Mengakhiri Hiatus Dan Narsis

Diri ini percaya bahwa seorang blogger itu 100% idialis. Karena dengan aktifitas mengubah apa yang ada di pandangan mata menjadi sebuah kalimat yang terangkai itu tidak mudah. Dan akan banyak kendala dalam melakukan akifitas ini. Dan diri ini merasa takjub dengan beberapa sahabat blogger yang masih dengan setia dan sempat sempatnya menulis. Padahal diri ini yakin bahwa mereka juga mempunyai seabreg kesibukan namun masih tetap bisa. Tidak seperti diri ini, pas sibuk dengan aktifitas kerja, semua yang ada di pikiran menjadi blank. Apalagi ditambah dengan kesibukan mengasuh si kecil saat di rumah. Tambah hiatus ngeblog.😦

Terakhir tulisan yang ada di blog ini tertanggal 3 Juni 2012, berarti sudah lebih dari 20 hari hiatus. Dan dalam hiatus ini semua aktifitas saat online menjadi galau. Tidak ada hal yang serius dan menarik. Buka dashboard blog tidak pernah, ngintip tembok facebook hanya sesekali tanpa ada yang bisa di komentari. Semua garing. Apa ini yang sedang diri ini alami ini merupakan akumulasi kebosanan dan kegalauan saat berwira-wiri di dunia tanpa batas ini❓ waduh !! apa memang benar begitu, tidak tahu deh jawaban pastinya.

Namun yang jelas, dalam beberapa waktu ini memang betul-betul sok sibuk. Meskipun ada ide yang berseliweran di kepala namun saat berhadapan face to face dengan PC di rumah ataupun laptop di kantor, semua menjadi blank. Dirumah selalu disibukan dengan mengasuh, karena sayang kalau melihat si kecil yang sudah bisa tertawa riang dan bercanda itu terlewatkan begitu saja dikalahkan dengan mememandangi monitor. Dan saaat di kantor, tidak akan sempat berlama-lama membiarkan lamunanku menjalar kemana-mana. Karena pasti panggilan dari konsumen sudah pasti menunggu.

Ya beginilah kalau menjadi blogger yang tidak mendedikasikan tulisan (isi content) menjadi hal yang utama. Jadinya tulisan hanya sesakali dibuat (kalau pun pas ada waktu) untuk penghilang rasa bersalah karena membiarkan para tamu yang mampir di blog hanya disuguhi tulisan basi. Semoga ini menjadi awal yang baik meskipun sudah di minggu terakhir bulan Juni.

Sekedar narsis, kesibukanku mengasuh si kecil memang sedang sibuk-sibuknya. Karena sudah berumur hampir 5 bulan, sekarang sudah bisa memilih dengan siapa dia minta di gendong. Dan saat diajari makan bubur SU* untuk bayi, seakan 4 sendok takar terasa kurang. Minta nambah dan nambah lagi. Alhamdulillah sampai sekarang baru sekali ke dokter saat batuk pilek terkena alergi debu semen saat bebenah rumah beberapa saat lalu (sekitar 2 bulan yang lalu). Dan saat itu bobotnya sudah hampir 8 Kg. Sekarang tidak pernah ke dokter lagi jadi tidak tahu berapa bobotnya dan sampai sekarang tidak pernah kena imunisasi.

~~~~~OOOOoooo Selamat hari Minggu sahabat ooooOOOO~~~~~

8 Balasan ke Mengakhiri Hiatus Dan Narsis

  1. marsudiyanto mengatakan:

    Selamat momong putrinya, dan sekali waktu justru apa yang dilakukan bersama putrinya itu dibikin postingan…
    Jadi 2 in 1
    Sambil momong, sambil memperhatikan perkembangan buah hati sambil buat ngupdate blog

    Ya itu masalahnya pak, pas mau nulis ide anaknya nanggis minta gendong. ya terpaksa TAK GENDONG KEMANA-MANA…..😆

  2. Darin mengatakan:

    Wah padahal selain cerita saya juga nunggu2 fotonya lho pak😀
    Selamat buat kelahiran putrinya ya pak🙂 *agak telat nih..

    Foto2 nya sih banyak, ceritanya sih juga banyak dan tinggal merubahnya menjadi kalimat namun kembali ke nurani. Anak koq di pamerin kemana-mana:mrgreen:

  3. monda mengatakan:

    5 bulan lagi lucu2nya… makin betah deh nungguinnya…
    udah bisa apa ….belajar duduk ya..

    Iya Bun, belajar duduk meskipun belum bisa tengkurap (tapi aktifitas lain sudah jingkrak2). Maklum tidak pernah minum ASI, jadi tidak pernah belajar miring. Sekarang sudah bisa milih minta di gendong siapa, kalau tidak cocok nangis😥

  4. Cahya mengatakan:

    Saya itu 1 bagiannya idealis, 8 bagiannya malas, sisanya campuran keberuntungan, gairah dan lain-lainnya😀.

    Semoga si kecil tumbuh besar dan sehat ya Pak🙂.

    Komposisinya sangat cocok dengan kesibukan yang banyak seperti anda Mas, super dumper sibuk dengan pasien😆

  5. TONGKONANKU mengatakan:

    Kalau saya masih punya banyak waktu untuk ngeblog. Sayang, penyakit malas saya udah terlalu kronis.😀

  6. Uz 1453 mengatakan:

    ngga masalah Mas, semua butuh skala prioritas… jadi no problemo menurut saya, mana yang mendesak dan penting dulu yang harus di kerjakan…. so keep blogging yuuk…🙂

  7. Applausr mengatakan:

    masalah anaknya sama ya… kalau tidak imunisasi tidak tahu berat anaknya… semoga selalu update blognya ya mas…

  8. bintangtimur mengatakan:

    Mungkin bebenah rumah juga salah satu alasan mas Sugeng tidak nge-blog ya?
    Semoga semuanya segera selesai dan bisa posting seperti semula.
    Salam🙂

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: