Alamat Palsu

…… akan menitipkan barang berharga kita tapi yang akan di titipi ini tidak mempunyai alamat yang jelas dan cenderung menunjukan indikasi tidak amanah, apakah berani kita menitipkan barang tersebut

Jaman sudah berubah, jadi bisa saja apa yang kita lakukan pada jaman dodol dulu sudah tidak relevan lagi untuk dilakukan pada jaman sekarang. Begitu pula sebaliknya, untuk jaman dodol dulu ada satu-dua legalitas yang tidak cocok untuk dilakukan pada jaman itu, namun sekarang malah itu yang di bilang modern dan sudah cocok dengan perkembangan abad 21. Jadi sekarang pinter-pinternya kita menyerap sesuatu yang baru, apa memang sudah cocok dengan jaman kekinian atau malah kita sudah ketinggalan jaman. Tapi ketinggalan jaman itu belum tentu tidak menerima segala hal yang berbau modern namun hanya waspada dengan segala perkembangan yang terjadi di dunia yang semakin cepat ini.

Pernah beberapa tahun yang lalu, ada satu perusahaan yang namanya sering nengkreng di halaman mass media. Begitu gencarnya pemberitaan (dan iklannya) sehingga menimbulkan image yang sempurna di masyarakat. Padahal apa yang dilakukan itu hanya usaha yang penuh tipu muslihat. (ini cerita tentang investasi yang dilakukan dengan janji akan memberikan pengembalian sekian persen kepada nasabah). Dengan lihainya sang penanggung jawab perusahaan ini mempromosikan dan melobi pejabat dengan janji akan mendapat fee sekian bagian bilamana ada nasabah yang ikut dan mempercayakan investasinya pada perusahaan ini.

Dan ending ceritanya adalah perusahaan ini akan di berangus oleh pemerintah karena memang perusahan ini tidak sesuai dengan iming-iming yang di janjikan pada konsumen/ nasabah juga perusahan seperti ini ternyata perusahaan bodong. Dan sebelum memang benar-benar di berangus dan di tutup oleh pemerintah, tentunya sudah melewati kajian dan peyelidikan mengenai legalitas kebenaran janji yang diberikan. Setelah dirasa hasil dari cukup baru pemerintah benar-benar menutupnya. Dan salah satu kreteria yang membuat pemerintah memutuskan perusahaan bisa di sebut kredibel dan bonafid adalah alamat kantornya yang jelas. Dan bukan kantor virtual atau alamat palsu.

Memang benar sekarang adalah jaman maju dan modern yang sebentar lagi manusia yang hidup di jaman ini akan disebut manusia canggih abad 21.😆 Meskipun begitu, yang namanya norma kepatutan dan kejujuran dalam berbisnis dari jaman dodol dulu sampai sekarang masih tetap sama koq. Tidak mungkin perusahaan yang banyak melakukan usaha tipu menipu akan bisa sukses langgeng. Kalaupun bisa sukses dengan usaha tipu menipu ini, tidak akan bisa menjadi rejeki yang berkah barokah yang bisa membuat kita hidup tentram dan bisa mnghidupi keluarga sampai 7 turunan.😛

Sekarang diri ini membaca berita di portal online maupun mass media yang beredar di dunia offline sebuah cerita tentang sepak terjang perusahaan yang ada di negeri Swiss sana. (pernah kesana❓ diri ini yakin bahwa tidak banyak sahabat blogger yang pernah dan tinggal disana. Diri ini sendiripun tidak pernah bermimpi akan bisa main kesana😆 ). Perusahaan ini dengan hebatnya membuat iklan dan membangun image di mata masyarakat dunia tentang kegiatan yang sedang dan akan dilaksankanan oleh perusahan dalam waktu dekat yaitu pada tanggal 11-11-2011. Namun untungnya ada juga yang berpikiran waras bahwa semua itu harus diselidiki dulu tentang kebenaran kantornya.

Dan ternyata …… hasil yang didapat adalah di luar dugaan dan image yang selama ini telah di gembar-gemborkan oleh mereka. Bahwa perusahaan ini tidak mempunyai kantor yang jelas (bodong). Dan anehnya lagi, ketidak adanya kantor resminya ini malah di dukung serta dibela oleh sang mantan orang penting di negeri ini. Walah, koq begini sih😕 Seandainya sahabat blogger sendiri yang akan menitipkan barang berharga kita tapi yang akan di titipi ini tidak mempunyai alamat yang jelas dan cenderung menunjukan indikasi tidak amanah, apakah berani kita menitipkan barang tersebut❓

Diri ini berharap jangan sampai kita salah menitipkan barang berharga kita pada perusahaan yang tidak jelas kantornya. Meskipun jaman sekarang di sebut jaman modern dan abad 21 tetapi tetap saja norma kepatutan dan amanah dalam berbisnis harus ada. Jangan sampai mentang-mentang sudah di abad modern, sikap trust (kejujuran) dalam berbisnis diabaikan. Karena yang saya tahu, dari semua perusahaan yang go public visi dan misinya selalu mengadopsi sikap “trust” dalam pilar2 perusaahnya.

Dan satu lagi, tidak mempunyai alamat jelas dan memberikan alamat palsu itu berbeda niatnya. Sekarang tergantung diri kita, bagaimana menyikapi alamat palsu yang diberikan kepada kita. Bisa-bisa kita akan kebingunan mencarinya seperti si Ayu Tingting😆

32 Balasan ke Alamat Palsu

  1. Mabruri Sirampog mengatakan:

    yang pasti-pasti sajalah yah pak,

    tapi ya namanya orang mau untung, segala cara pasti dilakukan, dengan gaya bahasa agar orang percaya terhadap apa yang ditawarkan, jadi harus pandai2nya kita bisa menjaga diri agar tidak mudah percaya terhadap apa yang diiming-imingkan.

    Bahasa marketing yang selalu menjerumuskan, tapi masalahnya kita tidak merasa kalo sedang di kebiri😦

  2. Adi Nugroho mengatakan:

    itu yang bawah kok langsung dangdutan ahahaha..

    😆 penghilang stres saja mas

  3. niningsyafitri mengatakan:

    Mending mundur aja deh tuh Komodo dari New7Wonders.
    ENjel… >.<

    Bukan saya loh yang bilang begitu😛

  4. kecakot mengatakan:

    Ayu Tingting jadi korban penipuan lokal…
    New7Wonders jadi penipu global…
    nggak tahu, ayu tingting kena tipu apa enggak ya? hahaha

    Yang jelas si Ayu Tingting masih kebingungan mencari alamat pastinya:mrgreen:

  5. Necky mengatakan:

    Sebenarnya bg saya…yang paling utama adalah menata mental rakyat di kawasan wisata itu sendiri pak. Negeri ini banyak potensi malah sangat luar biasa potensinya namun rakyatnya tidak menyadari potensi luar biasa tersebut. Tempat seperti Bali di Indonesia suangat banyak…tingggal kita mau atau ngga menggarap untuk memberikan kemakmuran bagi rakyatnya…

    Sip ….. yang beginian ini menjadi penyejuk hati yang sedang galau setelah di bahongi dengan alamat palsu💡

  6. ysalma mengatakan:

    Ada hasil positifnya dari kasus ini Pak, semua rakyat Indonesia jadi tau hewan purba langka masih ada di Indonesia,
    Alamat palsu biar ayu ting-ting ajalah yang nyanyiin🙂

    Mungkin si Ayu masih kebingungan mencari alamat aslinya si Komodo😆

  7. tunsa mengatakan:

    haha..ting..ting..ting…bakso,,bakso…:D
    aku sering nitipin barang di supermarket, insya Allah amanah.. #siapa yang nanya😆

    Mas ….. mas ….. bakso dua !!

  8. aspadani mengatakan:

    wkwkwkwk
    Klo alamat asli gimana gan?

    Weselnya pasti sampai dengan selamat😎

  9. Asop mengatakan:

    Mas, ngomong2, lagunya Ayu Ting Ting lumayan juga enak didengar ya.😀

    Ayo joged Sop …..🙄

  10. idana mengatakan:

    namanya juga usaha om hehhee

    pa kabar ne om ? maaf yaaa blm sempat main ke sana

    Usaha yang tak kenal lelah😆
    Kabarnya baek, gak papa koq. Semua masih sibuk😛.

  11. Cahya mengatakan:

    He he…, alamat saya ndak palsu kok Pak🙂.

    Coba liat KTP nya, KTP Bali atau Jogya😕

  12. nonaedda aka @NaiNaay mengatakan:

    Kirain postingan ttg ayu ting2😆

    Ha…. ha…. ha….. akhirnya ada juga yang kena tipu😆

  13. HALAMAN PUTIH mengatakan:

    Para pencari kerja sering tergiur oleh iming2 yang gak jelas padahal itu di instansi pemerintah. Tak sedikit yang akhirnya kena beberapa puluh juta oleh ulah oknum yang katanya bisa meloloskannya saat tes seleksi.

    😕😕😕😕😕

  14. Irfan Handi mengatakan:

    jaman memang sudah berubah ya Om?

    Tapi yang tidak berubah adalah kejujuran💡😎

    • Irfan Handi mengatakan:

      Setuju!😉 btw, ayu ting tongnya gak nyanyi-nyanyi neh, maklum koneksi modem lagi lemot nih.🙂
      Met Lebaran Qurban ya Om…

  15. Ejawantah's Blog mengatakan:

    Semoga pilihan untuk menjadi blogger mendapatkan temapt dan alamt yang jelas ya Kang ? He….x9

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

    Pilihan ku menjadi Blogger tidak palsu pak. He……………. x100😆

  16. diketik mengatakan:

    Kunjungan rutin ke blog ini… hehehe🙂
    Saya Abed Saragih mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha

    ditunggu kunjungan dan komentar baliknya🙂
    salam persahabatan🙂

    Saya sering mampir di blog nya sampean mas, tapi ya itu tadi tidak pernah meninggalkan jejak disana😆

  17. DokterGigiGalau mengatakan:

    salam kenal..
    jaman susah gini makin banyak trik buat nipu..
    kita harus semakin waspada ya.
    jangan ada palsu-palsuan menimpa kita semua
    amiin

    Kalau gigi palsu gimana dong😆

    salam..

  18. onesetia82 mengatakan:

    berknjung sambil takbiran neh,,,,
    Selamat Idul Adha 1432 H🙂
    salam kenal dan mau kasih ini ….

    ░░█░█▀▀░█▀█▀█░█▀█░█▀█░█░░░
    ░░█░█▀░░█░█░█░█▄█░█░█░█░░░
    ▄▄█░█▄▄░█░░░█░█░░░█▄█░█▄▄░

    visit back oke!🙂

  19. Zonapedia mengatakan:

    Hemmmmm…………. penafsiran katanya bisa juga…..
    diri ini emang bisa aja menjadikan artikel tentan n7w jadi bahasa yang lain…. manep mas….,
    tapi udah banyak yang bahas masalah ini mas…. dari detik.com sampai di televisi2 udah banyak yang membahasnya dan mengupas tuntas…., ada sedikit berbeda dari yang mas tuliskan…. tapi ndak pa2 lah….

    sukses selalu mas….

  20. Lidya mengatakan:

    berulang kali kesini tapi error pak, maaf kalau agak telat komennya.
    Alamtnya sudah ketemu belum?

  21. Zippy mengatakan:

    Beberapa waktu yang lalu sempat konferensi pers mars, skypean sama pemerintah Indo.
    Mereka menunjukkan kantor mereka, alamatnya di Zurich😀
    Entah ya mana yang benar, kita lihat aja kedepannya, xixixixi…😀

  22. meidy mengatakan:

    judulnya terinspirasi dari ayu ting2 ya? kemana… kemana.. kemanaaa…🙂

  23. Fad mengatakan:

    wah virus alamat palsu sudah menyebar kemana2 ya?? hehehe

  24. Rama88 mengatakan:

    ahaha,, alamat palsu, ayu ting ting,, kemanaa kemanaa kemanaaa.. (tarekkk mang)😀

  25. Outbound Malang mengatakan:

    waah..ayu ting-ting udah jadi bahan perang di twitter dan facebook..
    salam kenal

  26. Baha Andes mengatakan:

    didaerahku juga lagi musim yg namanya bisnis falas. Siapa yg mau berinvestasi misal 10jt maka setiap bulan akan mendapatkan uang (klo ga salah 7%) tanpa sang invest kerja tinggal leyeh2 dirumah. Sekarng ini menjadi Trent disana tetapi ya itu pak alamat ga jelas kecuali sang pengepulnya saja.

    Sang nasabah pun ga tau duit itu dipake buat apa di puterin buat apa.

  27. kakaakin mengatakan:

    Sama dengan Baha Andes. Di kota saya juga marak kegiatan semacam bisnis valas itu. Pada awalnya pembayaran keuntungannya teratur. Namun lambat laun telihatlah belangnya. Setelah nasabah menginvestasikan ung lebih banyak lagi, bahkan hingga ratusan juta rupiah, Pemilik bisnis itupun kabur entah kemana. Saat alamat kantornya yang berupa ruko didatangi, ternyata kantor tersebut sudah kosong melompong.
    Yang terbaru ini adalah bisnis beternak mata uang EURO yang sedang marak. Entahlah apakah akan berujung seperti yang ceritakan diatas atau tidak…😦

  28. ceritabudi mengatakan:

    Dari pada keti komodo………, mendingan bikin Iklan yuk…untuk membuat komodo terkenal

  29. tuaffi mengatakan:

    Yahh.. masih jadi polemik tentang Komodo ya.. Kitanya pada bertengkar pendapat, Komodonya anteng ajah disana. Hehe

  30. gajah_pesing mengatakan:

    saia menikmati pidionya dulu ya…
    dimana…dimana…dimana….😀

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: