Benarkah Diriku Blogger

karena dengan menjadi seorang blogger berarti harus bisa membagi waktu

Mempunyai hobi kadang tergantung dengan usia, meskipun saat mudanya berhobi memelihara ayam, saat tua dan memasuki usia matang bisa saja hobi dan kesenangan ini berubah 1800 derajat. Seperti diriku yang dalam beberapa tahun ini berhobi dengan “ngelunyur” jalan-jalan di dunia maya. Namun sayang dari hobiku ini sekarag belum bisa menghasilkan recehan 😆 . Padahal sebelumnya saat masih berumur 20-30an, hobi dan kesenangan ku tidak ada sangkut pautnya dengan dunia ketik mengetik ataupun bersentuhan dengan dunia blog.

Namun sudah jalanku, dan diriku juga sudah yakin, seyakin yakinnya mengklaim-kan diri untuk menjadi seorang blogger. Dan sudah banyak teman di tempat kerja tahu (kalau teman di rumah masih jarang yang tahu) bahwasanya seorang Sugeng Harjono adalah seorang blogger meskipun dalam keseharian nya jarang bersentuhan dengan keyborad. Sudah banyak virus ngeblog yang diri ini tularkan kepada kolega kerja, virus positif ngeblog. Virus berbagi, karena berbagai tidak pernah rugi.

Namun beberapa saat yang lalu saat diri ini asyik masyuk dengan kehiatusan, diri ini sempat tersentak dengan omongan seorang teman. Meskipun omongan nya tidak terlalu serius namun karena menohok pas di relung dada, jadinya omongan ini jadi terngiang-ngiang di telingga. Padahal obrolan itu sudah ada sekitar seminggu yang lalu, tapi masih belum bisa hilang kebuang terbawang angin. Memang sih tidak diri ini masukan ke hati tetapi obrolan itu secara otomatis masuk ke jantung  😆

Tidak banyak kalimat yang terlontar saat itu, hanya ngomongin masalah kerjaan yang tidak pernah kelar. Karena diri ini berada di frontline, ya diri ini selalu maju mudur. Maksudnya suatu saat diri ini mundur ke belakang dengan mengerjakan sendiri order pekerjaan yang masuk, dan lebih sering maju ke depan menghadapi konsumen yang beraneka ragam kemauan dan wataknya. Malah kadang diri ini menjelma menjadi bagian administrasi dengan menbackup pekerjaan di frontdesk. Nah karena sering berada dimana-mana ini membuat sang teman kerja (kebetulan seorang kasir cewek) itu nyeletuk, “Pak Sugeng sih sudah biasa ngerjain komputer, dia kan Blogger” (tanpa ada tanda seru).

Padahal saat itu diriku sedang asyik dengan hiatus. Langsung saja kalimat itu berputar-putar di kepala. Apa memang benar diri ini seorang yang blogger, yang selalu bersentuhan dengan tuts keyborad komputer dan laptop ❓ Hm….. sampai detik inipun masih belum bisa menjawab dengan lantang komentar ini. Meskipun sudah bertekad bulat menjadi blogger namun pas pada giliran mendapat kebuntuan dan kegalauan mendera sampai sekian lama, apa masih layak disebut blogger ❓

ternyata menjadi seorang blogge ritu mengandung resiko yang berat, karena dengan menjadi seorang blogger berarti harus bisa membagi waktu. Waktu untuk aktifitas ngeblog, yang berarti harus bisa online bagaiamanpun caranya, babagimanapun bentuknya, juga waktu untuk keluarga. Waktu untuk keluarga ini mulai kerjaan yang sangat sibuk, ngemong si Labib yang semakin tumbuh besar dan sehat, interaksi dengan teman dan kolega dirumah dan lain-lain. Tentunya itu membutuhkan management waktu yang smart. Lha diri ini baru ketemu hal yang membuat mentok saja sudah hiatus, apa masih bisa dan sanggup menyertakan kata blogger di kartu nama 😕

Ciluk…baa…

Semoga saja diri ini masih kuat dan sanggup menyandang panggilan Blogger untuk selamanya.

~~~~~OOOOoooo I Like Monday ooooOOOO~~~~~

Iklan

14 Responses to Benarkah Diriku Blogger

  1. Nchie Hanie berkata:

    Suka banget sama Quote nya
    Karena dengan menjadi seorang blogger berarti harus bisa membagi waktu..
    Haruus,,!!

    Ayo semangat, dan selamat datang kembali Mas ..

    Masih Blogger kok..
    Happy Blogging ya..

  2. Applausr berkata:

    wah pasti bisa mas… blogger itu yang penting selalu update.. mau sebulan sekali atau setahun sekali.. hehehehehe ..
    yang penting jangan perlu lupa nulis saja…

  3. Imelda berkata:

    hiatus boleh asal jgn kelamaan aja kan?

  4. Agung Rangga berkata:

    hehe, saya malah ngeblog kalau memang lagi mood aja pak, soalnya, biarpun banyak ide buat ngeblog, kalau lagi gak mood nulis ya ndak enak juga… :mrgreen:
    welcome back~ 😆

    happy monday~ 😉

  5. imadewira berkata:

    Yang penting punya blog yang masih aktif, ya masih termasuk blogger lah 🙂

  6. Idah Ceris berkata:

    hehehehehe. . .
    susah juga ya Pak menggeluti suatu profesi. . . 😆
    niatnya hanya ingin berbagi dan menulis saja di Blog, eh ternyata itu ada sebutannya juga ya? 🙂

    hiatusnya jangan lama-lama Pak, pengemarnya pada kangen lho? 😛

  7. bintangtimur berkata:

    Hohoho…selamat datang kembali, mas Sugeng 🙂
    Saya juga pernah kok hampir sebulan nggak nge-blog karena berbagai alasan. Ya sibuk, ya malas, ya nggak ada ide…pokoknya banyaaak banget alasan buat nggak buka-buka komputer sama sekali…

    Sekarng saya udah mulai lagi, mulai nge-blog maksudnya, dan salah satu teman yang saya kunjungi adalah sampeyan ini 🙂

  8. jarwadi berkata:

    ngga harus kok pak sugeng, yang penting pernah membuat blog, posting dan blog nya belum dihapus, hehe

    welcome back to bloggosphere 🙂

  9. Lidya berkata:

    belajar disiplin ya pak dengan membagi waktu

  10. yuniarinukti berkata:

    Hiatus dimata blogger itu sih wajar Pak, banyak kok blogger yang lama baru update, dan saya salah satunya hehe.. asalkan tidak melupakan teman-teman yang sudah kita kenal, bukan apa-apa sih, cuma kalau lama hiatus dan tidak menyapa teman yang sudah ada, untuk kedepannya lagi teman-teman akan hilang dengan sendirinya, sayang kan 🙂

  11. yuniarinukti berkata:

    Saya mau nitip komen mengenai postingan si Ol disini ya Pak karena komennya ditutup 😛

    Saya juga muak dengan komedian Indonesia sekarang, terlalu maksa lawakannya, dan tentang kasus yang menimpa si Ol saya rasa ada banyak kaitannya, dari segi pelawak, penonton, kpi, dan stasiun TVnya. Penonton butuh hiburan, pelawak butuk penonton, Seandainya KPI bisa tegas terhadap Stasiun TV maka acara dagelan yang gak mutu seperti itu tidak akan bisa tayang, kalau sekarang ada kasus seperti ini siapa yang mau disalahkan?

    Lho… koq dimari 😆 memang sengaja aku tutup mbak biar gak ada ghibah

  12. nh18 berkata:

    Menurut saya …
    Jika seseorang mempunyai blog … Itu bisa dikatakan blogger …

    Dan ya … Tentu ada blogger yang aktif … Ada yang hiatus sebentar … Ada pula yang tidak aktif sama sekali …

    So mari kita menjadi blogger aktif …
    Walaupun tidak setiap hari menulis …
    Taoi paling tidak seminggu sekali lah …

    Semangat pak Sugeng …

    Salam saya

    kalau yang ngasih wejangan om trainer, baru aku ngeh :mrgreen:

  13. Nh Her berkata:

    Aduh komen saya hilang

    Sudah dibebaskan oleh pahlawan bertopeng pak 😆

  14. Pakde Cholik berkata:

    Update blog tak harus setiap hari tetapi yang bagus adalah menjaga stamina agar langgeng.

    “…ternyata menjadi seorang blogge ritu mengandung resiko yang berat, karena dengan menjadi seorang blogger berarti harus bisa membagi waktu. …”
    Resiko berat bukan di situ pointnya. Resiko berat akan dihadapi jika artikel kita nbarak sana-sini sehingga harus mempertanggungjawabkannya, baik di dunia maupun di akhirat.

    Tugas pokok dan urusan keluarga harus tetap nomer satu.

    Salam hangat dari Surabaya

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: