Sang Legenda ku Telah Berakhir

Tidak terasa ternyata bulan ini sudah memsuki bulan Maret, berarti kurang 2 bulan lagi aku harus menyamsat motor tunggangaku sehari-hari. Honda Lagenda yang selalu menemani langkahku semenjak tahun 2003. Berarti sudah hampir 10 tahun sang legenda ini mengantarkan diriku mencapai tujuan.😆 Odometernya saja sudah overlap, dan sekarang sudah mencapai di angka 17000an . Maklum saja, tiap hari roda ban sang legenda ini berputar sampai 45Km. Jarak ini kutempuh setiap hari dari Tabanan-Denpasar pulang pergi, malah kadang kalau pas ada acara setelah pulang kerja, legenda ini mengelinding lagi.

Namun beberapa hari ini diriku merasakan ada yang aneh dari legendaku. Mestinya sudah lama sih namun tidak pernah dihiraukan secara serious karena memang (merasa) pernah diperbaiki.Maklum saja, diriku (merasakan) bahwa penyakit ini tidak terlalu berbahaya karena memang tahu cara mengatasinya. Penyakitnya itu setiap digunakan berboncengan selalu ada rasa natap dan tidak balance saat berbelok. Mestinya sih sakitnya sudah tahu, ada di shockbeker belakang yang sudah mati. Namun begitu tetap saja belum diganti, maklum tidak merasa perlu:mrgreen:

Sang Legendaku

Sang Legendaku

Semestinya tidak ada dalam niatan untuk mempensiunkan sang legenda itu, namun dengan keluhan itu koq menjadi alasan buat mencari penganti. Padahal saat belum punya motor, sepeda motor yang model gitu yang jadi incaranku. Dibanding model supra (karena saat itu di type cub / bebek baru ada grand dan supra) diriku lebih senang ke model Honda grand. Makanya pilihanku tetap mengambil legenda setelah Honda grand Impressa nya di lego. Itu terjadi 10 tahun yang lalu, sekarang legendaku akan menjadi real legenda karena ada penganti nya lagi. Honda Verza sudah menjadi tungganganku untuk berangkat beraktifitas ke tempat kerja.

Ada cerita yang sedikit gak sreg bagiku terhadap istri saat memutuskan mengambil Honda Verza. Karena keputusan untuk mengambil sepeda motor baru itu hanya dalam hitungan menit. Tidak sampa 15 menit, tanda jadi langsung dirku pastikan kepada salesnya. Memang sih salenya teman sendiri, dan keputusan diriku lakukan di tempat kerja tanpa minta konfirmasi pada sang istri. Jadinya sampai barang mau dikirim ke rumah, istriku tidak mengetahui. Karena DP, tanda jadi dan uang administrasinya aku bayar sendiri.😆

Yang akan menemaniku dalam perjalanan ke tempat kerja

Yang akan menemaniku dalam perjalanan ke tempat kerja

Sekarang setiap hari untuk mengantarkan dan memulangkan diriku dari tempat kerja, selalu sang Verza yang bertugas. Sedang sang legenda masih diam dirumah dan beberapa hari ini menjalankan tugas tambahan mengantar jemput keponakan ku sekolah. Ya dari pada tidak dipakai dirumah, biarlah dia membantu antar jemput ponakanku pulang sekoalah. Tapi besok-besok bisa jadi sang legenda itu akan aku lego juga karena ngapain juga memelihara sepeda motor banyak2 tanpa ada kegunaan yang signifikan bagi keluarga kami. Kira-kira ada gak ya yang mau membeli sepeda motor legenda tahun 2003, kodisinia masih lengkap dengan semua perlengkapan yang ada termasuk electric staternya masih makyuss……….😆

8 Balasan ke Sang Legenda ku Telah Berakhir

  1. indra kh mengatakan:

    Wah saya pernah punya motor jenis yang sama pak, bener2 bandel, jarang ada masalah. Legenda memang melegenda🙂

  2. Necky Effendy mengatakan:

    jauh banget yah dari legenda ke verza??….mantap tenan nih mas. Memang yg namanya legenda udh menjadi legenda saat ini… kemarin ada yg menawar motor saya…mungkin besok bakalan jadi transaksi finalnya… sedih tapi life goes on ya pak…

  3. grubik mengatakan:

    saya juga ada grand taon 97 di rumah.., dan ini udah telat 2 bulan belom nyamsat, harusnya januari kemaren…
    katakatanya keren euy, nyamsat..🙂

  4. Lidya mengatakan:

    jadi lebih besar ya pak sekarang motornya

  5. wijayaanita78 mengatakan:

    yang terpenting kita berusaha yg terbaik, pasti akan jadi lebih baik semuanya

  6. applausr mengatakan:

    kalau tahu tentang motor memang tenang ya menghadapi seperti itu ya.. sudah lama tidak update sama motor nih..

  7. Fiz mengatakan:

    Mirip motor saya dulu, Grand Impressa. Dibeli ayah tahun 1996, dilungsurkan ke saya tahun 2003-an, dijual dan bertukar posisi menemani saya tahun 2006. Benar-benar awet seperti hujan hari ini🙂

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: