sugeng 





