Goyangmu Seperti Mengajak Kebaikan

Fenomena oplosam sekarang ini sudah menjadi top rating di sejumlah televisi swasta di Indonesia. Mungkin ini berbalik 100% dengan apa yang diriku tulis di sini, meskipun ada petisi yang mengajak sejumlah onliner Indonesia untuk ikut menandatangani. Mungkin pemikiran pemrakarsa petisi itu lebih mendalam lagi dari apa yang diriku pikirkan tentang bagaimana dampak seandainya orang Indonesia semua ikut bergoyang tiap hari 😆

Yang jelas tulisanku kemarin hanya melihat dari sisi humornya yang kelewatan. Beda dengan petisi tentang yks yang melihat dari efek goyangnya. Tak kupungkiri bahwa goyang di yks itu memang fenomenal. Dan karena goyang pasti tidak mungkin dengan irama lagu jazz yang hampir tidak cengkok untuk goyang pinggul. Dan tidak salah kalau sang vokalisnya menggunakan lagu dangdut koplo untuk mengoyangkan pemirsanya. Maka dipilihlah oplosan sebagai lagu temanya maka terkenalah goyang oplosan.

Lagu berlirik berbahasa jawa timuran itu mungkin rada asing bagi yang tidak tahu artinya atau tidak tahu isi liriknya. Namun bagi yang mengerti liriknya tentunya akan bisa mengikuti ajakan kearah kebaikan yang terkandung didalamnya (versi resminya).

Opo ora eman duite
Gawe tuku banyu setan
Opo ora mikir yen mendem
Iku biso ngerusak pikiran

Ojo diteruske mendeme
Mergo ora ono untunge
Yo cepet marenono mendemmu
Ben dowo umurmu
Dst…

Apa ada yangs alah dengan liriknya ?!? gak ada malah semuanya benar, mengajak kearah lebih baik. Translate bebas ke bahasa Indonesia:

Apa tidak sayang uangnya
Untuk membeli air setan (miras)
Apa tidak berpikir kalau mabuk
Itu bisa merusak pikiran (tidak terkendali)

Jangan diteruskan mabuknya
Karena itu tidak ada untungnya / manfaatnya
Ya cepat menghentikan (aktivitas) mabuknya
Biar panjang umurmu

Itu dua bait pertama dari lagu oplosan, apa ada yang salah dan mengajak ke arah maksiat ❓ aku rasa tidak. Namun bagaimana kalau lagu yang mengajak kearah kebaikan itu terbungkus irama serta goyang koplo 😕 Mungkin yang tahu arti serta liriknya pasti tidak akan mencap negative tapi bagi yang tidak mengerti, mungkin tugasnya yang tahu bisa menjelaskan seperti yang di lakukan oleh Om Nh1. Memang begitulah lagu dangdut koplo itu selalu diikuti dengan goyang.

Dan menurutku ada lagi lagu dangdut koplo yang isinya penuh dengan ajakan tarbiyah namun dibungkus dengan goyangan. Namun sayang lagu ini ada 2 versi liriknya, satu yang orisinil tarbiyah dan satunya lagi 100% liriknya merupakan ajakan setan (versi selingkuh). Diriku tidak tahu siapa yang membuat lirik full negatif itu, tapi bisa jadi karena sering nampil di panggung akhir liriknya diubah untuk meramaikan suasana panggung. Lagu itu berjudul Wedus (sate wedus) versi selingkuhnya ada banyak di internet namun versi aslinya sangat menganjurkan kebaikan (menurutku malah berisi full Tarbiyah). Mau tahu liriknya, silakan dengarkan lagunya disini :

Mending tuku wedhus timbang tuku satene,
Mending dibojo timbang dadi pacare ..
Ngingu wedhus untung anak’e,
Mangan sate untung sunduk’e ..

reff:
Timbang sir-siran dikuras dompete,
Yo mending wae dadi bojone ..
Ora usah njajan rono rene,
Ngelilir bengi enek kancane ..

Mergone aku ora kuat,
Sering sir-siran marakne mlarat ..
Yo mulane saiki tobat,
Mugo wae nemu bojo dunyo akherat ..

reff:
Mending tuku wedhus timbang tuku satene,
Mending dibojo timbang dadi pacare ..
Ngingu wedhus untung anak’e,
Mangan sate untung sunduk’e ..

reff:
Timbang sir-siran dikuras dompete,
Yo mending wae dadi bojone ..
Ora usah njajan rono rene,
Ngelilir bengi enek kancane ..

Mergone aku ora kuat,
Sering sir-siran marakne mlarat ..
Yo mulane saiki tobat,
Mugo wae nemu bojo dunyo akhirat

Translate bebasnya :

Lebih baik beli kambing daripada beli sate
Lebih baik dinikahi darripada jadi pacarnya
Memelihara kambing dapat anaknya
Makan sate dapat tusuknya saja

Daripada pacaran di kurang isi dompetnya
Ya lebih baik dijadikan istrinya
Tidak usah membeli disana-sini
Bangun tengah malam sudah ada temannya

Karena aku tidak kuat
Sering pacaran membuat merana / miskin
Karena itu sekarang bertobat
Semoga saja bertemu jodoh dunia akhirat

Bagaimana menurut sahabat blogger, lirik itu ada ada menjurus ke arah maksiat ❓ tentu saja tidak malah menganjurkan untuk tidak berlama-lama berpacaran yang akan membuat merana karena isi dompet terkuras habis. Tetapi kalau dibalut dengan goyang bagaimana dong 😕 Ya terserah sih namun bagi diriku harus dibatasi antara yang haq dan yang batil. Perkara tarbiyah kea rah lebih baik ya harus tetap pada jalurnya namun perkara goyang yang bisa membuat libidoku naik yang dibatasi jangan diobral di semua waktu dan tempat. Tapi keknya susah juga sih.

Yang penting sekarang, tetap saja dangdut dinyanyikan dengan mengurangi pornoaksi serta pornografi. Dan yang penting tetap

Tutupen botolmu tutupen oplosanmu, Emanen awakmu ojo mbok terus-teruske, Mergana ora ono gunane 😀

Iklan

Satu Balasan ke Goyangmu Seperti Mengajak Kebaikan

  1. Nunu El Fasa berkata:

    Lagunya penuh makna…
    Yang tidak suka lagu pokoke joget….

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: