Menjawab Komentar

Kalau pengunjungnya ingin tahu komentarnya dijawab atau tidak, ya harus berkunjung balik lagi

Semestinya perubahan ini sudah lama diri ini ketahui namun karena jarang dan tidak sempat membalas komentar yang masuk, jadinya tidak bisa interaktif berbalas komentar. Namun saat update tulisan yang terakhir, rasanya patut dicoba untuk menjawab komentar yang masuk dengan cara langsung. Jadi begitu ada komentar di blog, langsung saja diri ini menjawabnya. Dan dari wordpress.com diberi notifikasi kepada sang komentar.

Tapi ini hanya berlaku bagi blog yang platform wordpress. Jadi nuansa interaktifnya kental sekali, bisa saling berbalas komentar. Mungkin inovasi yang dilakukan oleh wordpress untuk membuat sang pemilik akun bisa nyaman interaktif semacam di facebook. Enak juga sih, tapi diri ini merasa tidak nyaman dengan cara berkomentar model begini. Bukan tidak nyaman dengan notifikasinya, namun lebih kepada jumlah komentar yang ada pada setiap postingan.

Jujur saja selama ini cara menjawab komentar yang masuk di blog melalui cara editan komentar. Begitu ada komentar yang masuk, diri ini jawab dengan mengklik tombol “sunting”. Dan jawaban komentarnya ada di bagian bawah komentar dengan cara quote, huruf di bold dan di Italic. Lebih simple dan tidak menambah jumlah komentar yang masuk. Masa sih admin blog juga ikut komentar di blog sendiri. Menurutku itu mengelabui jumlah komentar. Biarkan pengunjung blog sendiri yang berkomentar dan kita sebagai admin hanya ikut mengawasi saja.😆

Dan yang membuat diri ini sedikit malu😳 adalah saat kita berkomentar langsung, jumlah komentar otomatis bertambah. Di alamat email notifikasi akan masuk komentar dari kita sendiri. Plus di widget komentar yang masuk nonggol gravatar kita sendiri berderet dari atas ke bawah dengan wajah sendu meringgis.😆 Wadohh…. !! ini yang menjadi alasan utamaku untuk menjawab komentar yang masuk dengan cara di edit / sunting.

Dengan cara ini komentar yang masuk murni dari pembaca blog kita, email kita tidak direcoki dengan komentar kita sendiri, dan gravatar kita tidak terpampang berderet di blog kita. Tapi dengan cara ini pengunjung blog kita tidak akan bisa mendapatkan notifikasi, apakah komentarnya di jawab atau tidak. Kalau pengunjungnya pingin tahu komentarnya dijawab atau tidak, ya harus berkunjung balik lagi dilain waktu. Menyusahkan pengunjung memang. Namun ini memang caraku menjawab komentar, tapi diri ini sangat menghargai koq semua komentar yang masuk.

Cara menjawab komentar dengan cara ini, keduanya sudah pernah diri ini lakukan. Dan yang paling membuat sreg dan nyaman adalah menjawab dengan cara di edit / sunting dibawah nya. Bagaimana dengan para pengunjung yang datang, nyaman atau tidak dengan cara ini. Mohon dijawab sendiri😉

32 Balasan ke Menjawab Komentar

  1. marsudiyanto mengatakan:

    Cara edit ini yg selalu saya pakai Mas…
    Kalau bakai reply, berarti setengah komentar masuk itu isinya kita semua😀

    tapi saya tidak bisa ajeg membiru-birukan jawaban komentarku😆

  2. Imelda mengatakan:

    Nyaman aja…sama kok aku juga caranya begitu dengan edit di komentar satu-satu (jika ada waktu menjawab komentar)
    Alasannya sama, TIDAK MAU MENAMBAH JUMLAH KOMENTAR DARI DIRI SENDIRI. Sehingga jumlah komentar di TE itu murni jumlah komentar dari pengunjung.
    Dan untuk angka cantik biasanya aku kirim kenang-kenangan langsung ke ybs. Skr aku sedang menunggu komentator ke 22.222 hehehe (dan postingku menuju ke 1.111 posting nih)

    Wah, tantangan menarik untuk dapat angka cantik, 22.222 pada postingan 1.111.😯 Ops… postingan nya rek, kapan postinganku mencapai angka fantastis itu😆

  3. jarwadi mengatakan:

    sekarang wordpress memang berinovasi memberikan pengalaman kepraktisan yang lebih interaktif pak, keren deh🙂

    karena persaingan dengan jejaring sosial yang mengahruskan berinovasi😛

  4. lidya mengatakan:

    betul juga ya pak. saya coba caranya pak sugeng deh

    Kalau di blogger keknya susah mbak😦

  5. giewahyudi mengatakan:

    Sepertinya saya pilih dengan reply, lebih terasa balas berbalasnya. Tapi kalau diedit lebih ringkes aja kesannya..

    Kalau pakai WP ya bisa mas. Coba kalau pakai platform blogger, bisa jawabannya di rapel sekali untuk 5 orang pengunjung😆

  6. alamendah mengatakan:

    kalau saya sih cuma soal simple-nya saja, Pak. Kalau pakai sunting agak memakan waktu sehingga saya membalasnya dengan langsung klik tombol reply saja. Apalagi saat belum ada kebijakan baru dari wp (berkomentar harus dengan login).

    Dan soal jumlah komentar, pa mau bertambah atau dobel saya gak terlalu mempermasalahkan. Saya pernah merasakan jumlah komentar yang banyak (mencapai 50-an) per artikel. Juga beberapa kali hanya kurang dari sepuluh komentar perartikel, Intinya saya memang (masih) mengharapkan ada yang mengomentari tulisan saya namun berapa jumlahnya tidak lagi menjadi perhatian utama.

    Keknya di tempat sampean itu lebih banyak orang yang berkunjung dan jadi silent reader tanpa ada satu kata yang terucap😉

  7. die mengatakan:

    Aku hanya memanfaatkan komentar bersarang tersebut, karena cara komentar ini cukup baik, meskipun jika fiturnya dicopot urutan komentar menjadi tidak logis.
    Mengedit langsung pun tidak salah, cuma aku merasa aneh saja, fitur komentar bersarangnya diaktifkan tetapi tidak digunakan. Kalau mau dengan cara editan, sebaiknya fitur komentar bersarang-nya dinonaktifkan saja. CMIIW

    Kalau fiturnya dilepas akan merepotkan pengunjung yang akan interaktif dengan komentar yang lain😎

  8. Ni CampereniQue mengatakan:

    dulu pakai di edit klo mo balas komentar.
    tapi lama2 ngerasa gak sreg. rada ribet😀
    jadi kayak sekarang deh.
    emang sih jadinya total komen yg masuk tidak murni lagi.
    tak apalah, yang penting dibalesin hehehe

  9. bundamahes mengatakan:

    ya ampyuuuunnnn… kok saya baru kepikiran ya om?! bener juga tuh mbales komen pake metode sunting itu! tak pikir selama ini para blogger yang mbales komen pake acara dibold ma italic tuh bawaan dari theme-nya, ternyataaaaaa…

    sungguh kuper diri inihhhh!😥

  10. Fiz mengatakan:

    Sayangnya Blogger tidak support “sunting”, jadi saat ada lima komentar, setiap komentar dibalas admin, tampilan jumlah komentator jadi 10. Enjoy saja lah!🙂

  11. Idah Ceris mengatakan:

    semoga saja kelak WP seperti FB dimana notifikasi komentar akan muncul dan ada pemberitahuan langsung. hiks

  12. niee mengatakan:

    tetep suka pake relpy.. soalnya gak selalu sempat buka dashboard buat edit, jadi ya kalau dari HP kan lebih simple ngereply😀

    Karena aku gak terlalu memerhatikan jumlah komentar ya biasa aja seh lihat jumlahnya.. malahan seneng kan jadi lebih banyak😛

    Dan aku juga gak masukan komentar ke email, jadi email tetep bersih deh🙂

  13. ysalma mengatakan:

    kalau sempat membalas komentar, saya lebih suka yang editan juga Pak, tetapi sepertinya lebih banyak tak terjawab tetapi sebagai jawabannya saya berkunjung balik dan meninggalkan komentar dengan baik juga,
    menurut saya banyak cara untuk berinteksi, bukan dengan patokan reply komentar aja, yang penting berpikir positif🙂

  14. Ely Meyer mengatakan:

    lebih seneng ya reply, lebih mudah dan cepat drpd di edit

  15. .:: setiaONEbudhi ::. mengatakan:

    berhubung one seorang mobile blogger, jadi ya lebih sering klik tombol reply,
    biar gak ribet, soalnya kan pake hape..😀

  16. maminx mengatakan:

    boleh juga tuh mas sugeng caranya. saya biasanya klik reply aja sih. emang jadi nambah komentar gitu ya jadi banyak , padahal banyak komen balasan kita sendiri. tapi gak masalah sih ya, yang penting sik asik aja, hehehe..

  17. Kaget mengatakan:

    Saya terbiasa dengan edit komentar. Tapi menjawab komentar yang benar2 butuh jawaban dari kita, bukan berarti yang lain tidak perlu dijawab, mereka sebenarnya ada yang menunggu respon. Dalam fikiran mungkin ini salah satu blog ‘hantu’😀

  18. Dhenok Habibie mengatakan:

    dhe lebih suka langsung reply pak, praktis aja.. hehe😀

    tapi ya bener sih, semuanya balik dengan gaya nya sendiri2, lebih suka pake cara edit atau langsung reply

  19. stupid monkey mengatakan:

    gitu ya, saya akan jawab semua komentar, menyenangkan gitu loh, wew hehey😀

  20. Mr.o2n° mengatakan:

    ia gan wordpress sudah merevolusi ke situs jejaring hehe😀

  21. udienroy mengatakan:

    Kalau saya menggunakan cara edit comment sudah sejak lama. Awal yang mempengaruhi tentu berbeda, ya cuma waktu itu saya menggunakan plugin widget Top Commentator, yang akan menampilkan nama seseorang yang paling banyak memberi comment dalam masa tertentu, tapi biasanya saya mengatur per 30 hari, dan awal mulanya saya merasa gak cocok, kalau admin yang jadi Top Commentator haha, nah setelah kejadian itu, saya awali untuk menjawab comment via sunting. dan ini jika di lakukan via halaman admin juga gak merepotkan, apalagi via QuickEdit ohya maaf pak commentnya kepanjangan. permisi

    • Nanang mengatakan:

      bukan nya plugi top commentator bisa diedit mas biar komentar pemilik blog gak muncul di top komentar dengan cara mengisi filter email dan filer url!

  22. Nanang mengatakan:

    Selera memang berbeda-beda pak, saya lebih memilih jawab komentar langsung

  23. dhila13 mengatakan:

    aku juga lebih suka jawab langsung… dulu pernah pake edit2, lama2 jadi males pak heheh

  24. Andy MSE mengatakan:

    saya selalu membaca setiap komen di blog saya, tapi tidak mesti saya balas… hehe

  25. Millati Indah mengatakan:

    Salam kenal.

    Berhubung blog saya gak populer, ya terpaksa pake reply biar keliatan komentarnya banyak. Kan jadi dua kalinya😀😀😀
    Tapi, di platform yang saya pake emang gak ada pilihan edit komentar kayaknya.

  26. Che Susanto mengatakan:

    Kalau saya pake keduanya, tergantung “mood” aja. Salam kenal, Pak…

  27. karman mengatakan:

    kayak d kampun it sodara

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: