Setting Modem Ivio iv-2000u Pada Ubuntu 10.04

Akhirnya aku sukses juga mensetting modemku di ubuntu 10.04

Setelah sukses dengan penyelarasan modemku dengan ubuntu ku, aku juga pingin berbagi bagaimana settingan nya. Padahal jujur saja aku gak punya kemampuan untuk mengoprek2 hardware & software PC ku. Ini saja sampai sekarang memeory (file D) hard disk ku terhidden dengan sendirinya saat aku mencoba install ubuntu 10.04 lucid lynx. Tapi dasar kemauan lagi mengebu, kendala seperti itu masih membuat aku bertahan sampai aku bisa menghubungkan diriku dengan dunia maya ini lewat ubuntu. 😆

Mestinya sudah banyak ulasan serta tema tentang bagaimana caranya menyelaraskan modem dengan ubuntu. Tapi kebanyakan ulasan di media itu terlalu melebar sampai kemana-mana dan tidak spesifik seperti modem yang kumiliki. Padahal modemku merupakan modem yang dijual bundling dengan kartu CDMA starone dan sangat jarang ditemui di pasaran. Seperti yang saya utarakan pada postingan terdahulu bahwasanya aku mencari cara penyelarasan modem dengan mengunakan ubuntu. Langsung saja aku mulai bercerita tentang keberhasilan petualangan ini :mrgreen:

Langsung saja, merk dan type modemku adalah ivio iv-2000u. Dalam keadaan terpasang pada usb jalankan di terminal ubuntu dengan perintah

wvdialconf

seandainya tidak ada respon dengan perintah itu, coba beri perintah dengan mengetikan

sudo apt-get install wvdial

dan akan terjawab dengan tulisan

Scanning your serial ports for a modem.

WvModem<*1>: Cannot set information for serial port.

ttyS0<*1>: ATQ0 V1 E1 — failed with 2400 baud, next try: 9600 baud

ttyS0<*1>: ATQ0 V1 E1 — failed with 9600 baud, next try: 115200 baud

ttyS0<*1>: ATQ0 V1 E1 — and failed too at 115200, giving up.

Modem Port Scan<*1>: S1 S2 S3

WvModem<*1>: Cannot get information for serial port.

ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 — failed with 2400 baud, next try: 9600 baud

ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 — failed with 9600 baud, next try: 115200 baud

ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 — and failed too at 115200, giving up.

Sorry, no modem was detected! Is it in use by another program?

Did you configure it properly with setserial?

Please read the FAQ at http://open.nit.ca/wiki/?WvDial

If you still have problems, send mail to

kemudian ketikan perintah :

sudo apt-get install wvdial

hal ini bertujuan untuk memilih dan mensetting paket wvdial yang dipilih. Makan di terminal akan respon dengan membaca perintah kita maka akan keluar seperti ini :

Reading package lists… Done

Building dependency tree

Reading state information… Done

The following extra packages will be installed:

libuniconf4.6 libwvstreams4.6-base libwvstreams4.6-extras

The following NEW packages will be installed:

libuniconf4.6 libwvstreams4.6-base libwvstreams4.6-extras wvdial

0 upgraded, 4 newly installed, 0 to remove and 0 not upgraded.

Need to get 0B/1.107kB of archives.

After this operation, 2.859kB of additional disk space will be used.

Prakonfigurasi paket … Y/n]?

Selanjutnya tekan Y. Hal ini mengisyaratkan kita menerima konfigurasi paket tersebut. Maka akan ada respon lagi seperti ini :

Memilih paket libwvstreams4.6-base yang sebelumnya tidak dipilih.

(Sedang membaca basis data …129801 berkas dan direktori telah terpasang.)

Sedang membuka paket libwvstreams4.6-base (dari …/libwvstreams4.6-base_4.6.1-1_i386.deb) …

Memilih paket libwvstreams4.6-extras yang sebelumnya tidak dipilih.

Sedang membuka paket libwvstreams4.6-extras (dari …/libwvstreams4.6-extras_4.6.1-1_i386.deb) …

Memilih paket libuniconf4.6 yang sebelumnya tidak dipilih.

Sedang membuka paket libuniconf4.6 (dari …/libuniconf4.6_4.6.1-1_i386.deb) …

Memilih paket wvdial yang sebelumnya tidak dipilih.

Sedang membuka paket wvdial (dari …/wvdial/wvdial_1.60.3_i386.deb) …

Processing triggers for man-db …

Sedang menyetel libwvstreams4.6-base (4.6.1-1) …

Sedang menyetel libwvstreams4.6-extras (4.6.1-1) …

Sedang menyetel libuniconf4.6 (4.6.1-1) …

Sedang menyetel wvdial (1.60.3) …

Sorry. You can retry the autodetection at any time by running “wvdialconf”.

(Or you can create /etc/wvdial.conf yourself.)

Processing triggers for libc-bin …

ldconfig deferred processing now taking place

Kemudian ketik perintah :

sudo gedit /etc/wvdial.conf

tujuannya untuk mengedit wvdial conf, maka akan keluar teks editor pada jendela lain. Isikan lah dengan perintah :

[Dialer Defaults]

Modem = /dev/ttyUSB0

Modem Type = USB Modem

Init1 = ATZE0Q0V1

Init2 = ATE0Q0V1

Init3 = AT

Init4 = ATQ0 V1 E1 S0=0 +FCLASS=0

Baud = 230400

FlowControl = CRTSCTS

ISDN = 0

Dial Command = ATDT

Phone = #777

Ask Password = 0

Username = starone

Password = indosat

Stupid Mode = 1

Auto DNS = 1

New PPPD = yes

Compuserve = 0

Auto Reconnect = on

selanjutya simpan teks editor itu. Namun pengisian variabel pada teks editor tersebut jangan sampai salah karena membuat proses dialing nya tidak jalan. Pengisian variabel modem dan modem type bisa dilihat pada hasil perintah ”sudo apt-get install wvdial”. Pada Baud diisi dengan speed koneksi internet yang terbaca. Pada windows biasanya terbaca 203,4 kbps. Sedang pada Phone, Username, dan Password isi dengan parameter dari masing-masing provider layanan internet.

Kembali pada terminal ubuntu tadi, tekan ctrl + c . Selanjutnya ketik perintah

sudo wvdial

perintah ini untuk memanggil (men-dial) modem kita agar terhubung di internet. Kalau masih belum konek, ketik perintah :

sudo apt-get install udo

perintah ini akan membawa kita pada setingan wvdial conf secara manual. Tekan lagi ctrl + c terus buat perintah lagi :

sudo wvdial

Kalau pas settingan nya akan keluar rumus-rumus di kotak terminal tersebut dengan rincian :

–> WvDial: Internet dialer version 1.60

–> Cannot get information for serial port.

–> Initializing modem.

–> Sending: ATZE0Q0V1

–> Sending: ATQ0

OK

–> Re-Sending: ATZE0Q0V1

OK

–> Cannot get information for serial port.

–> Initializing modem.

–> Sending: ATZE0Q0V1

–> Sending: ATQ0

OK

–> Re-Sending: ATZE0Q0V1

OK

–> Cannot get information for serial port.

–> Initializing modem.

–> Sending: ATZE0Q0V1

OK

–> Sending: ATE0Q0V1

OK

–> Sending: AT

OK

–> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 +FCLASS=0

OK

–> Modem initialized.

–> Sending: ATDT#777

–> Waiting for carrier.

ATDT#777

CONNECT

$DCON

$DCONTYPE:2,2

–> Carrier detected. Starting PPP immediately.

–> Starting pppd at Sun Aug 22 07:09:48 2010

–> Pid of pppd: 4837

–> Using interface ppp0

–> pppd: 0��

–> pppd: 0��

–> pppd: 0��

–> pppd: 0��

–> pppd: 0��

–> pppd: 0��

–> local IP address 10.245.97.241

–> pppd: 0��

–> remote IP address 10.64.64.64

–> pppd: 0��

–> primary DNS address 202.93.40.174

–> pppd: 0��

–> secondary DNS address 202.152.165.39

–> pppd: 0��

Berarti modem kita sudah konek ke internet dan kita bisa browsing.

Seandainya saat perintah ”sudo wvdial” gak mau konek ataupun keluar kode-kode aneh seperti di bawah ini, ……………………….. tekan ctrl + c dan ulangi men-dialnya lagi.

–> Modem initialized.

–> Sending: ATDT#777

–> Waiting for carrier.

ATDT#777

CONNECT

$DCON

$DCONTYPE:2,2

–> Carrier detected. Starting PPP immediately.

–> Unable to run /usr/sbin/pppd.

–> Check permissions, or specify a “PPPD Path” option in wvdial.conf.

~[7f]}#@!}!}!} }1}”}&} } } } }#}%B#}%}’}”Rn~~[7f]}#@!}!}”} }1}”}&} } } } #}%B#}%}’}”st~~[7f]}#@!}!}#} }1}”}&} } } } }#}%B#}%}’}”cz~~[7f]}#@!}!}$} 1}”}&} } } } }#}%B#}%}’}” H~~[7f]}#@!}!}%} }1}”}&} } } } #}%B#}%}’}”0F~~[7f]}#@!}!}&} }1}”}&} } } } }#}%B#}%}’}”[11]\~~7f]}#@!}!}’} }1}”}&} } } } }#}%B#}%}’}”[01]R~~[7f]}#@!}!}(} }1}”}&ap;} } } } }#}%B#}%}’}”}&0~~[7f]}#@!}!})} }1}”}&} } } } }#}%B#%}’}”}6>~~[7f]}#@!}!}*} }1}”}&} } } } }#}%B#}%}’}”7$~$DORMENT

Semoga bisa membantu, dan terus terang kode-kode perintah yang tersebut diatas sudah aku praktekan di ubuntu ku tapi jangan tanya arti dari kode-kode tersebut 😯 karena aku sendiri tidak tahu 😆

Iklan

35 Balasan ke Setting Modem Ivio iv-2000u Pada Ubuntu 10.04

  1. isdiyanto berkata:

    kok rumit ya…

    masak sih 😕
    ::: mencoba memeriksa kembali postingan diatas, setengah kaget gak percaya :::
    waduh koq kaya gitu rumitnya 😆

  2. alamendah berkata:

    (Maaf) izin mengamankan KEDUAX dulu. Boleh, kan?!
    Kok rumit, ya… mungkin lantaran saya belum familiar dengan ubuntu. atau emang dasar gaptek, hehehe

    kalau langsung praktek biasanya gak rumit koq Kang 😆

  3. Assalaamu’alaikum Mas Sugeng

    Tahniah dari saya kerana sudah beroperasi dengan Ubuntu. Kagum dengan usaha mas untuk berbagi ilmu tentang setting ubuntu ini. maafi saya, kok pusing saya membacanya, nggak faham kerana saya kalau bidang teknikal, ampun terus… kurang minat. hal sebegini selalu meminta pertolongan orang lain. Ambil jalan pintas mas. 😀

    Salam mesra dari saya.
    Blog mas sudah saya link di Dunia sahabat.

    aku juga gak tahu bu koq jadi rumit seperti itu ya. mungkin ku ada yang salah dalam postingan itu 😆
    link masih dalam pengerjaan.

  4. darahbiroe berkata:

    selamat yaw
    jadi sekarang klo udah sukses setting
    dibuat blogwalking kerumahku juga dunt
    heheheh
    😀

    sudah mampir ke TKP aku mas 😆 tapi gak bisa ngomeng karena captcha nya gak kebaca di ubuntu ku

  5. Tari-ssi berkata:

    baca sekali blom ngeh juga…. ulang baca lagi kali yah 🙂

    berulang-ulang juga gak papa jeng 😆

  6. isnuansa berkata:

    Wedeh, lumayan ribet juga ya Pak, settingnya. Tapi kalo sudah paham sih mungkin nggak akan seribet yang dibayangkan orang yang belom ngerti.

    kalau praktek gak seruwet yang dibayangkan koq mbak, tinggal copas aja 😎

  7. M Mursyid PW berkata:

    Saya juga sedang coba nyeting speedy di ubuntu 10.4 belum berhasil ni, Mas.

    saya yakin pak mursyid pasti bisa lha wong sudah bisa utak-utek bahasa program 😆

  8. tunsa berkata:

    susah juga baru liat, nggak pernah pake ubuntu…
    hihihi…bajakan deh adanya

    bajakan juga gak dilarang koq mas, tergantung diri kita sendiri. sekali dicoba pasti cinta ::: promosi mode on :::

  9. julicavero berkata:

    saya ga pake ubuntu mas…hehe..tp setidaknya postingan ini bermanfaat bagi rekan2 yg pake ubuntu..

    gak papa Jul, yang penting mampir kesini 😆

  10. dedekusn berkata:

    Sy belum pernah internetan di Ubuntu…, pengalaman menarik tentunya. Patut dicoba.
    Terima kasih telah berbagi.

    sama-sama mas dede, semoga bisa cepat2 mencobanya 😆

  11. BENY KADIR berkata:

    Wah, rumitnya, Mas.
    Tapi, biasanya kalo sudah terbiasa bisa dikerjakan dgn memejamkan mata, haha
    Sukses dgn ilmu barunya, Mas.
    Salam hangat selalu.

    makasih pak Ben telah mampir kembali 😆 ini baru nyoba-nyoba pak dan aku langsun terpikat olehnya :mrgreen:

  12. akhta berkata:

    6 bulan yang lalu kawan saya memberi CD Ubuntu agar saya mencobanya. Sekarang CD itu entah kemana, nddak kesentuh. Takut nggak bisa. 😀
    Salut dengan usaha bapak menggunakan Ubuntu. Saya yakin banyak kawan yg masih bingung dg ubuntu.

    betul pak, pasti masih banyak yang binggung karena gak mau mencoba dan takut duluan. 😆

  13. karzanik berkata:

    Wah..ribe ginih seting internet….
    Kayaknya kalau dipraktekin harus ngeprint dulu postingan ini….

    enggak koq itu cuan 6 atau 7 kali nulis perintah di terminalnya 😆

  14. Budisastro berkata:

    dasar buntu aku tentang ubuntu, mau nya nyari teman supaya belajar juga, kok malah gak ada yang mau

    coba bertanya sama pak bayu, dia kan sering ngistall OS pasti (dan aku yakin) bisa, yang penting niat dulu belajarnya setengah2 setelah cari info baru di windows restart ulang dan masuk di ubuntu 😆

  15. teguhsasmitosdp1 berkata:

    Gimana belajar mas, kok ribet gitu kelihatannya. Hidup Ubuntu,….akhir tahun ini sekolah saya juga sudah hijrah lho mas ke Ubuntu. ijin unduh ya, buat referensi.

    pak teguh pake modem apa ❓ kalau yang keluaran huwawei gak ribet pak. tinggal tancap langsung ke baca modemnya

  16. Clara berkata:

    nice tips kang, sayang saia pake xp 🙂

    aku juga masih make XP karena gamenya anak2ku masih bercokol disana 😆 tapi kalau untuk OL pake ubuntu

  17. budiarnaya berkata:

    heeee saya belum pakai ni kang….ternyata oh…ternyata

    ternyata gampang pak 😆

  18. milimeterst berkata:

    Absen aja niih …lom bisa komen heheh .. (sebenernya aq ngga ngerti. cara pasangnya hehehe)
    salam hangat selalu.. dari milimeter studio (Bekasi)

    belum di panggil koq sudah nonggol disini 😆
    MILIMETERST !!!!!!

  19. kang sugeng berkata:

    waduh… postingannya bikin pala pusing mas, hehehehe… tp tak apalah saya bookmark dulu sapa tau suatu saat saya membutuhkannya

  20. kok njelimet ya…

    berarti sampean yang pinter… 😀

    Aku yang gaptek 😀

  21. Erdien berkata:

    Ribet juga ya 😀
    Tapi bagus nih, bisa sukses!

  22. melianaaryuni berkata:

    Nggak ngerti,Pak. Eh, tak kira sudo itu dari kata ‘sudoku’ hehehe

  23. dedisuparman berkata:

    Jangan ragu dan Bimbang Gan
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Indramayu-Jawabarat
    http://mp3gratisanbaru.wordpress.com/

  24. narti berkata:

    yang seperti ini nih, gak ngerti…hiks…

  25. gallery photo berkata:

    pengalaman yg bagus untuk disharing.
    sangat bermanfaat buat yg mempunyai kendala serupa.

  26. Rizky2009 berkata:

    kalau aq menggunakan windows sob, paka linux masih belum mudeng blazz

  27. modem cdma berkata:

    waduh … ribeut euy …

  28. Gek berkata:

    ga ngerti.. postingan selain komputer ada?
    Tinggal di tabanan ya?
    🙂

  29. Ifan Jayadi berkata:

    Saya juga kurang mengerti pak tentang ubuntu ini. Mungkin harus berulang kali membacanya dan langsung dipraktekkan. Tapi sayang, saya juga nggak punya CD nya untuk nginstall. Takut juga sih kalau diinstall malah bermasalah 🙂

    itu cuma 5-6 kali kita tulis perintah di terminal ubuntu, sisanya respon jawaban dari terminalnya. yang warna biru itu perintah yang kita tulis sedang yang coklat itu jawaban dari terminal ubuntu.

  30. purwanto berkata:

    mantabbbb ulasannya… gara2 modem gak konek teman saya pindah pake mandriva…

    sejak berkenalan kemarin aku merasa enjoy mas, meski masih memakai yang trial karena belum bisa menginstall secara penuh 😆

  31. chakim berkata:

    pak trimakasih akhirnya aku bisa OL pake modem ivio.tapi gimana ya caranya supaya modem ini bisa juga di gunakan sebagai phone?

    Selamat aja broo sudah sukses OL pake ivio, kalau untuk call aku juga gak tahu. maklum aja modemku aku khususkan untuk internet jadi gak untuk pake call 😆

  32. gadgetboi berkata:

    selamat! selamat datang di dunia wvdial hehehe

  33. rafli berkata:

    thanks, modemku kembali bisa digunakan di ubuntu 10.04, ijin share mas di blog-ku…

  34. harry berkata:

    salam kenal mas, saya juga punya modem ivio yang sama dengan mas, dan saya juga baru menggunakan ubuntu saat saya coba setting modem saya di ubuntu kok gak bisa ya mas, katanya
    reading package lists..done
    building depedency tree
    reading state information..done
    E: couldn’t find package wvdial..
    kok gitu ya mas, tolong pencerahannya

    Kalau memakai ubuntu 10.04 atau 10.10 dengan langkah2 itu pasti konek. Coba mulai dari awal, pada terminal ketikan (copas) seperti tulisan biru. Pas tulisan [dialer deflaut] kebawah, copas saja dan taruh pada /etc/wvdial.conf dan simpan. Setelah itu pada terminal tinggal eksekusi dengan sudo wvdial. Semoga membantu, kalau kurang jelas bisa japri 😆

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: