Menjadi Panitia 3 Kali

Alhamdulillah, sampai hari ini diriku sudah menjadi panitia kurban Idul Adha 1435H untuk yang ketiga. Dimulai dari hari Sabtu (4/10/2014) yang menjadi panitia kurban di pengajian Muhammadiyah Tabanan. Mestinya pada kepanitiaan Muhammdiyah Tabanan ini diriku sudah beberapa kali ikut namun hanya pada seksi pekerja. Yang nota bene lebih banyak menggunakan tenaga untuk mengerjakan beberapa pekerjaan penjagalan sapi ataupun kambing. Namun pada Idul Adha tahun ini diriku di tempatkan pada kepanitiaan inti. Masuk dalam panitia seksi perlengkapan dan bertugas di rumah potong hewan Gubug Tabanan. Kenapa sampai hewan kurban di potong / jagal di rumah potong hewan ❓ ada sejarah yang melatarbelakangi yaitu lokasi gedung dakwah Muhammadiyah Tabanan sekarang sudah banyak penghuninya sehingga tidak ada lahan kosng lagi yang bisa dijadikan lokasi eksekusi penyembelihan hewan kurban tersebut. Solusi yang ada ya dilakukan di rumah potong hewan yang berjarak sekitar 2km dari lokasi. Pada hari itu yang di potong  sebanyak 16 ekor sapi, sedangkan kambingnya tidak tahu karena tidak di potong disana.

Hari kedua pada Minggu kemarin (5/10/2014), diriku menjadi panitia lagi tapi di lingkungan perumahan. Disini cuma motong kurban 4 ekor sapi dan 2 ekor kambing dari jamaah pengajian sekitar 55 orang. Ya syukurlah, berarti hampir 50% sudah sadar bahwa kurban itu sudah hampir mendekati sunnah muakad bagi umat yang diberi nikmat selama setahun oleh Allah SWT. Pada pelaksanaan kurban di kepanitiaan ini ada kejadian yang sedikit tegang, yaitu sapi yang akan disembelih sempat lepas dan diriku mendapat tanda mata berupa lecet di kaki karena terkena tali tambang plastik pengikat sapi yang lepas. Mestinya tidak perlu terjadi hal seperti itu bila saja tidak banyak aba-aba yang keluar dari panitia seakan-akan semua mau jadi mandor. Saling nyuruh dan saling menyalahkan teman saat mau merobohkan sapinya. Namun karena banyak aba-ban dan komando, akhirnya sapinya malah beringas dan lari. Eh koq beruntungnya dirku, larinya ke arahku. Akhirnya aku pegang talinya bersama teman, berdua saja melawan tenaga sapi beringas. Hasilnya perlawanan yang tidak seimbang, diriku jatuh terjerembab namun untungnya karena sempat aku pegang talinya itu sapinya tidak sempat lari keluar :mrgreen:

luka lecet

Tanda mata dari sapi

Dan terakhir, hari ini kembali aku melaksanakan pemotongan hewan kurban bersama teman2 kader dari partai dakwah di wilayah Tabanan. Tidak banyak sih cuma seekor sapi dan seekor kambing. Dan daging kurban ini dibagikan kepada masyarakat sekitar serta beberpa kader. Tidak banyak sih karena daging sapinya cuma dapat 105 bungkus sedang daging kambingnya cuma dapat 15 bungkus.

mekangkang

Sapi “menkangkang” setekah eksekusi

Namun dari semua ikut sertaan diriku menjadi panitia, hanya di kepanitiaan kurban hari pertama diriku menjadi eksekutor / algojo penyembelihan hewan kurban berupa sapi. Ada 2 ekor sapi yang aku eksekusi dengan meminjam pisau potong milik tukang jagal di RPH karena diriku memang tidak punya pisau untuk menyembelih sapi (kalau menyembelih ayam sih ada 😀 ). Berbekal keberanian serta do’a Bismillah, sholawat dan takbir yang diriku ucapkan, pisau potong yang tajam merobek leher dan memutuskan 3 saluran yang ada di leher, kerongkongan. nafas dan jalur makanan.

Yang paling parah adalah saat menjadi panitia hari kedua, semua main perintah aba-aba dan saling menyalahkan temannya. Jadinya sapi lepas. Juga rasa keperibintangannya yang sangat kecil atau bahkan tidak ada sama sekali. Seandainya memakai cara yang seperti video dibawah ini pasti lebih asyik dan tdak menyakiti hewan sembelihannya. InsyaAllah tahun depan akan aku praktekan cara seperti ini.

tak sayang binatang

Keperibinatangan yang kurang, malah tersakiti

Iklan

One Response to Menjadi Panitia 3 Kali

  1. Abi Sabila berkata:

    tidak akan dipercaya hingga tiga kali bila tidak amanah, ini yang harus dimaknai.

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: