Duh (Panasnya) Bumiku

Sekarang musim sudah tidak seperti dulu lagi, musim kemarau tapi ada yang kebanjiran. Musim hujan tapi ada yang kekeringan

Saat Saya bersekolah dulu sekitar tahun 80an saat pelajaran IPS ada pelajaran mengenai musim. Dan di Indonesia cuma mengenal 2 musim, yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Hal ini yang selalu di ajarkan oleh para guruku sampai melekat habis di benakku. Namun melihat kenyataan sekarang ini aku jadi bigung dengan keadaan yang menjangkiti negeriku, Indonesia tercinta. Dulu, yang namanya musim penghujan sudah bisa di prediksi dan para petani sudah bisa mempersiapkan segala macam pernik keperluan untuk menanam padi. Biasanya musim ini berlangsung antara bulan Februari-Agustus, diluar bulan itu hawa panas akan menyengat dan itu hampir berlaku di seluruh teritorial Indonesia.

Sekarang, kita (dan hampir semua petani) sudah tidak bisa berpatokan lagi dengan aturan baku musim seperti ini. Gak tahu ini karena buminya memang semakin tua atau karena tangan-tangan manusia yang ikut berpotensi merusak alam. Yang jelas sekarang meski sudah memasuki bulan Oktober (yang kalau dulu sudah masuk musim kemarau) hujan masih banyak menguyur di beberapa wilayah Indonesia (termasuk di daerah Tabanan) dan bahkan menimbulkan banjir.

Aku gak tahu ini karena kesalahan masyarkat lokal (Indonesia) atau merupakan akumulasi dari kesalahan yang di lakukan banyak manusia di belahan dunia lain.😦 Aku gak mau mencari kambing hitam akan kejadian ini , namun yang bisa aku lakukan untuk diriku sendiri adalah merenung serta intropeksi diri sendiri tentang apa yang telah aku lakukan selama ini untuk menyelamatkan bumiku. (he…he…he…. sedikit idialis)

Namun yang jelas dengan keadaan musim yang tidak menentu ini (hujan tapi hawanya panas) aku jadi sering menyalakan kipas angin (kalau AC aku gak ada). Padahal di wilayah tempat tinggalku / Tabanan yang sudah terkenal sebagai wilayah dingin, kipas angin sudah jarang aku hidupkan. bukan karena gak mau bayar listrik banyak tapi karena sudah dingin ngapain juga di kipasin😎 . Malah aku lebih senang badanku basah kuyub oleh keringat dari pada aku kedinginan dan ujung-ujungnya aku bersendawa terus menerus karena masuk angin. Badanku malah terasa seger setelah mengeluarkan banyak keringat apalagi saat beraktifitas kerja. (haduh …. memangnya di ruangan sauna)

Aku teringat saat mendengarkan ceramah dari dai kondang yang memakai bahasa Jawa. “Alas iku pek e Negoro, malah wong-wong ribut podho Negoro……. Negoro …… Negoro (kayu alas e). Entek bablas alas iki”😆 Indonesianya: “hutan itu milik negara, malah orang2 ribut semua dan membabat hutan tanpsa rasa salah”

P.S : tadi siang aku melihat berita tentang banjir terjadi dimana-mana, dan yang paling parah adalah yang terjadi di Wasior papua.

34 Balasan ke Duh (Panasnya) Bumiku

  1. ahsanfile mengatakan:

    Iya pak, saya juga merasakan hal yang sama. Sekarang gak jelas antara musim hujan dan kemarau

    berarti bukan daerahku saja yang hujan tapi panas😦

  2. alamendah mengatakan:

    (Maaf) izin mengamankan KEDUAX dulu. Boleh, kan?!
    Jika dikaji secara ilmiah akan banyak pendapat dan alasan kenapa ini terjadi. Tapi satu tanya yang singkat, mungkinkah bumi kita mulai ngambek atas segala perilaku adigang adigung adiguna kita?

    mungkin diri kita sendiri yang bisa menjawabnya😦

  3. harikuhariini mengatakan:

    Jadi inget lagunya ebit g ade, mungkin alam mulai bosan, melihat tingkah kita.

    membuat diriku semakin merenung dengan semua ini mas😥

  4. ~jayaros mengatakan:

    malah kata nenekku, dulu musim hujan lebih teratur lagi ..kalo sudah masuk bulan ‘mber – pertanda bumi ini akan ‘jember (basah karena hujan), itulah bulan september sampai desember …😀

    sekarang di luar mber juga basah, dan di dalam mber banyak yang kekeringan😦

  5. Pendar Bintang mengatakan:

    Dan aku, Om…
    Baru tahu banjir saat di Bali😦

    Ini dia Om, keserakahan kita, ketidak pedulian kita terhadap bumi tercinta, bisanya hanya memanfaatkan tanpa bisa merawat dan melestarikan, kalau udah terjadi bencana meraka bertanya-tanya “Tuhan apa Kau menghukumku?”

    Semua bencana kan hanya akibat dari sebab yang manusia lakukan….

    berarti baru bisa mainan perahu karet juga saat di bali dong:mrgreen:

  6. Asop mengatakan:

    Iya Mas, udah banyak anomali cuaca dan suhu di bumi ini.😦
    Pelajaran anak SD yang dulu mengatakan bahwa “bulan yang berakhiran -er itu musim hujan” udah harus diganti.

    mungkin buku pelajaran nya yang harus di ubah😛

  7. hendro mengatakan:

    Kalu dulu diperkirakan pergantian musim setiap 6 bulan sekali, entah kalu sekarang hanya tuhan yang punya kuasa.

    betul mas, manusia cuma sekedar berusaha dan mengisinya dengan segala sesuatu yang baik-baik saja (ngarep mode on):mrgreen:

  8. ysalma mengatakan:

    sepertinya bumi lelah dengan perbuatan kita-kita kepadanya,,

    harusnya instropeksi diri semua ya mbak❓

  9. cahyo mengatakan:

    dimana-mana panas…semakin sumpek..

    supaya gak sumpek diapakan mas😕

  10. mas gurit mengatakan:

    walaupun bumi makin panas…..semoga hati ga ikut2an panas….🙂

    itu memang yang terpenting mas, kepala harus tetap dingin:mrgreen:

  11. TUKANG CoLoNG mengatakan:

    gag ada yg bs ngasi bukti konkrit untuk menyelamatkan bumi..:(

    btw, orang bali asli y?

    semua masih sebatas hmbauan saja meski ajakan untuk itu banyak sekali😆 btw, ada gak orang bali yang bernama asli sugeng😕

  12. andipeace mengatakan:

    yang seperti ini nih…harus ikut dan memperdekatkan diri pada kegiatan tanam seribu pohon…!!

    aku ikut mas, tapi bukan pohon. Aku ikut menanam tanaman di sekitar rumahku😆

  13. Saung Tani mengatakan:

    pengaruh pemanasan global sehingga terjadi anomali cuaca…

    mungkin benar begitu juga pak😕

  14. Denuzz BURUNG HANTU mengatakan:

    tragis emang liat keadaan alam sekarang, serba susah diprediksi …
    Dunia ini semakin panas … hahaha

    ~~~ Salam BURUNG HANTU ~~~

    sarang burung gak kepanasan ta❓

  15. joO mengatakan:

    Turut berduka untuk wasior.. Wah di tabanan dingin ya.. Aku suka dingin kalo tidur bisa nyenyak mudahan ada nasib membwa ke tabanan suatu saat,

  16. joO mengatakan:

    Turut berduka untuk wasior.. Wah di tabanan dingin ya.. Aku suka dingin kalo tidur bisa nyenyak mudahan ada nasib membwa ke tabanan suatu saat..

    kalau ke Bali mampir te Tabanan karena ada obyek wisata yang sanagt terkenal, Tanah Lot. Itu cuma sekitar 11 KM dari rumahku.😆

  17. Acacicu mengatakan:

    Nggak tahu juga Mas. Apa ini masalah kesadaran kita yang menurun, peraturan yang perlu ditinjau kembali (rata2 masih adopsi Belanda), atau cuma masalah keserakahan beberapa oknum saja. saya mending ikut pemikirannya sampean aja, nggak mau cari kambing hitam, haha;Salam Sejuk Mas;

    Kalau semua orang mau instropeksi diri dengan apa yang telah kita perbuat, pasti tahu apakah yang sudah di kerjakan selama ini salah atau benar. Namun sayangnya hati nurani nya pada mati😥

    • Acacicu mengatakan:

      Ya itu juga Mas. tapi kabar baiknya, bumi selalu bisa memperbaiki dirinya sendiri (ini yang murni gejala alam). Misalnya gempa. Dalam gempa, bumi memperbaiki dirinya terhadap retakan. maksudnya, membuat retakan baru tapi merekatkan retakan sebelumnya. Yg jadi pertanyaan saya, cuaca yg tidak menentu ini gejala alamiah apa hukum sebab akibat?
      Salam hangat Mas;Senang saya membaca artikelnya sampean;

      Yang lebih memberatkan kalau semua gejala ini merupakan hukuman (azab) terhadap kita atas seua kelakuan kita😦

  18. chikarei mengatakan:

    bukan hanya panas
    cuaca seperti tak tentu…
    berubah tanpa prediksi
    kadang panas banget
    kadang hujan deras

    malah yang lebih extrem, hujan tapi ada sinar matahari dan cuacanya panas😐

  19. tunsa mengatakan:

    tadi panas…sekarang hujan…nggak tau arahnya, bentar lagi paling panas…
    karena ulah manusia juga tentunya..
    salam

    betul mas, manusia yang memaksa semua ini terjadi😥

  20. budiarnaya mengatakan:

    Heeee kayaknya ini akan nyambung dengan artikel saya mas…memang kita lupa akan hubungan manusia dengan alam, kita memberi alampun memberi, karena itu semua ulah kita, sebagai manusia,..mari berkampanye selamatkan dunia

    kutunggu bli tulisan nya😉

  21. TuSuda mengatakan:

    iya Mas, tadinya di Kendari juga gerah, sekarang sudah hujan lagi, cuacanya tidak menentu, akhir-akhir ini..

    syukuralah bli kalau cuma begitu, gak berpanas-panas ria😆

  22. orange float mengatakan:

    alam sudah berulang kali menunjukkan marahnya tapi manusia ngak pernah ada kapoknya. hari ini tebang, terus banjir dan setelah itu tebang lagi, banjir lagi😦

    semoga manusia segera tobat dengan semua yang dilakukan😦

  23. aryadevi mengatakan:

    memang mas kondisi cuaca sekarang lagi aneh, dibilang musim hujan tapi kering…saat kemarau eh hujan..hampir setiap hari…

    harus instropeksi diri, ada apa dengan semua ini😕

  24. budies mengatakan:

    semakin tua, bumi juga menghendaki perlakuan yang semakin mesra. bukan sebaliknya
    tentang cuaca ditempat saya juga demikian pak

    sayangnya pak gak semua anusia memahami ini dengan baik, mereka mengexplorasi dengan seenak udelnya sendiri. kalu sudah ada bencana masyarakat semua yang menanggungnya😈

  25. aldy~PF mengatakan:

    Panas mas? wajar, tahun 2010 merupakan temperatur bumi paling panas sejak tahun 1880. Dan pada tahun 2010 keatas panas bumi diperkirakan naik 2,9 derajat celcius setiap tahunnya dan insya Allah akan ada 100 pulau di Indonesia akan hilang, begitu kata Majalah Tempo.😀

    😯😯 yang benar pak, waduh anak cucuku akan tinggal dimana ya😕

  26. Moblox mengatakan:

    nggak ada yg perlu disalahkan.. bumi memang smkn tua.. sbntr lg kiamat.. semua pada tobat yuk ..

    asal jangan tobat tomat😆

  27. Keping Hidup mengatakan:

    Global warming – suhu bumi memanas dan cuaca ekstrim sudah waktunya kita harus amanah menjaga bumi😀

    setuju broo …..

  28. the gamer mengatakan:

    I was very encouraged to find this site. I wanted to thank you for this special read. I definitely savored every little bit of it and I have you bookmarked to check out new stuff you post.

  29. imadewira mengatakan:

    musim memang sudah ndak jelas, susah diprediksi..

  30. isdiyanto mengatakan:

    tadi siang ujan deres ndak lama muncul panas…

  31. Yohan Wibisono mengatakan:

    Nice Article, inspiring. Aku juga suka nulis artikel bidang bisnis di blogku : http://www.TahitianNoniAsia.net, silahkan kunjungi, mudah-mudahan bermanfaat. thx

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: