Sudah 6 Purnama Berlalu

Hari ini Kamis Legi tanggal 30 Agustus 2012, tepat sudah 6 bulan kalender Bali anakku yang terakhir lahir di dunia. Menambah ramai kegaduhan dalam rumah tanggaku. Tepat hitungan dalam kalender Bali yang menggunakan hitungan bulan, sekarang sudah 6 bulan. (satu bulan 35 hari, berdasarkan nama hari dan nama pasaran) Dan tidak terasa sekarang anakku itu sudah bisa duduk sendiri. Meskipun belum bisa makan dengan bubur kasar / nasi tim. Namun hal itu tidak membuat pertumbuhan anakku terhambat.

Dari lahir sampai sekarang baru sekali ke dokter (Alhamdulillah tidak pernah sakit) karena sakit panas (radang) karena terkena debu. Sayangnya dari usia 2 minggu sampai sekarang dia menjadi anak kaleng, karena ASI yang di khususkan untuknya (dari ibunya) tidak keluar sama sekali. Tidak tahu ini karena faktor usia dari ibunya atau karena faktor persalinan yang tidak normal (operasi caesar) namun yang jelas, di awal-awal kelahiran nya sudah dicoba dengan memompa ASI namun tetap tidak bisa keluar. Untungnya sehat, meskipun ada rasa was-was karena sudah mantap pilihan ku untuk tidak memberi racun dalam tubuhnya.

Dan dalam keluarga kami, semenjak ada si Labib ini semakin semarak dan semakin menjadi rebutan diantara anggota keluarga. Bukan karena apa namun karena , semua rebutan untuk mengendong. Mungkin karena sedang lucu-lucunya. Dan yang rebutan ini tidak hanya kami sekeluarga, namun tetangga seblah (kadang) juga rebutan. Maklum saja, di sekitar rumah tidak ada anak yang yang imut.

Sekarang tinggal beberapa hari umurnya sudah di angka 7 bulan, tapi jangan ditanya berapa berat badan nya ya, karena tidak pernah di bawa ke dokter ataupun bidan jadinya tidak pernah di timbang berapa bobotnya. Gambarannya sih, kalau memakai diapers sudah tidak cukup ukuran M. Selalu saja memaki ukuran L. Dan ukuran L itu untuk anak dengan berat badan 9-14Kg. Jadi berat badannya di atas 10Kg tapi dibawah 14Kg. Itu hanya perkiraanku saja lho, karena memang tidak tahu berapa berat badannya.

Sudah bisa duduk sendiri meskipun tidak bisa lama, sudah pernah terjun dengan apollo (baby walker) ke teras rumah dari ruang tamu yang lebih tinggi sekitar 12Cm. Dan hasil terjun itu si Labib mendapat tanda baru di wajahnya, tepat di ujung hidung dan samping kanan hidungnya. Namun sampai sekarang belum bisa makan makanan kasar. Karena pernah diberi bubur untuk bayi umur 8 bulan tidak pernah berhasil masuk. Diberi nasi tim yang di haluskan dengan di lumat terlebih dahulu, tetap sama. Tidak mau bahkan cenderung di muntahkan kembali.

 labib01

labib02

labib03

Kedepannya diri ini berharap, si Labib bisa menjadi orang yang cerdas, secerdas namanya. Tidak perlu terlalu pinter namun cerdas melihat potensi sekitar untuk dijadikan ladang uang dan ladang pahala dari agamanya. Bertaqwa kepada sang Khalik, berbakti kepada kedua orang tuanya dan berguna bagi bangsa, negara, keluarga dan agamanya. Dan yang lebih penting, bisa mengisi hari2 di waktu tua karena kedua kakaknya pasti sudah mandiri sedang usianya baru menginjak anak remaja. Karena perbedaan usia anak-anak kami berjenjang 9 tahun.

About these ads

12 Balasan ke Sudah 6 Purnama Berlalu

  1. yoriyuliandra mengatakan:

    Waah uda gede aja. Mudah2an tetap sehat.
    Sini lib, biar tak gendong *ikut rebutan juga :mrgreen:

  2. Lidya mengatakan:

    sudah besar ya, tidak berasa sudah 6 bulan. Oh ya pak saya rasa bukan karena persalinan cesar ASI tidak keluar, karena kedua anak saya juga cesar kok tapi ASInya keluar :)

  3. Anak Rantau mengatakan:

    Amin. Semoga menjadi orang yang berguna bagi sesama. Waduh kasihan. Baru dapat tanda baru dihidungnya ya :)

  4. niningsyafitri mengatakan:

    Smoga Labib bs mnjdi org yg bs dibggain, Mas. :)
    Btw. knp hidungnya Labib, Mas??

  5. Applausr mengatakan:

    wah sudah besar juga ya anaknya… lucu mukanya… sayang tidak asi ya,… tapi tidak apa apa yang penting sehat selalu dan bisa jadi anak yang berguna buat keluarga, agama dan negara…

  6. Agung Pushandaka mengatakan:

    Pertama, saya ucapkan selamat utk kehadiran sang jagoan. Kedua, saya doakan agar mas sugeng dan keluarga selalu sehat, biar bisa menjaga dan merawat sang atlet terjun bebas. Hehe.

  7. imadewira mengatakan:

    Wah, sudah 6 bulan. Kalau di Bali berarti ada otonan ya

  8. Popi ... mengatakan:

    itu lagi masa ngeces ya? lucu..

  9. silver price mengatakan:

    Sebenarnya anda dapat mendeteksi keterlambatan motorik aksar anak. Gejala-gejala tersebut antara lain : Bayi terlalu kaku atau terlalu lemah Perhatikanlah apabila si kecil terus berbaring tanpa melakukan gerakan apapun serta kepalanya tidak dapat diangkat saat digendong. Ini menunjukkan motorik aksar si kecil terlalu lemah. Gerak anak kurang aktif Perhatikan bila gerak anak kurang aktif jika dibandingkan dengan anak sebayanya. Misalnya pada usia 6 bulan belum dapat tengkurap.

  10. SIge mengatakan:

    hi mas bro…sudh 6bln yah, sudah satu oton kalo kami menyebutnya. Yah semoga senantiasa sehar yah si buah hati..jabat hangat selalu

  11. kaget mengatakan:

    Wah, ini anak yang diceritain waktu lalu, Mas Sugeng.
    Alhamdulillah…. sehat ternyata :)

  12. Jefry mengatakan:

    semoga putranya nanti menjadi orang yang sukses dan berguna bagi nusa bangsa..

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 103 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: