Bravo Garudaku

Bermain bebas juga harus tetap di lakukan agar bisa memetik kemenangan pada awal-awal permainan

Setelah bermain di negeri jiran dengan hasil yang jauh dari menyenangkan, malam ini tim Garuda bermain di leg kedua pada final piala AFF. Sudah banyak ulasan dari blogger tentang bagaimana curangnya supporter Harimau Malaya dalam memperlakukan tim Garuda saat bermain di stadion bukit Jalil. Juga sudah banyak harapan yang diharapan pada tim Garuda pada perhelatan ini namun saya juga membesarkan hati bilamana harapan ini tidak bisa di penuhi oleh im Garuda. Karena beban yang di “sandangkan” pada tim Garuda ini sangat berat.

Saat awal perhelatan piala AFF ini tim Garuda bermain tanpa beban, bermain bebas. Ini yang menjadi senjata utama dalam bermain. Meski aku tidak pernah bermain dalam pertandingan sepak bola resmi antar negara namun aku tahu bagaimana beratnya bermain dengan beban itu. Apalagi di negeri yang bernama Indonesia ini, semua berharap timnas bermain sempurna. Padahal yang saya tahu didalam PSSI sendiri (yang ngaku paling berjasa dalam dunia sepak bola di Indonesia) masih banyak orang mau enak dan menang sendiri. Salah satu kejadian saat timnas bermain melawan thailand. Di salah satu pojok GBK ada spanduk yang sangat jauh dari sportifitas sepak bola. Tapi tetap saja dipaksakan untuk bersanding disana.

Spanduk yang dipaksakan nangkring di GBK

Saya tidak mau berprasangka buruk pada orang yang ada di spanduk, namun dari sepak terjang saat menjadi pejabat dan sebelum menjabat saya juga tahu bagaimana sebenarnya orang itu. Saat timnas mau berangkat ke Malaysia sang pejabat ini yang menjejalkan agenda di tengah2 kesibukan latihan timnas. Kemana timnas dibawa ??? sowan ke rumah ketua partai politik. Coba lihat sekali lagi, saat pak SBY menonton sepak bola di GBK. Sebelum SBY duduk datang sang pejabat dengan membungkuk dan langsung mencium tangan. Hm….. benar2 budaya untuk melanggengkan kekuasaan.

Masalah suporter di sini, juga membawa keuntungan sekaligus bumerang bagi timnas. Bisa menguntungkan kalau bisa mendukung dengan positif. Namun akan membuat malapetaka bilamana dukungan nya terlalu fanatik bahkan cenderung merusak. Belum lagi kalau timnas menelan kekalahan. Segala sumpah serapah bisa bersarang pada timnas Garuda ku. Bermain dalam lingkungan sendiri bisa mengangkat mental bermain pada timnas, namun bermain bebas juga harus tetap di lakukan agar bisa memetik kemenangan pada awal-awal permainan.

Tapi yang jelas do’aku untuk Timnas Garuda, semoga bisa memenangkan pertandingan ini meskipun harus dengan score 5-1 lagi😆 . Bravo Garudaku.

Garuda di dadaku
Malay*** gak tahu malu
ku yakin Rabu
Pasti lima -satu

12 Balasan ke Bravo Garudaku

  1. marsudiyanto mengatakan:

    Mari dukung Timnas…
    Saat saya tulis ini, Indonesia baru saja gagal memanfaatkan tendangan penalti…

  2. tunsa mengatakan:

    sayang tak demikian adanya pak, malam ini Indonesia Menang tapi tak juara, hehe..
    salam

  3. Dany Farid Habibi mengatakan:

    Salam hangat dan salam kenal dari saya. Ingin sekedar blogwalking ke blognya Pak Sugeng ini!!!
    Walaupun kalah pokoke timnas Indonesia tetep Roso..roso..

  4. Teras Info mengatakan:

    hmm…sepertinya Timnas kita masih belum bisa menjadi jawara di piala AFF kali ini….tapi, tak apa…menang kalah tidak masalah…sekali Garudaku…tetap Garudaku….SEmangatttt…

  5. Ikkyu_san mengatakan:

    yang penting memupuk rasa cinta Indonesia itu, di bidang apapun.

    EM

  6. Asop mengatakan:

    Hahaha, suka banget saya ama lirik lagu yang terakhir itu.:mrgreen:

    Tetep, saya suka dengan kepelatihan Alfred Riedl.
    Media jangan terlalu mengekspos timnas!🙂

  7. sedjatee mengatakan:

    pertandingan yang heroik, apapun hasilnya kita bangga timnas
    terima kasih para pemain, permainan yg luar biasa
    terima kasih penonton, dukungan yg hebat sepanjang laga
    buat rezim PSSI, terkutuklah kalian

    sedj

  8. eyha4hera mengatakan:

    walopun gak menag tapi saya tetep bangga sama timnas, bli… 🙂

  9. bukan detikcom mengatakan:

    Cuma di Indonesia ketua umum perserikatan sepak bola posternya bisa muncul di pertandingan

    *geleng-geleng kepala*

  10. Cahya mengatakan:

    Ya menang Pak, tapi kalah…

  11. Masbro mengatakan:

    TimNas kalah agregat, tapi berhasil mencuri hati rakyat..
    Selamat menikmati akhir tahun 2010 Mas Sugeng;

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: