Dok, Aku Tersinggung Dengan Joke mu ….

Kemarin aku mengantar anak ku yang sakit ke dokter langganan di bilangan Kediri Tabanan. Biasa basa-basi antara pasien dengan dokter selalu terjadi di awal ketemu. Namun ada satu hal yang membuat aku sempat tersinggung dengan joke nya👿 .

—————————————————-

Aq:  Dok, mengenai penyakit anak saya, apakah ada kemungkinan kambuh lagi ??? sekarang kebetulan pas dia liburan jadi bisa di ajak ke dokter oleh bapaknya. Biasanya anak saya ini sekolah di Jawa dan jauh dari kota.

Dokter: Memangnya anaknya sekolah di Jawa mana ???

Aq: Sekolah di pondok pesantren.

Dokter : pondok pesantren ?!? di Ngruki ya !!! (sambil tersenyum. mode on : heran & kaget)

Aq: Bukan dok, di Tremas Pacitan. Tempatnya SBY.

Dokter: Oh,…. saya kira di Ngruki.

Aq:😈

——————————————————

Itulah penggalan dialog antara aku dengan seorang dokter spesialis kandungan tersebut. Mungkin kalimat tersebut keluar hanya secara spontan dari bibir seorang dokter yang sok akrab dengan pasien nya. Tetapi dari sebuah joke yang tidak pada tempat dan waktu yang tepat bisa membawa dampak yang di luar dugaan. Termasuk pada diriku ini.

Cerita ini mungkin saya percis dengan yang dialami rekan dari BaliBlogger. Dia sewaktu mengirim sebuah paket di kantor pos, sempat keluar celetukan dari petugasnya. Mungkin maksud dari dokter dan petugas kantor pos itu hanya sekedar basa-basi guna mencairkan suasana, tapi apakah mereka tidak berpikir bahwa gara2 joke nya itu senyum yang semestinya keluar di akhir perjumpaan diganti dengan rasa dongkol yang membara ?!?😕 .

Mungkin juga diriku yang super sensitif sehingga tidak bisa menerima joke yang mungkin menurut dia biasa saja. Tapi yang membuat diri ini sedikit bimbang adalah kenapa setiap orang yang sekolah di pondok pesantren selalu di identikan dengan terorist kekerasan bom Ngruki❓❗❓ .

Aku sendiri gak tahu🙄 .

13 Balasan ke Dok, Aku Tersinggung Dengan Joke mu ….

  1. silvian mengatakan:

    Hmm.. memangnya ada apa dgn ponpes Ngruki mas?
    Sudah sebegitu parahnyakah tuduhan2 media ttg ponpes ini shg membentuk image yg seperti ini?
    Padahal tuduhan2 bahwa ponpes ngruki terlibat dlm aksi “teroris” dan entah apalah namanya lagi yg menyesatkan itu tidak pernah terbukti.

  2. a! mengatakan:

    hehe, poso2 kok sensi seh, mas.😀

    • Sugeng mengatakan:

      Iya sih, mungkin bawaan kali karena pas masuk ruang prakteknya eh…. didalam ternyata berdua dengan ceweq😯 terus kena gitu jadi tambah sensi😆 .

  3. wira mengatakan:

    Hanya bisa menghela nafas panjang, nggak bisa menyalahkan siapa2 dan memang sebaiknya tidak mencari siapa yang salah. Ya semoga saja kita menjadi lebih bijak, jangan lekas mendoktrin seseorang tanpa alasan yang jelas.

  4. pakacil mengatakan:

    hehehe.. ditempat saya juga ada dokter senior yang terkenal kalau omongannya bisa bikin sakit hati yg pasien dengar.

    misalnya saja, “memangnya saya tau, kalau situ misalnya besok mati bagaimana?”… lhah.. apa gak kaget pasien denger dokter ngomong begitu.

    tapi berhubung sudah tau kebiasaan dan pembawaan beliau, yaa cuma bisa menyiapkan kuping selebar-lebarnya, biar masuk kanan keluar kiri.😀

  5. dendin mengatakan:

    jangan terpancing bro ntar jadi kasus prita 3 heheh peace….

  6. Sugeng mengatakan:

    @wira: seharusnya memang begitu😐
    @pakacil: itu mah treatment si dokter terhadap pasien nya kali😆
    @dendin: engak bro, bukan terpancing tapi tersentil😐

  7. dedenia72 mengatakan:

    Mampir di kunjungan kedua saya..
    saya gak terlalu suka rumah sakit..jadi gak punya pengalaman serupa..hehehe
    salam rimba raya lestari

  8. sedjatee mengatakan:

    wah, itu sih dokter gak berpengalaman blas… dia tuh tahunya cuma ngruki…. dasar dungu… sabar ya mas… massih banyak dokter bagus lainnya… itu dokter gak mutu blas… salam sukses…

    sedj
    http://sedjatee.wordpress.com

  9. Denisa mengatakan:

    iya mas, sing sabar yo..

  10. mikha_v mengatakan:

    memang hal-hal yang menyangkut agama adalah hal yang sensitif untuk dibicarakan. Kebanyakan kalo disinggung sedikit saja, yang jalan bukan akal budi, tapi emosi.

    Mungkin hawanya sebelum ke dokter sudah agak panas, jadi sentimentil sensitif

  11. […] di sesi ini saya masih tidak merasa ada yang aneh di tempat dokter praktek spesialis kandungan dan kebidanan ini. Tak lama nama istriku disebut, langsung saja kami masuk. Ya benar ini kali pertama saya dan istri […]

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: