Refleksi Setahun Modemku, Mengantarkan Kedunia Tanpa Batas

Sudah setahun ini aku bisa berselancar dengan modal sendiri. Dalam artian browsing dirumah sendiri dan mengeluarkan biaya sendiri. Tidak seperti beberapa tahun yang lalu sewaktu baru mengenal internet, yang selalu mendompleng online di tempat kerja. Tidak banyak angan-angan ku sewaktu bisa berkelana di dunia tanpa batas ini. Tidak lain dan tidak bukan hanyalah agar tidak terlalu gaptek.😆

Sebenarnya aku tidak punya basic tentang dunia internet tapi aku nekad aja. Aku beli PC jadul ini sejak tahun 2004 yang lalu namun selama itu pula PC ini hanya menemaniku kerja secara offline. Pekerjaan serta tugas kantor yang tidak selesai aku kerjakan disana aku bawa pulang dengan media disket (3 ¼ floppy). Karena yang namanya flashdisk belum aku kenal dan kalaupun ada harganya masih selanggit. Dengan disket tersebut aku transfer file kantor dan aku kerjakan dirumah. Fasilitas untuk Online dirumah ??? belum terpikirkan olehku. Karena yang aku tahu bahwa untuk bisa online di dunia yang tanpa batas ini harus pake line telepon kabel milik telkom. ini yang sampai sekarang tidak aku miliki

Kalau ditempat kerja yang connect banyak, untuk membuka halaman portal utama nya saja memakan waktu sampai 30 menit😦 apalagi untuk portal favoritku yang lain. Itupun kalau bisa connect. Kalau tidak, sia-sia sajalah penantian yang ku lakukan. Maklum saja semua bagian dan divisi di kantorku harus tersambung dengan system SAP. System Amat Pelan

Selain niatku agar bisa mengerjakan tugas kerja dari rumah secara realtime niatku berikutnya adalah agar tidak gaptek oleh perkembangan jaman dan bisa terkoneksi dengan semua orang secara real time. Pertamanya sih aku mau mencari HP yang bisa dijadikan untuk modem. Karena saya sempat membaca artikel tentang itu, akhirnya aku cari info tentang nya. Beruntung ada teman yang menginformasikan untuk membeli modem sekalian agar lebih nyaman saat browsing di internet. Dasar o’on, aku gak mau karena gak punya line telepon.😆 Untung nya lama-lama aku mengerti dan ngeh kalau sekarang jamannya sudah berubah dan internet bisa lewat udara & angin wireless. Akhirnya aku bisa terhubung dengan dunia internet dari rumah.

modem IV-2000U

Sudah hampir setahun ini aku selalu online dari rumah. Kebanyakan sich untuk kerjaan kantor tapi selalu setiap selesai kerjaan lari connect nya kesana kemari gak jelas juntrungnya. Ini yang memakan waktu lebih lama dari kerjaan utamanya.😆 Termasuk aktivitas ngeblog dan blog walking. Ngomong-ngomong tentang blog aku sempat termotivasi oleh kesuksesan para narablog yang bisa mengumpulkan receh dari aktivitasnya. Gak banyak sich yang jadi anganku setelah termotivasi, selain ikut berbagi lewat info2 juga bisa menceritakan kata-kata yang tak terucap agar jelas terbaca (he…he….. tagline ku keluar juga).

Namun sampai hari ini belum banyak yang bisa aku sharing di blog ku ini. Mungkin ada yang salah di dalam paradigma ku dalam memahami sebuah blog. Karena setelah sering blog walking yang gak berujung, ternyata yang bisa di jadikan bahan postingan sangat beraneka macam. Istilahnya, apa yang kita lihat dan rasakan bisa kita bagi ke orang lain (citizen jurnalisme😕 oalaaaa istilah apa lagi nich). Gak seperti blog kata yang tak terucap ini. Sudah postingan nya jarang2 eh….. malah gak pernah mengikuti arus yang sedang ngetren.😦

Mungkin kedepan nya setelah setahun masih berkutat pada aktivitas yang gak jelas juntrung nya aku bisa memaksimalkan fungsi dari modem ku ini, yang bisa menghubungkan ke dunia yang tanpa batas. Sehingga tidak sia-sia apa yang telah aku usahakan dengan sedikit cucuran keringat sampe bau ketek. Agar ada manfaat yang bisa digunakan oleh orang lain.

15 Balasan ke Refleksi Setahun Modemku, Mengantarkan Kedunia Tanpa Batas

  1. alamendah mengatakan:

    (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Sepertinya koneksi internet sudah semakin menjadi kebutuhan bagi kita, ya?

  2. Mariska Ayu mengatakan:

    Modem Star One nya speknya seperti apa itu kak? Speed dan harganya terutama?

  3. Wandi thok mengatakan:

    Kalo aku hanya mengandalkan modem USB Broadband Indosat 3.5G speed 7.2 Mbps mas. Di kosku ini yang tidak ada sinyal 3G, maks speednya hanya 50 kbps, namun jika berada di daerah Semarang/Solo/ yang ada jaringan 3Gnya bisa mencapai 236 Kbps mas.😆
    1. Ngom-ngom harganya berapa itu mas?
    2. Speednya berapa?🙄

    • Sugeng mengatakan:

      @alamendah : trim’s sudah menjadi pengaman yang pertama😆
      @Mariska & Wandi : Modem CDMA speed upload to 158Kbps tapi di notifikasi sidebar bawah terbaca 230,4Kbps. Harga beli 499rb benefit Rp.0,1/kbps selama 3 bulan. Selama kerja rodi denganku gak pernah rewel:mrgreen: info lanjut klik disini

  4. wongiseng mengatakan:

    Suwun sudah mampir di blog saya🙂 Salam kenal juga🙂

  5. Wempi mengatakan:

    hati2 kecanduan kalo gak ngenet bisa sakau😆 dan dapat mengubah pola hidup.

    Golongan pecandu yang sukses😆

  6. boyin mengatakan:

    wah memang kudu begitu mas..soalnya kalo nggak setrasa berada di luar kehidupan lain…heee

    Tambah satu lagi golongan pencandu internet akut:mrgreen:

  7. wahyu mengatakan:

    mari kita berdoa agar modem sejenis bisa dapat unlimited g ada kuota2an hehe …amin!😀

    Makasih cak sudah mampir, btw make sutarwan juga toh😆

  8. guskar mengatakan:

    sampai sekarang saya masih menggunakan im2, apalagi sinyal di rmh mantab benar…🙂

    Sekarang banyak provider internet wireless, kalo sudah ada yang cocok dengan lokasi rumah kita mending itu saja yang diteruskan gak usah pindah ke lain hati

  9. oelil mengatakan:

    Pak Soegeng ngiklan ya pak..hehehe…
    internet memang sudah jadi kebutuhan pokok buat yg sudah mencicipinya ya… sama kayak saya

    Maksud hati gak ngiklan pak, cuma sedikit cerita setelah setahun ngenet dirumah😆

  10. asepsaiba mengatakan:

    Trims udah mampir di blogku mas…
    Hehe.. selamat ultah ya buat modemnya… kalo saya, ngblog dan blogwalking akhir2 ini lehat hape aja mas.. di lkantor mana sempet ngeblog, dirumah juga meskipun ada modem, saya lebih memilih bercengkerama dengan keluara kecil sy mas…

    Ini patut aku tiru, “dirumah juga meskipun ada modem, saya lebih memilih bercengkerama dengan keluara kecil sy ” . Kalo aku gak pernah bisa kalo pas di rumah😦

  11. alisnaik mengatakan:

    selamat pagi

    emang enak online dari rumah, nyaman dan tentram.
    keep blogging ya😉

    terima kasih dan mohon maaf😮

    Makasih tlah mampir, permintaan maaf diterima😀

  12. agnes sekar mengatakan:

    Selamat malam Sugeng senang bisa berkunjung ke blog nya yang memiliki IT tinggi, klu saya jujur pakai yang simple dan sederhana, serta mudah di operasionalkan dan barangnya mudah dicari dimana saja. Di Palangka Raya senang booming wireless SMC yang bisa dibawa kemana-mana, Mau coba ? dapat hubungi dibawah ini ,

    Regards, agnes sekar

    Makasih mbak, btw wireless SMC itu provider apa mbak❓ mungkin aku tertarik nyoba

  13. indra mengatakan:

    kunjungan balik boz…

    “Namun sampai hari ini belum banyak yang bisa aku sharing di blog ku ini. Mungkin ada yang salah di dalam paradigma ku dalam memahami sebuah blog. Karena setelah sering blog walking yang gak berujung, ternyata yang bisa di jadikan bahan postingan sangat beraneka macam. Istilahnya, apa yang kita lihat dan rasakan bisa kita bagi ke orang lain (citizen jurnalisme😕 oalaaaa istilah apa lagi nich). Gak seperti blog kata yang tak terucap ini. Sudah postingan nya jarang2 eh….. malah gak pernah mengikuti arus yang sedang ngetren. :sad:”

    kalo menurut saya sih suatu blog itu harus punya definitif yang kuat, jadi pembaca tau “ini blog apa sih..”. tapi jadi idealis di blog juga gak ada salahnya ko’. hehe..

    salam.
    http://bayuindragunawan.wordpress.com/

    makasih tlah mampir mas😉 , kalo bikin blog yang khusus satu topik takut kehabisan tema😆 sekarang aja aku juga sering blank bingung mo posting apa

  14. PanDe Baik mengatakan:

    HIDUP STAR ONE !!!
    di rumah, di kantor ya tetap Unlimited. :p

    :mrgreen::mrgreen::mrgreen::mrgreen:

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: