YKS = Yuk Kita (ganti) Saluran

Meski diriku dalam keluarga sebagai kepala keluarga, namun dalam satu dua hal diriku tidak selalu kompak dan hampir tidak pernah kompak dalam selera melihat acara di televisi. Bukan diriku selalu meminta selalu menang dalam pemegang kekuasaan remote tapi diriku memang jarang menonton acara TV. Bukan tidak demen dengan hasil ciptaan dan kreasi anak negeri tetapi diriku memang tidak merasa ada sisi positif dari acara2 yang ada di TV. Semua bagiku serasa sampah pesanan dari pemegang uang untuk mengangkat citra diri pirbadinya masing-masing. Sinetron… ?!? maaf diriku tidak pernah tahu  jadwal dari berjibun sinetron anak negeri yang banyak mengajari kepalsuan. Berita….. ?!? kadang diri ini masih menyempatkan waktu untuk sekedar menenggok kala ada berita yang sedang hangat hangat tai ayam. Sedang acara humor sekarang di TV sedang naik daun, diri ini cuam ngintip saat anak istri tergelak tertawa, cuma ngintip dari balik tembok. Dan ini yang menjadi ide tulisanku kali ini.

Siapa yang tidak tahu acara humar sitkom YKS ❓ terus terang diriku tidak pernah tahu sejarahnya dan tidak pernah nonton acara ini (katanya mulai tanyang saat sahur pas Ramadhan kemarin) sampai saat sekitar sebulan yang lalu ada teman yang mencari goyang cesar di youtube. semenjak itu diriku kenal dan sering melihat goyang YKS di youtube dan sesekali liat live di TV. Acara ini sangat di sukai oleh keluargaku. Sampai2 diriku merasa terkucilkan di tengah keluarga karena tidak ikut menonton acara lawakan tersebut. Bukan karena apa, namun saat diriku mencuri2 waktu untuk liat acara ini koq tidak ada yang bisa membuat diriku tertawa renyah dan terpingkal2. bagiku lawakan yang ada di acara itu sangat kotor. Ini lho sudah jaman stand up comedy, humar dengan cerdas meskipun sendiri. Lawakan serta banyolan bukan didasari oleh tepung dan pukulan gabus streofoam. 😦

.

Atau karena selera humorku yang kelewat tinggi yang menyebabkan ada parameter tertentu yang bisa membuat diriku tertawa, atau ada yang salah dengan selera humorku yang abnormal ?!? apalagi sang bintang di acara itu ada si Olg* yang pernah aku tulis disini, menambah selera tertawaku hilang. Bukan aku anti dengan YKS dan crew dengan goyangnya, namun karena diriku melihat apa yang di pertontonkan untuk memancing tawa orang itu sudah sangat keterlaluan dan kasar. (jangan ditanya di sesi yang mana yang menunjukan kekerasan dalam lawakan karena diriku hampir tidak pernah tuntas dengan acara ini). Tidak jauh beda dengan lawakan di acara humor lainnya. Apa masih segini ini selera humor masyarakat Indonesia ?!? kenapa diriku berkata begitu ❓ karena acara ini menjadi top rating di acara TV pada jam sibuk. Dan itu didukung oleh banyaknya orang yang menonton acara tersebut (menurut berbagai survey yang diadakan, kalau diriku sendiri sich tidak pernah melakukan survey meskipun kecil-kecilan).

Sayangnya acara di TV itu sudah bergantung pesanan dan hampir tidak ada unsur mendidiknya sama sekali. Sekedar berandai-andai, kalau diriku menjadi penguasa yang memegang kebijakan, tentunya akan membuat aturan yang jelas tentang acara2 yang ada di TV yang tidak ada unsur mendidiknya (malah banyak dipenuhi oleh pelecehan dan kekerasan). Memang tidak mudah karena akan banyak yang menentang kebijakan itu meskipun (diriku yakin) akan ada juga yang mendukung karena itu sudah sunnatullah. Hm…… meskipun tidak menjadi penguasa dan pembuat kebijakan, kita juga bisa juga lho (sedikit) berpartisipasi dengan memulai dari keluarga sendiri. Dan diriku juga akan memulai dari diri sendiri melalui keluarga meskipun diriku yakin tidak akan mendapat dukungan dari satupun anggota keluargaku saat menganti saluran TV. Makanya Yuk Kita Ganti saluran TV nya 😆

Iklan

32 Balasan ke YKS = Yuk Kita (ganti) Saluran

  1. Lidya berkata:

    saya agak telat taunya pak mengenai YKS maklum gak pernah nonton juga

  2. Made Wirautama berkata:

    Khusus untuk goyang YKS itu, saya sempat menyukai karena keunikannya. Tetapi untuk model acaranya, jujur saja saya sangat tidak tertarik. Saya mungkin lebih menyukai OVJ tetapi di bagian2 lawakan2 plesetannya.

    Saat ini menurut saya acara macam YKS ini terlalu di eksploitasi, terlalu banyak dan terlalu sering, terlalu lebay. Ah, sudahlah. Kalau stand up comedy memang berbeda dan lebih asik.

  3. Rumambay berkata:

    iya, ini acara komedi memang kurang mendidik. ga bagus untuk anak-anak 😎

  4. Idah Ceris berkata:

    Kami sudah skip acara YKS itu, Pak.
    Mirisnya pas lihat si Cagur megap2 karena abu vulkanik. Hihihihi

    kangen sama komedinya DKI. 🙂

  5. SIge berkata:

    Wah totonannya bapak ini..wakaka..

  6. cantonart berkata:

    Itu bukan acara lawakkan.. tapi kita menonton orang2 pada bercanda.. iya kan? saya SMA bercandanya ya hampir2 mirip kaya gitu. acara lawak tu ya.. kalo dulu Warkop DKI, Bagito, Ngelaba, kalo sekarang ya stand up comedy. Mpesb***s, YK*, O*J, Camp**2… acara orang gila sepertinya.. peminatnya banyak si ya.. Kasian masyarakat kita.. Semoga Indonesia di Baikkan generasinya.. Amin Ya Alloh 🙂

  7. jarwadi berkata:

    eh pak, yuk ke kopdarnas #BN2013 jogja saja 🙂

  8. Satriaji berkata:

    Lawakan jaman sekarang ya kaya di YKS,pesbukers,campur-campur antv..kalo Lawakan kaya srimulat,di jamin jarang peminatnya,mereka kan cuma menghibur dengan candanya masing2..saya jg suka stand up comedy,tp coba pikir deh,stand up comedy itu buat orang yg pendidikannya lumayan..ga semua orang tau lawakan model stand up..yg terjadi saat ini model lawakannya itu sudah beda,Lawakan mana ada model biar mendidik.stand up jg ada yg lawakannya parah,meskipun itu Lucu..jadi anda tak suka YKS dll itu hak anda,and menurut saya anda orang model Lama ..

  9. monda berkata:

    satu lagi tuh eat bulaga, ngapain juga orang ditakut2i sama ular, buaya sambil harus nyanyi, kita kok jadi mentertawakan kesusahan orang

  10. Ferdy Lpu berkata:

    saya malah tidak tau sama sekali dan gak pernah nonton… saat melihat sekilas ternyata tidak menarik sama sekali tapi anehnya kok banyak yang suka ya.. sungguh terlalu

  11. pembela yks berkata:

    hoby orang beda 2 bos loe mungkin suka nonton berita atau sinetron kalau gua gak suka

  12. hendronurkholis berkata:

    sebenarnya acara2 model begini bisa lebih lumayan, jika ditayangkan weekly bukan daily
    sehingga orang gak cepat muak & krunya juga punya waktu untuk preparasi ide & bagian2 teknikalnya

  13. rusmanto berkata:

    Setuju,,,sama sekali saya ga suka sama acara tsb,tidak ada unsur pendidikannya blas,dari bangun tidur sampai mau tidur lihatnya orang orang itu juga,,,

  14. putunetohjiwo berkata:

    Kalok dari YKS q suka banget sama aransemen lagu lagu dangdutnya enak tapi kalok acara nya enek

  15. koko berkata:

    kalian semua pada goblok ya, ga suka ngomong langsung…
    nih juga yang bikin blog klo merasa disisihkan ama keluarga lu ngomong ama keluarga lu jangan salahin acara yks dwonk..

  16. Chris berkata:

    Setuju dengan postingan anda. Acara YKS ini entah sampai kapan mau dipertahankan oleh Trans Tv. Padahal konten acaranya tidak karuan dan tidak bermutu. Patut disayangkan Trans TV terus menayangkan acara konyol ini, padahal mereka bisa menggunakan budget yang mereka miliki buat acara yang lebih menghibur dan bermutu!

  17. painem berkata:

    YKS tetep Jos stand up comedy bawaan orang bule

  18. remaja berkata:

    tauk tuh yks, acaranya cuma nyindir n suka buka aib orang

  19. […] rating di sejumlah televisi swasta di Indonesia. Mungkin ini berbalik 100% dengan apa yang diriku tulis di sini, meskipun ada petisi yang mengajak sejumlah onliner Indonesia untuk ikut menandatangani. Mungkin […]

  20. annisalways berkata:

    Mohon maaf buat ibu/bapak, knp Orang INDONESIA bisanya MENCELA, MENKRITIK, MENGHINA? Jika saya bandingkan dengan STAND UP COMEDY, JELAS YKS MENANG! Why? STAND UP COMEDY suka banget NGEHINA ACARA LAIN, SPT YKS, TUKANG BUBUR NAIK HAJI,dll. Apa ini yg dinamakan acara? Sy bukannya melihat sisi negatif nya namun harus nya SUC urusin acaranya aja, jgn bw yg laen”&stand up comedy ini ga kental lawakan nya, beda dgn Olga, Billy, dll yg amat kental lawakannya, stand up comedy jelas banget klo dia ingin membuat lawakan, namun sangat 0 hasilnya, pas sok lucu aja ada audio ketawa bukan hasil dari lawakannya, aneh dong. Beda dengan YKS, sy disini masih 13th dan sy menjelskan apa untungnya setelah sy suka nonton YKS
    1) Awalnya sy tdk suka joget, sy jg tdk suka nonton YKS waktu ramadhan namun setelah tmn” sy sering masang PM di bbm blg “YKS joget cesar”dll, sy jd penasaran alhasil ternyata memang keren, Joget Cesar itu melatih otot” kita, kita setidaknya bisa Olahraga Ringan & lagunya yg diiringi dangdut juga nikmat, Sekarang jg sudah banyak joget yg dihasilkan dari acara YKS, spt simalakama, oplosan, kereta malam, pokoke joget yg semua lagu diiringi oleh lagu dangdut
    2) Dulu sy AMAT AMAT tidak suka Lagu DANGDUT, bhkan bisa dibilang ANTI BANGET! Namun setelah sering nonton YKS, sy suka sm lagu2 dangdut, pemikiran sy, ternyata lagu dangdut asyik, seru, santai, dan lagu2nya pun memilih yg netral bukan yg lagu vurgal gt, jd YKS mengubah penilaian sy mengenai lagu dangdut, disini yg paling sy suka! Pokoknya sy suka bgt sm lagu dangdut skrg, sy skrg sering koleksi lagu” dangdut spt buka dikit jos, kereta malam,bang jaly,dll
    3) Meskipun hanya penonton bayaran, namun sy melihat disini penonton bayaran (yg masih muda) mengajarkan kita buat selalu semangat, riang, & ceria, dia jg digaji mungkin 50rb/org itu lumayanlah buat anak muda, jd bisa kan ga minta duit lg sm ortu2nya? Disini dilatih mandiri
    4) Gaya2 artist YKS itu netral tdk sprti stand up comedy yg jelas bgt sok lucu pdhl amat sgt ga lucu, msh lucuan TBNH mskipun sinetron(lupakan). Spt Olga, Raffi, Denny,dll dia itu ga pikir klo ngelawak jd netral banget, beda dgn Stand Up Comedy dia pake skripsi/catatan dulu buat ngelawak,lol ga netral dong
    5) Bnyk jg nih yg protes krn Kru2 YKS jg dikasih masuk/di shooting. Lah?emg masalah nya apa? Mrk kan jg bagian dari YKS, Yks gt supaya para penonton liat apa sj yg terjadi sepenuhnya di acara YKS bkn hny sbgian spt acara” lain

    Well menurut ku YKS itu mmg pasti punya sisi negatif,tp harusnya kita ambil sisi positif nya dong? Lagian YKS gt kan tp selalu jadi diri sendiri, lawak netral, ga spt Stand Up Comedy, klo ada Komeng tuh di cemengin pasti.
    klo mslh ga bermutu dan takut anaknya ngikutin gaya YKS yg suka memukul, itu peran Ortu dong buat mendidik anak, lagian YKS itu cmn(khusus) org pintar” aja yg nonton, itu cmn acara lawakan jg. Jadi klo ga suka anaknya klo nonton itu,marahin anaknya ngapain YKS dicela? YKS jg diperuntukan org” yg bisa bertindak sewajarnya. Dan klo Anak kalian ngikutin mukul” yks berarti anda secara tdk langsung gagal dalam mendidik anak.
    Dan klo anda merasa dikucilkan sm keluarga anda, blg dong, ngapain nyalahin YKS?wkwk ini paling lol menurut sy, terus anda kok kata2nya kesannya ngerendahin bgt pertivian Indonesia? Apa anda bisa buat acara sendiri? Sinetron sendiri yg bagus? Wkwk. Before you judge people,judge your self!tq

    • Sugeng berkata:

      Adik anissa mungkin hanya melihat dari kaca mata sendiri (ababil), memang tidak ada yang salah dengan program acara YKS karena dari sana ada banyak orang yang bisa berpenghasilan namun apakah adik anissa sadar dengan efek pyskologi dari orang yang di jadikan bulan-bulanan di muka umum seperti acara itu ?!? Mungkin format acara yang sekarang sudah sedikit berbeda dari format YKS pada awal-awalnya dulu. Sekarang sudah seperti jamannya OVJ, bisa keliling kota nusantara. Tapi jujur saja bahwa diriku tidak tertarik dengan acara yang model begitu meskipun penontonnya berjubel dan seumuran dengan adik anissa. Mungkin kalau adik anissa bisa dibela-belain untuk menjadi salah satu penonton yag berjubel itu.

      Setidaknya itu mungkin pandangan dari kaca mataku sendiri dan adik anissa juga berhak dengan pandangan dari kaca matanya sendiri dan itu tidak diharamkan.

      • adith berkata:

        Adik annisa ini salah satu korban efek tayangan YKS,mohon dimaklumi, karena dia sedang tidak sadar bahkan tidak tahu bagaimana rasanya jadi orang tua, dimana para ortu bnr2 mengharapkan siaran yg bermoral dan mendidik, acara hiburan pun diharapkan lebih sopan dan alami,tidak membodoh2 kan atau menghina orang, berperilaku banci yg jelas dikutuk agama,bukan soal kita yg sok suci, Tapi ada baiknya kita renungkan, saya setuju banget dengan tulisan dari bapak prof.harjono.

    • Irfan berkata:

      buat dewasa ga masalah, ini anak anak yg nonton !

  21. jamrut berkata:

    Kalau saya sih sudah sejak dahulu mulai dari yks sahur sudah lihat, dan lucu juga lho toh itu sekarang sudah agak jarang liat lantaran G̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡ bisa ngikut main, dan siapa bilang stand up komedi adalah humor berkelas, dari kaca mata yang mana? Janngan merasa paling deh, toh kalau stand up kalau dilihat dari segi kekerasan juga ada, menghina orang lebih kejam dari pada membunuhkan, kata2 lebih kejam . Acting keras yang sudah ada tulisan lebih dimengerti saya kira, yang penting tontonan tidak merusak mental , lebih enak si kalau lihat TVRI berita berimbang tidak membuat panas suasana sejuk dan kebenaran bisa dipertanggung jawabkan ya ngak .. Hidup TVRI

  22. adit berkata:

    Frekuensi tv di udara negeri kita ini merupakan milik rakyat, sifatnya terbatas, sehingga kita sebagai pemilik ruang udara berhak
    mendapatkan tayangan yang kita rasa memiliki manfaat bagi taraf hidup kita, apakah masih bermanfaat melihat seseorang di bully entah secara fisik atau verbal,
    yks dan trans tv harusnya sadar, dengan ruang publik yang terbatas, hendaknya memberikan nilai tambah bagi taraf hidup kita, meninggikan martabat kita sebagai manusia

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: