Aku Menikmati Nyepi

Hari ini merupakan hari raya Nyepi yang bertepatan dengan tanggal 1 sasih kedasa tahun 1932 Çaka. Semua umat Hindu melaksanakan Catur Brata penyepian yang meliputi Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelanguan, serta Amati Lelungan (tidak menyalakan api, tidak bekerja, tidak bersenag-senang, serta tidak berpergian). Perayaan Nyepi merupakan puncak perayaan tahun baru Çaka ini bertujuan untuk menyucikan buwana alit atau manusia dan buwana agung atau Alam semesta. Bagi sebagian orang perayaan hari raya Nyepi juga berarti sebagai ajang instropeksi diri.

Pada perayaan Nyepi ini semua aktviitas beristirahat sejenak selama satu hari penuh. Jangankan untuk orang perorang secara pribadi, untuk instansi pemerintahan yang ada di Bali pun akan  mengistarahatkan semua aktivitasnya. Termasuk pelabuhan Gilimanuk serta bandar udara Ngurah Rai. penutupan ini dilaksanakan mulai jam 06:00 wita tanggal 16 Maret 2010 sampai jam 06:00 wita tanggal 17 Maret 2010. Saya pun sebagai masyarakat serta warga Indonesia dan ber KTP Bali pastinya ikut serta mentaati regulasi yang di keluarkan oleh pemerintah daerah tersebut. Gag banyak2 sih, cuman tidak berpergian ( amati lelungan) serta tidak bekerja (amati karya) gimana mau bekerja kalo keluar rumah aja tidak boleh:mrgreen: selama sehari penuh. Dan tidak menyalakan lampu semalaman, jadinya Bali seperti galap gulita. Saya mentaati regulasi itu dengan tidak ada rasa tertekan dan setelah sekian lama melewati Nyepi di Bali aku bisa menikmatinya.

Ada satu kemeriahan yang bisa kita saksikan sehari sebelum perayaan / pelaksanaan hari raya Nyepi tersebut, yaitu pawai Ogoh-ogoh. Jangan membayangkan akan banyak bunga seperti parade bunga di Tomohon Sulawesi Utara ataupun parade bunga mawar di Pasadena Amerika sono. Namun pawai ini akan sangat unik untuk dinikmati oleh semua lapisan masyarakat. Baik yang pribumi (wisnu) maupun orang asing (wisman). Akupun ikut berjubel menonton pawai ogoh-ogoh karena ajakan anakku.

Menurut kabar pelaksanaan pawai ogoh-ogoh ini dilaksanakan mulai tahun 1993 lampau. Dimulai oleh anak-anak muda di kota Denpasar yang penuh kreatifitas. Yang tujuan awalnya sih untuk mengusir bhutakala (setan / roh jahat) dan beretepatan dengan malam pengerupukan. Umumnya umat Hindu di Bali melakukan prosesi ini dengan cara memukul berbagai alat yangg bisa mengeluarkan bunyi berkeliling rumah sambil membawa api.

Suara suara ribut yang dibunyikan dimaksudkan untuk mengundang para bhutakala agar berkumpul.dikira ada pesta Saat itulah akan dibakar dengan api yg sudah disiapkan dari daun kelapa yg kering. Prosesi ini memiLIki makna membakar semua nafsu jahat yang ada pada diri manusia sehingga pada saat Nyepi bisa lahir kembali menjadi manusia yang suci dan baik.

Aku mau ngasih video yang sudah aku upload di sini tapi gag bisa, maafkan sahabat

Video di atas di ambil saat pawai ogoh-ogoh di depan pura dalem Tabanan pada nyepi tahun 2010.

Selamat melaksanakan Catur Brata penyepian semoga membawa keindahan dan keberkahan alam bagi semua makhluk.

21 Balasan ke Aku Menikmati Nyepi

  1. diazhandsome mengatakan:

    wah, merayakan nyepi yaa? semoga bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi yaaa…😀

    bukan merayakan mas, tapi menikmatinya dengan keheningan nya

  2. alamendah mengatakan:

    (maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!

    Selamat merayakan nyepi bagi yang merayakannnya

    Ini komentar asli dari Alamendah, bukan kek orang yang ngaku-ngaku sebagai alamendah dan menuliskan fitnah dan provokasi sebagaimana baru saya posting

    aku masi percaya koq mas kalo ini sampean, karena liat senyuman nya itu loh. gag kuaaattttt:mrgreen:
    semoga bisa cepat mengklarifikasi tentang adanya penyusup itu mas

  3. arsumba mengatakan:

    absen dulu pak..
    bacanya besok pagi aja yah.. hehehe..
    udah ngantuk nih..

  4. delia4ever mengatakan:

    yang jadi pertanyaan.. litrik tidak boleh dinyalakan tapi listrik nggak mati kan pak sugeng ?..berarti masih bisa blogging ….:D…

    Salut dengan warga Bali..Indahnya kebersamaan dan toleransi beragama…dulu sempat punya pacar ehmm ehmm orang bali… :D… dari ceritanya respect banget lia dengan masyarakat bali…🙂 …

  5. Dangstars mengatakan:

    Selamat menikmati Nyepi nya…
    Sepi dong ? 😛

  6. Cahya mengatakan:

    Yah…, di Bali saking sepinya, rasanya gimana gitu…🙂

  7. darahbiroe mengatakan:

    heheh saya juga menikmati tidur dirumah dechh gak ada kegiatan kan tanggal merah ckckkc

    berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya he
    salam blogger
    makasih😀

  8. Mas Ben mengatakan:

    Selamat hari Nyepi kepada para sahabat yang merayakannya🙂

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  9. kharis sulistiyono mengatakan:

    hening seharian kayaknya menyenangkan, menenangkan dan menegangkan. hehehe…

  10. faiza mengatakan:

    biasanya habis nyepi ada acara apa?

    terimakasih sdh brkunjung sahabat..kunjungn balik dari faiza..

  11. fanny fredlina mengatakan:

    hai, lam kenal juga. makasih dah ke blog aku

  12. BENY KADIR mengatakan:

    Selamat menikmati perayaan Nyepi yg unik.
    moga kebersamaan tetap lestari.
    Salam hangat selalu buat Mas Sugeng sekeluarga.

  13. Yolanda mengatakan:

    merayakan nyepi ?
    selamat hari raya nyepi😀

  14. arsumba mengatakan:

    berarti waktu posting ini dalam keadaan sepi dunk pak..
    dsun sya kbtlan berdmpingan dgn kmpung bali, waktu nyepi persis sperti diatas, tp ndak da ogoh2nya.. sy dlu prnah lihat ogoh2 cma di tv.. meriah bnget oey..

    bukan sepi aja mas, tapi gelap gulita😉

  15. ok mengatakan:

    saya pernah kunjung kebali pas hari raya Nyepi sepi bgt suerr..tapi begitu selesai rame lagi hehehehe…jadi pengen lagi ada ga ya yg mau bayarin kesana hehehehe…*ngarep😛

  16. aldy mengatakan:

    Sejak abang pindah ke Denpasar dirumah tidak pernah merayakan Nyepi lagi, dulu waktu abang masih berdekatan, kami diwajibkan oleh Bapak untuk turut serta merayakannya.
    Selamat Mas Sugeng, semoga keheningan semesta selalu mengingatkan kita kepada Sang Pencipta.

  17. Tanti mengatakan:

    Mas Sugeng, kalo nyepi itu puasa juga ?
    Rasanya tenang ya karena semua juga ikut menyepi.
    Salam kenal

    bagi yang melaksanakan pastinya puasa juga mbak. klo aku cuma sekedar menikmati suasana nyepi aja😆

  18. Asop mengatakan:

    WAduh, sekilas saya baca tadi saya pikir “Aku menikmati ngopi”…:mrgreen:

    betul mas, aku penikmat kopi juga😆

  19. dian mengatakan:

    selamat hari nyepi
    yang pernah saya pelajari, di dalam keheninganlah kita bisa mendengar suara hati. suara illahi

  20. Agung Pushandaka mengatakan:

    Saat gelap dan sepi seperti itu kita konon lebih bisa mendengar suara hati nurani. Makanya hari Nyepi seharusnya baik bagi yang merayakannya untuk introspeksi.

    Tapi saya pas Nyepi malah ke Jogja. Hehe..

  21. imadewira mengatakan:

    semoga saja pelaksanaan Nyepi berjalan dengan baik serta tetap menghormati umat lain yang tinggal di Bali🙂

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: