Melihat Dengan Sudut Pandang Berbeda

Padahal yang namanya blog, diri ini tahu bahwa tidak semua informasi yang ditulis adalah benarย 

Meskipun sudah lama memutuskan menjadi seorang blogger dan sering menebar virus pada beberapa teman, namun kepekaan untuk menjadi seorang blogger kritis koq masih jauh diangan-angan. Malahan dalam beberapa bulan akhir-akhir ini, naluri untuk menulis menurun drastis ups… padahal dulu juga jarang2 update, paling seminggu juga cuma 3 biji postingan. Dulu setiap menemukan sesuatu di jalan (pasti langsung dibawa pulang kaya’ pemulung), pasti secara insting langsung bisa berimajinasi tentang hal itu sambil membayangkan alur tulisan yang akan dibuat. Tidak terlalu bagus memang namun dapat mengambarkan keadaan yang ada.

Sekarang, saat ketemu sesuatu imajinasi ini koq low batt dan tidak langsung conect.:sad: Mungkin ini efek dari jarangnya aku blogwalking atau jarang membaca. Karena selama ini kebiasaan diri ini membaca bukan dari buku ataupun majalah tapi kebanyakan kesenangan membaca itu dalam bentuk digital online (blog). Ebook sudah banyak diri ini unduh, namun untuk membaca ebook yang bisa berpuluh sampai beratus halaman membuat keberanianku untuk membaca menjadi berkurang. Jadinya kesukaan ku membaca hanya dari layar monitor segede kotak 14inchi. (diri ini ngenet hanya dari internet keluarga yang bertekhnologi jadul) karena tulisannya tidak terlalu banyak paling beberapa alenia saja.

Padahal yang namanya blog, diri ini tahu bahwa tidak semua informasi yang ditulis adalah benar (ups…. tidak ada maksud apapun dari kalimat itu) Jadi pinter2 nya kita mencerna setiap informasi yang masuk. Namun diri ini tidak mengecilkan fakta tentang adanya blogger yang memang berniat berbagi, dan tidak ada niat membohongi. Yaaa setidaknya blogger yang seperti itu profilnya seperti diri ini ๐Ÿ˜† .

Dan untuk membuat diri ini menjadi seorang blogger yang kritis dengan lingkungan, diri ini sudah berusaha untuk menwujudkan hal itu. Tapi masih tetap saja diri ini tidak peka lingkungan. Mungkin karena terlalu banyak kerjaan di dunia offline sehingga kegiatan untuk berbagi ini menjadi mendua. Dalam beberapa hari ini saja ada banyak kerjaan sampai2 kerjaan utamaku di dunia offline terbelengkelai gak karuan. ๐Ÿ˜ฆ namun mau dibagaimanapun juga tetap saja kepekaan itu tidak bisa didapat hanya dengan memandangi tulisan dari sahabat blogger. Capek dech !!

Melihat dengan sudut pandang lain

Namun kritis menurut pandangan pribadi bukan berarti selalu bisa membuat tulisan sesuai dengan apa yang dilihat di depan mata atau sesuai pesanan namun (maunya sich) bisa menulis dari sudut pandang yang lain dari pada kebanyakan orang. Lha ini yang susah. Tapi meskipun susah tidak ada salahnya dicoba karena ada sensasi rasa tersendiri dari sekedar menulis yang hanya mengikuti alur yang sudah normal. Adakah contoh tulisan seperti itu, diri ini gak tahu namun akan sebisanya untuk menwujudkan nya. ๐Ÿ’ก

Iklan

15 Responses to Melihat Dengan Sudut Pandang Berbeda

  1. Cahya berkata:

    He he…, jangan keseringan mandang dari sudut Pak, nanti ndak sampai ke sudut lainnya ๐Ÿ™‚

    Eh lah dalah, benar juga ya. Mending melihat dari tengah saja ah :mrgreen:

  2. Mas Jier berkata:

    setiap orang tentu mempunyai sudut pandang yang berbeda-beda dalam menilai sesuatu.

    Saya sih pingin nya berpandangan lain dari pada yan lain ๐Ÿ˜†

  3. alamendah berkata:

    Kalau sudah ngomongin masalah benar atau salah, jangankan blog, website milik media massa online pun terkadang kurang benar. Bijak-bijaknya kita sajalah.

  4. Adi Nugroho berkata:

    tetap semangat pak!

  5. Hanif Mahaldi berkata:

    intinya cari inspirasi terus. soalnya menulis juga butuh bacaan, sering membaca, jadi dapet inspirasi. hehehe.

  6. Susindra berkata:

    Harus selektif, memang. Saya sering mengalami pusing hebat jika blogwalking terlalu banyak. Ada banyak sekali limpahan ilmu baru yang harus saya pilah-pilih karena saya tahu lebih banyak yang bersifat subyektif.

  7. Wempi berkata:

    Kadang memang lebih enak bikin cerita fiktif atau dari imajinasi liar, hehe

  8. Asti berkata:

    Sebuah blog hanyalah digunakan sebagai penambah info-info yang mungkin dibutuhkan seseorang, sehingga pencari infopun harusnya jeli dalam memilih info yang benar atau yang diyakininya. Pendek kata harus selektif!!!

  9. Mabruri Sirampog berkata:

    seperti sebuah karya seni, tidak bisa dipandang hanya dari satu sudut pandang saja,,,, ๐Ÿ˜€
    Orang bisa melihat dari sudut ini, menurutnya bagus, namun bisa saja tak berlaku menurut yang lainnya.

  10. kakaakin berkata:

    Setuju banget, bahwa tidak semua informasi di blog adalah benar. Karena banyak juga blogger yang tidak mencantumkan sumber tulisannya. Cenderung hanya diberi keterangan “dari berbagai sumber” gitu aja, atau tanpa keterangan sama sekali.

  11. bensdoing berkata:

    untuk menjadi ‘elegan’ mmg butuh proses dan pastinya menempuh jalan yang berliku-liku….
    entah…apakah sya juga akan sanggup menempuhnya..?!
    salam persahabatan !

  12. jarwadi berkata:

    tapi blog biasanya ditulis secara secara personal, menuliskan opini, atau menurut anda adalah sudut pandang. dan saya suka mengengarkan sudut pandang orang lain.

    tidak selalu benar bukan berarti selalu salah kan pak

    salam ๐Ÿ™‚
    senin depan saya berencana ke bali, mudah-mudahan bisa ketemu kopdar dengan teman-teman bbc ๐Ÿ™‚

  13. Asop berkata:

    Ngomongin blog? Ya blogwalking. :mrgreen:

  14. HALAMAN PUTIH berkata:

    Benar atau salah kita sebagai pemakai informasi hendaknya bisa menyaring dan memilah-milahnya sendiri. Jangan sampai informasi yang kita terima itu menyesatkan diri kita.

  15. afandi berkata:

    saya setuju Om…
    Dengan semestinya kita yang menerima informasi dari blog atau juga termasuk dari media, menelanya mentahnya.
    ada baiknya informasi tersebut kita cerna dahulu, sebelum memanfaatkannya.
    dan kita juga sebagai blogger, sudah semestinya meluruskan niat baik kita sebagai blogger, yaitu berbagi di blog. ๐Ÿ™‚
    salam kenal dari saya..

    AFANDI

    Siipp mas Afandi, karena berbagi tidak pernah merugi ๐Ÿ˜Ž

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: