Sedetik Kemudian, Semua Berubah.

 

Dalam menyambut hari besar atau apalah namanya, biasanya satu daerah mempunyai tradisi sendiri dalam menyambutnya. Tidak di tanah Jawa atapun disini, di daerah rumahku. Tabanan bali. Selalu saja ada tradisi ataupun ciri khas untuk mengisinya. Dan di daerah kami dalam beberapa hari ini akan merayakan Nyepi, yaitu tahun baru caka . seperti di tradisi perayaan tahun baru selalu ada yang namanya letusan. Entah itu dari mercon, kembang api, mercon bumbung ataupun yang sedang ramai di sini adalah mercon dari pipa spirtus.

Entah siapa yang menemukan pertama kali, mercon pipa spirtus ini begitu cepat merajalela karena memang cara buatnya mudah dan gampang. Juga bersih karena tidak meninggalkan limbah.

Karena saat diriku kecil, yang namanya membuat mercon bumbung itu dari karbit. Maksudnya bahan utamanya karbit MDQ yang untuk las. Dimasukan bumbung (biasanya dari bambu yang agak besar dan ruas-ruasnya dilubangi) dan diberi air, ditutup sampai karbitnya berubah menjadi gas, lalu dari lubang pemicunya dinyalakan dengan api obor. DUAAARRRR…..!!!

Menimbulkan suara ledakan keras dan meninggalkan limbah beracun. Itu cerita dulu. Sekarang lebih canggih lagi. Berbahan utama spritus ataupun methanol. Karena berbahanbaku ini otomatis tidak ada ceceran limbah seperti karbit. Dan efek suaranya (malah) melebihi karbit.

Dan kemarin saat pulang kerja, diriku bersantai sejenak setelah makan diruang tamu rumahku. Tidak ada yang aneh dan spesial saat itu cuma ada sambungan kaleng susu cap beruang yang disambung dengan laksan coklat menjadi semeteran lebih panjangnya yang berdiri di pojok. Yang kutahu itu mainan anakku yang beberapa hari kemarin memang sedang getol dibuat dengan teman-temannya. Mestinyasih tidak ada yang menarik hatiku namun karena posisiku dengan mainan anakku cuma serengkuhan tangan, makanya tanganku meraih benda itu dan aku bolak-balik untuk mengamati apa dan bagaimana isinya.

Sempat aku buka tutup bagian atas dan mengamati bagian dalamnya. Oh ternyata sisi dalamnya ada yang dilubangin untuk angin-angin pikirku. Dan saat diriku membuka terus aku intip, cuma kaleng susu bagian bawah yang dilubangin untuk jalan angin / gas. Hanya itu yang terlihat tanpa ada bau spirtus atau metanol yang keluar. Karena di bagian samping atas ada pematik korek gas yang di tancapkan, maka tanganku gatal untuk mencoba memencetnya. Dan sedetik kemudian…………

20140329-164147   20140329-164129 20140329-164115 20140329-164043 20140329-164244

DUAARRR..!!! istriku yang hanya duduk sekitar 2 meter dariku menjadi sasaran ujung dari merian spirtus anakku yang aku pencet sendiri. Selanjutnya adalah %$#^&***&(*&^*#(#*@(@&* !!! keluar dari bibirku dan istriku.

**SELAMAT HARILIBUR NYEPI UNTUK SEMUA. ILOVE MONDAY**

***meski kemarin aku tidak ikut berpartisipasi dalam google earth, namun malam ini aku akan melakukan lebih dari 60+ menit***

 

4 Balasan ke Sedetik Kemudian, Semua Berubah.

  1. Maulz mengatakan:

    hehehe.. cool.. salam kenal bos

  2. pandebaik mengatakan:

    He… Mainan serupa tuh dirumah saya…

  3. Lidya mengatakan:

    hati-hati pak mainnya hehehe

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: