Sudah 99.000 Km Aku Berjalan

Aku juga berencana akan merawatnya dengan lebih baik lagi

Dalam hidup ini meskipun kita sudah mempunyai sesuatu yang baru tapi tetap saja yang lama tidak bisa tergantikan. Hal ini berlaku juga untuk pasangan hidup urusan sarana mobilitas yang bisa memindahkan raga ini dari sini kesana. Kasarnya meskipun mempunyai kuda baru tapi kuda lama masih disayang. Bukan karena tidak mau memakai kuda yang baru tapi kuda yang lama sudah mengenal diri kita dan kita sudah tahu cara memperlakukan nya. Hm….. maka dari itu meski aku sudah punya kuda putih tapi aku masih menyenangi kuda yang lama.

Tenang kawan itu cuma analogiku sendiri tentang sarana transportasi yang selam ini selalu menemanikudalam suka maupun duka, baik panas terik maupun hujan lebat. Legenda2 ini yang menemaniku. Dan sekarang putaran roda nya sudah hampir mendekati (yang terpantau di odometer) 6 digit. Suatu perjalanan yang lumayan panjang dalam kurun waktu 8 tahunan, Legenda2 ku sudah menempuh perjalanan 99.000Km (mestinya lebih, karena pernah selama 2 bulan tali speedometernya putus dan aku malas untuk mengantinya).

99.000 Km telah berlalu

Kurang seribu kilo lagi sudah menjadi seratus ribu kilometer

Sejak menjadi tunggangan favorit ku dalam mobilitas, sang Legenda2 itu sudah beberapa kali mengalami pergantian spare parts. Yang paling sering adalah menganti ban, baik ban luar maupun ban dalam. Ban luar muka-belakang sudah pernah aku ganti (kalau gak salah) 3 kali dan masih bertahan sampai sekarang. Rantai kenteng (kamprat / tensioner) sudah 2 kali juga aku ganti. Yaitu pada kilometer ke 45.000 an dan yang terakhir pada beberapa minggu yang lalu pada saat kilometer ke 95.000 an. Tali spedometer pernah ganti 2 kali dan tali rem depan hanya sekali saja gantinya sampai sekarang.

Kulit sadel baru sekali aku ganti namun konsisinya sudah berlubang karena terlalu sering dan lama di duduki oleh pantatku yang bobotnya tidak seberapa. Kampas rem depan belakang, bateray (accu / aki) dan balon lampu nya sudah pernah aku ganti namun asalnya dari barang bekas pakai customer bengkel kami.😆 Jadi malu di ketahui oleh sahabat blogger lain kalau aku ini senang memperlakukan barang bekas menjadi yang berguna

Ke depan nya aku masih punya rencana dengan sang Legenda2 ku ini karena bagiku hanya kendaraan ini yang mengerti aku (meskipun bulan Mei ini aku berencana akan mengambil satu lagi sepeda motor untuk moblitas istriku dalam hal antar jemput anak). Aku juga berencana akan merawatnya (dengan menservice sendiri) dengan lebih baik lagi. Karena bagiku bukan karena jadul dan tidak menarik lagi namun sekedar memenuhi kesenangan diri sendiri saja dengan sang Legenda2 ku.:mrgreen:

Sang Legenda2
Legendaku
**maaf fotonya ngeblur sendiri**

40 Balasan ke Sudah 99.000 Km Aku Berjalan

  1. Willy Merdiansyah mengatakan:

    wah barang-barang seperti yang gak bakalan tega kalau dijual

    Salam sahabat dari Malang pak🙂


    Iya mas, maunya tak simpen terus😛

  2. alamendah mengatakan:

    (Maaf) izin mengamankan KEDUAX dulu. Boleh, kan?!
    Wakakakak…
    Saya malah gak pernah memperhatikan sudah sampai km keberapa. Apalagi dulu pernah mati beberapa bulan lantaran kabelnya putus.


    sama kang, punyaku juga pernah putus dan malas aku ganti. Tapi setelah aku pikir2 ternyata ada guna nya juga kalau speedometer nya hidup, jadi tahu sudah berapa jauh kita mengelinding😆

  3. nDaru mengatakan:

    wew..motor saya baru saja ngreset odometer


    Motor karisma ya mas😕

  4. agoest mengatakan:

    dulu ketika pertama mempunyai motor,hampir setiap hari tuh motor aku elus..maklum,dulu motor merupakan barang mahal bagi saya,jangankan membeli motor,membayangkan mempunyai sepeda onthel saja saya sudah merasa tidak sanggup,..

    duit darimana untuk membeli sepeda onthel,hasil jualan koran di kereta hanya cukup buat bayar spp dan makan[thn 90an saya penjual koran bekas di yogya..he..he…]…

    ketika mempunyai rezeki,speda motor yang pertama saya beli tahun 94 adalah shogun,sampai sekarang pun masih ada,saya kasihkan ke adek,dan saya suruh merawat,jgn di jual,karena itu memorabilia bagi saya…menemani perjuangan saya,kepanasan kehujanan,dan yang lebih membanggakan lagi,tuh motor saya beli saya beli dengan duit sendiri,bukan mengemis pada ortu…

    boleh bangga dong bisa beli sendiri,seorang bekas penjual koran,umur belum mecapai 18tahun pada waktu itu,bisa membeli motor dan saya menangis selama seminggu penuh,seperti tidak percaya,sepeda motor yang dulu saya bayangkan merupakan barang mahal dan tidak mampu terbeli,akhirnya mampu terbeli dengan keringat saya sendiri,dan new!

    kilometer sudah jarang saya perhatikan mas,apalagi akhir-akhir ini perawatan 3 speda motor saya yg di rumah lebih saya percayakan sama anak-anak,yg penting terawat dengan baik,oli dan spare part juga saya perhatikan,ya intinya tetap saya rawatlah..

    karena saya membayangkan bagaimana dulu sakitnya hati ketika saya meminjam motor ke tetannga untuk mengantar adek yg sakit,bukannya di pinjemi malah di omeli,makanya walaupun jarang naikin motor,perawatan speda motor tetap saya perhatikan,wong yang pingin speda motor saja masih banyak dan belum mampu beli,masak kita yg sudah di beri rezeki untuk mempunyai motor tidak mau merawatnya?


    Ikut sedih mas mendengar cerita saat meminjam motor sama tetangga. Ya mungkin mereka tidak memandang kita sebagai orang yang memang patut di beri pinjaman motor, padahal saat itu kita memang sedang kepepet dan sangat butuh tumpangan. Tapi itu cerita lama ya mas, gak usah di ingat lagi yang penting perawatan semua motor2 itu mesti rutin dilakukan, Biar jadul tapi kalau masih “greng” tentunya akan membuat orang lain kepingin juga:mrgreen:

  5. Lidya mengatakan:

    ternyata biker juga seperti aku ya hehehe


    Bikers sejati:mrgreen:

  6. zee mengatakan:

    Wah sudah lama juga dia menemanimu mas.. harus dirawat dan disayang…🙂


    Makanya aku sayang untuk menjual nya. Biarlah yang baru dipakai anak-istriku, aku cukup sang legenda2 saja😆

  7. teguhsasmitosdp1 mengatakan:

    Sungguh luar biasa kesetiannya, sampai tahu sudah yang 99.000 km, apa yang dilalui juga sudah 1000 kuot ? hehe


    Kurangan nya yang 1000 Km akan terlewati kurang dari 1 bulan😉

  8. aiysna mengatakan:

    wah..pak sunggeng orang yang setia ya…hehehe. sepedanya kaya sepeda saya waktu saya masih single..legenda memang tidak boros BBm ya pak.


    Berarti betul-betul menjadi sang legenda buat mamahe wildan yo😉

  9. Sya mengatakan:

    Berarti Bapak orangnya setia ya. Sama motor aja setia, apalagi sama istri😀


    Jadi malu aku😳

  10. Ikkyu_san mengatakan:

    selama masih bisa jalan dan tidak berbahaya tentu layak dipelihara terus.
    dan selama masih ada tempat menaruhnya, meskipun sudah tidak jalan kan bisa jadi hiasan rumah😀

    EM


    Kalau sudah teronggok begitu pasti ada banyak penawaran masuk, minta di jual perkilo😛

  11. ais ariani mengatakan:

    *langsung ke parkiran, ngeliat KM nya*
    euww.. speedometer motorku mati pak.
    hehehehehe.
    99.000 KM itu kira – kira jauh ga ya?
    *mikir*
    hahahahahaha


    gak seberapa jauh sih tapi itu makan perjalanan selama 8 tahun an😎

  12. Ceritaeka mengatakan:

    Hmmm si legenda putih udh melalu banyak kenangan yaaah?😉

    Walo seribu lg udh jd 100.000 tapi kalo msh oke, layak terus dipertahankan😉


    Mesin terawat dengan baik, kelistrikan masih sempurna, Maklum punya bengkel langanan sendiri😎

  13. joe mengatakan:

    barang2 yang setia menemani kita memang seakan menjadi bagian dari diri kita, serasa anggota keluarga saja


    betul mas dan terjalin saling sayang menyayangi😆 sayang koq pada motor

  14. mahameru mengatakan:

    kesetian yang patut dicontoh pak,… saya juga pengin seperti itu

  15. Alif Ilmu mengatakan:

    salam kenal mas dari Alif Ilmu

  16. ada-akbar.com mengatakan:

    eman2 ya mas. .wkwkw😀
    soalnya menyimpang banyak kenangan. .🙂

  17. BeBek mengatakan:

    wuih, pastinya sudah banyak cerita yang dilalui dengan motor itu…
    Kerreenn,,,

  18. Majalah Masjid Kita mengatakan:

    wow tingkat kesetiaan tinggi nih bisa sampai seperti ini.. hebat mas.. salut🙂

  19. lozz akbar mengatakan:

    mbok aku dikasih satu dong Cak kudanya heheh..
    eh aku punya sparepart buat sampean di rumah.. mohon diterima yo Cak…

  20. Masbro mengatakan:

    Mas, sepedae sampean dapat salam tuh dari sepedaku, si manis Laura astrea 800..

  21. Cahya mengatakan:

    Kalau saya speedometernya sudah putus sejak 2 tahun, jadinya tidak tahu sudah berapa lama berjalan😀.

  22. bayuputra mengatakan:

    Selamat pagi …
    sepeda motornya masih bagus yah … Honda memang kuat, perjalanan yang ditempuh begitu jauh sekali pak ..
    biasanya kalau sepeda motor yang selalu dirawat mesin dan kestabilannya pasti akan selalu prima.

  23. BP-BIO mengatakan:

    Saya juga memiliki motor yang sudah lumayan lama saya gunakan pak .. motor yang setia menemai kemana saja ..

  24. sp mengatakan:

    wah kalah aku sama mas Sugeng.. Dulu saya pernah punya Shogun yang setia menamani 5 tahun, tapi saya phk karena sudah gak nyaman, sekarang ganti kharisma yang insyallah akan lama mendampingi saya… (karena mau dijual gak laku… hi…hi…)

  25. wahyu nurudin mengatakan:

    udah berapa tahun pak?

  26. wahyu nurudin mengatakan:

    punyaku sepeda ontel udah 5 tahun tapi masih dalam kota. kalau dihitung setiap hari sekitar 20 km kali 365 kali 5= 36500 km. masih dikit.

  27. Pendar Bintang mengatakan:

    Sebentar, sebentar..

    “diduduki oleh pantatku yang bobotnya tidak seberapa”>>ini fitnah kan?

    Di rumah jg ada astrea jadul yg antique,,,n keknya papaku cintaa bgt ma dia, katanta itu adalah bukti sejarah😀

  28. marsudiyanto mengatakan:

    Saya kayaknya kalau ditotal sudah dua kalinya lebih Mas…

  29. munir ardi WP mengatakan:

    punya anda legenda, punya aku malah lebih tua lagi pak Astrea Grand 1996
    salam http://smp3lembang.blogspot.com

  30. TUKANG CoLoNG mengatakan:

    kilometer motor saya putus..:(

  31. Joko Sutarto mengatakan:

    Mas Sugeng tipe orang setia, nih. Beda sama saya yang lebih memilih gonta-ganti tunggangan jadi gak pernah punya motor yang sampai lama bertahan di atas 5 tahun. 😛

  32. MeyBengkulen mengatakan:

    wah legenda yg sdh melegenda. sdh kenyang asam garam jalanan dia pak🙂 smoga trs berjaya

  33. midcool mengatakan:

    wah dulu di rumah saya ada motor umurnya sudah 10 tahunan, tapi akhirnya dijual…
    Yah, kalau masih sayang mudah-mudahan jangan seperti saya… Hhehe

  34. Remaja Penuh Warna mengatakan:

    waw udah memempuh perjalanan panjang ya mas
    hhe besuk di bawa ke jogja yaa
    banyak tempat wisata menarik kok hhe

    salam kenal
    cahya nugraha

  35. Gaphe mengatakan:

    woow.. udah dipake kemana aja itu “kuda”.. keren,
    punya saya mah disitu-situ aja, secara udah putus kabelnya. wkwkwk

  36. mamung mengatakan:

    wah harus tetep dijaga pak biar kenceng terus gak mogok..

  37. Mr TM mengatakan:

    Waaaw…Pengabdian yg luar biasa dari legenda yg benar2 meLEGENDA…jiheheehee…

  38. udienroy mengatakan:

    Tetapi kebanyakan Orang tidak seperti anda, Atau istilahnya kacang lupa kulitnya hehe

  39. BD mengatakan:

    wah2 tak tergantikan, hebat2

  40. Hisyam Hananto mengatakan:

    Motor vega gw baru 20000 Km, masih lama bwat ngereset,,🙂

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: