Kesibukan & Minyak Rem Hidrolik

Minyak rem seharusnya tidak perlu di tambah kecuali bila ada kebocoran di saluran selang hydroliknya

Sudah lama gak posting tulisan karena banyak kesibukan offline yang membuatku tidak bisa bersentuhan dengan PC jadul ku. Namun saat aku lihat email di ponsel gratisanku koq ada banyak email komentar blogku yang masuk padahal aku beberapa hari ini tidak bisa BW, apalagi update tulisan😆 . Dan ada juga komentar masuk di blogku lainnya pada tulisan lawas. Jadi kepikir kalau (kalee saja postingan ini bisa bermanfaat bagi narablog yang lain. Oke…. langsung saja tulisan nya aku copas dari sana.:mrgreen:

Master Rem Hidrolik

Master Rem Hidrolik

Tadi pagi sewaktu aku disibukan dengan pekerjaan rutin sehari-hari, ada pelanggan yang menanyakan seputar minyak rem pada rem hidrolik (cakram). Untuk lengkapnya seperti ini…………

Pelanggan : “Pak tolong minyak rem nya di tambah”.

Sug’h Service : “Minyak rem tidak usah di tambah, asal selangnya tidak bocor minyaknya tidak usah ditambah”.

Pelanggan : “Lho minyak rem nya kan habis”.

Sug’h Service : “Ini yang habis pad set nya (sebutan untuk kampas rem type cakram) bukan minyak rem nya. Kalau sekarang (sewaktu kondisi pad set tipis) minyak rem ditambah terus pad set diganti (karena kondidi tipis), ini akan menyebabkan minyak rem tumpah (bocor) . Karena kondisi penuh terus handle rem ditekan, ini akan menyebabkan minyak rem nya merembes keluar terkena tekanan dari handle rem”.
Pelanggan : “Kalau tumpah kenapa pak pengaruhnya ?”.

Sug’h Service : “Minyak rem yang mengenai cat akan menyebabkan cat nya mengelupas, kalau kena barang dari plastik menyebabkan plastiknya pecah2 (getas) apalagi kena cover2nya dijamin sehari aja pasti pecah”.

Pelanggan : “Oh..gitu, terus gimana enaknya dong ?”.

Sug’h Service : “Kalau minyak rem di lihat dari kaca di master nya sudah turun atau nyaris habis, jangan lngsung di tambah. Cek dulu kondisi pad set nya. Sudah tipis atau masih tebal (layak pake). Kalau langsung ke bengkel menyuruh mekaniknya nambah minyak rem nya tanpa mengecek pad set nya akan menimbulkan masalah di kemudian hari sewaktu menganti pad set nya”.

Ya seperti itu penggalan omongan ku dengan pelanggan setia di bengkel tempat aku kerja. meskipun banyak pelanggan yang rutin men service kan sepeda motornya di tempat kami tetapi masih banyak yang awam tentang seputar informasi dari sepeda motornya.

Dari penggalan tanya jawab ku dengan pelanggan setia tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa “Minyak rem seharusnya tidak perlu di tambah kecuali bila ada kebocoran di saluran selang hydroliknya.” Mungkin yang lebih tepat minyak rem perlu di ganti bilamana minyak tersebut sudah tidak jernih lagi (keruh) sehingga proses menarik handle rem terasa berat.

Demikian sedikit info dari saya, semoga membantu.

23 Balasan ke Kesibukan & Minyak Rem Hidrolik

  1. nurrahman18 mengatakan:

    hidrolik?menarik juga😀

    menarik❓😕 yups….. betul menarik tuas rem nya😆

  2. andi sakab mengatakan:

    info nice, gan. saya jadi belajar dikit tentang rem nih. hehe🙂

    belajar dikit demi dikit lama -lama buk bengkel sendiri😆

  3. Wempi mengatakan:

    Informasi yang sangat bermanfaat nih😀

    😛:mrgreen:

  4. alamendah mengatakan:

    (Maaf) izin mengamankan KEEMPAX dulu. Boleh, kan?!
    OOOOO….. pantesan minyak rem yang kemarin diganti (bukan ditambah) sama bengkelnya. Mungkin lantaran sudah gak jernaih lagi.

    Mungkin maksudnya agar performa pengereman nya maksimal😉

  5. ardhan mengatakan:

    “Dari penggalan tanya jawab ku dengan pelanggan setia tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa “Minyak rem seharusnya tidak perlu di tambah kecuali bila ada kebocoran di saluran selang hydroliknya.” Mungkin yang lebih tepat minyak rem perlu di ganti bilamana minyak tersebut sudah tidak jernih lagi (keruh) sehingga proses menarik handle rem terasa berat.”

    wah jadi tahu nih.. makasih banyak infonya mas.


    Sama-sama pak, sekedar berbagi😛

  6. M Mursyid PW mengatakan:

    Kunjungan malam tuk menyapa sahabat di Bali.
    Semoga Mas Sugeng dan keluarga sehat selalu.


    Makasih pak kunjungan nya, pak Mursyid juga sehat juga beserta keluarga😉

  7. Lozz akbar mengatakan:

    Apa kabar mas Sugeng, selamat Tahun Baru ya.. maaf enggak bisa komen nih maklum enggak ngerti dunia perreman heheh

    Salam hangat


    Gak apa mas, sekilas info saja koq😛

  8. Pendar Bintang mengatakan:

    Oh…begitu ya Om???

    he he he,Hani mah mana ngerti, heeheheheh, maunya terima beres!

    he e eh

    BTw, apa kabar Om???
    Makin mantap jaya ney si Om…


    Sapa yang mau naik bis mantap jaya😕❓

  9. Denuzz BURUNG HANTU mengatakan:

    Terima kasih pencerahannya, Pak.
    Dahulu juga Denuzz berpikir kalo minyak rem harus ditamabah karena berkurang waktu dilihat di kotaknya yang deket stang… Hehe…
    Itu dulu waktu awal2 punya motor…

    Salam sayang dari BURUNG HANTU… Cuit… Cuit…Cuit…


    Kalau sekarang sudah mahir dong😆 karena jam terbangnya sudah bertambah

  10. Ann mengatakan:

    Bermanfaat, terutama buat yg awam seperti aku ini.
    Ternyata ada Sug’h blogspot juga ya, sering2 di update Mas.


    Melihara satu blog saja sudah kembang kempis, apalagi dua. Bisa cepat gundul pala ku pak😆

  11. Anisayu mengatakan:

    Membaca artikel anda semua menyenangkan rasanya jadi kerasan dg suguhan2 ilmu menawan di sini kawan…
    Makasih dan salam kenal juga dari saya,,,,


    GLUDAKGH…. !!! aduh jadi malu😳

  12. Cahya mengatakan:

    Wah pantas saja minyak rem saya jarang diganti eh…, diisi.😀.


    he…he…he…😆 bisa saja bli Cahya nih😳

  13. Prima mengatakan:

    Hohohohoho…lumayan ilmu baru….thanks mas🙂


    sama-sama mas😎

  14. Joko Sutarto mengatakan:

    Logikanya seharusnya begitu jika tak ada kebocoran extrem, ya minyak rem akan tetap awet lama tidak perlu dijok-i terus. Mestinya, ya?😛

    Mungkin ada analogi kasus yang serupa dengan hal ini. Yaitu mengenai pemahaman orang awam tentang mesin pendingin (AC/Kulkas) bahwa secara berkala agar freon ditambah biar tetap dingin. Padahal, bukan begitu seharusnya. Selama tidak ada kebocoran di sistem pendinginnya, ya freon akan tetep utuh selamanya. Tidak perlu ditambah secara berkala.


    Mungkin bagi yang awam di samakan dengan bensin, kalau habis ya di isi lagi😆

  15. CIELAH SUPER SEKALI PENGETAHUANNYA BANG ( YA IYA, NAMANYA JUGA UDAH AHLI ) :p. BANG, KALAU GANTI KNALPOT YANG RACE RESIKONYA APA YA?HHE MAKASIH BANG

    SALAM, CAHYA NUGRAHA :p


    resikonya mungkin bisa mesin nya ngeletek. Kalau secara teori tidak akan ada sangkut pautnya tapi dilihat dari kegemaran dia memainkan throtel gas nya bisa jadi putaran mesin nya sudah over tapi masih tetap dipaksa😆

  16. alwathaniyah mengatakan:

    Sampai saat ini saya no problem dengan masalah ini..🙂 Cuma dengan kampas remnya, hampir tiap tahun ganti. Kenapa ya pak?


    Itu habis karena pemakaian pak, ada lagi yang extrem. Tiap 3 bulan ganti karena tinggalnya di daerah pegunungan dan medan nya naik turun, jadi pengunaan rem sering sekali.

  17. Saipuddin mengatakan:

    wahh, berarti saya orang awam juga tuhhh. hehhehh


    Semua orang termasuk saya awam koq😆

  18. rodes mengatakan:

    hmm.. perlu di kaji ulang neh…. mantab bro


    Boleh saja asal jangan di isi ulang saja😆

  19. sawali tuhusetya mengatakan:

    sebuah tips yang sangat bermanfaat, mas sugeng. wah, makin sibuk rupanya nih. jobnya terus bertambah, semoga makin lancar dan sukses.


    semakin sibuk tapi cuma dapat keringat nya saja pak😆 Amiennn………

  20. Asop mengatakan:

    Aduh, Mas SUgeng, kebetulan saya juga mau tanya ini pas nanti waktunya saya service rutin motor.
    Saya masih bingung, kok rasanya gak kelihatan ya, cairan remnya waktu saya lihat di master-nya. Udah sejak 2008 gak pernah diganti sepertinya. Waktu di-servis rutin pun saya rasa gak pernah diganti ato ditambah minyaknya.😎
    *setidaknya saya selalu membawa motor saya ke bengkel resmi setiap jumlah km-nya mencukupi*


    Kalau gak bocor ya gak perlu ditambahi. Pas di intip dari lubang master memang gak kelihatan karena sudah tidak ada rongga udaranya jadi seperti kosong padahal isinya msih utuh. :razz

  21. iwan mengatakan:

    motor saya sudah lama tidak ganti kampas rem cakramnya, tapi masalahnya sekarang minyaknya selalu bocor ketika menekan handle rem tangan minyaknya keluar mengenai tangan sayam apa ini kerusakannya bukan disealnya atau saya ganti kampasnya saja pa. trims

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: