Resolusi Tuan Takôr

31 Desember 2014

Tahun 2014 tidak lama akan segera berganti dengan tahun 2015. Diriku tidak tahu disebut dengan tahun apa dalam penanggalan tiongkok (shio) karena bagiku tidak akan berdampak apapun dalam hidupu. Namun yang menjadi perhatianku adalah, tahun 2014 akan berlalu tapi tidak ada perubahan yang mendasar dalam diriku, dalam dunia tulis menulis, dalam dunia blogging. Karena bagiku salama ini aku menulis ya sekedar menulis untuk menghilangkan penat tubuh setelah seharian berkativitas. Dan karena nulisnya hnya untuk menghilangkan penat saja maka menulispun hany sekedar angin lalu dan tidak ada motivasi apapun.

Namun dalam beberapa postingan di FB tentang aktivitas blogger yang telah mendapat ini dan itu, hadiah maupun reward, untaian kasih ataupun kado dari perhelatan yang dilakukan di dunia maya ini, membuat diriku berpikir ulang. Apakah sudah benar idialisku untuk menulis ini ❓ LanjutGan Mbacanya


Sedetik Kemudian, Semua Berubah.

31 Maret 2014

 

Dalam menyambut hari besar atau apalah namanya, biasanya satu daerah mempunyai tradisi sendiri dalam menyambutnya. Tidak di tanah Jawa atapun disini, di daerah rumahku. Tabanan bali. Selalu saja ada tradisi ataupun ciri khas untuk mengisinya. Dan di daerah kami dalam beberapa hari ini akan merayakan Nyepi, yaitu tahun baru caka . seperti di tradisi perayaan tahun baru selalu ada yang namanya letusan. Entah itu dari mercon, kembang api, mercon bumbung ataupun yang sedang ramai di sini adalah mercon dari pipa spirtus.

Entah siapa yang menemukan pertama kali, mercon pipa spirtus ini begitu cepat merajalela karena memang cara buatnya mudah dan gampang. Juga bersih karena tidak meninggalkan limbah. LanjutGan Mbacanya


Optimisme 2014

1 Januari 2014

Tak terasa tahun 2014 sudah menghampiri kita semua. Padahal di tahun 2013 masih banyak harapan dan angan yang belum kesampaian, terutama pada diriku dan keluarga. Secara pribadi, memang sudah banyak kenikmatan yang diri ini peroleh dariNya. Namun dari sisi ke-egoan manusia, ada beberapa keinginan yang belum bisa terwujud dan tidak bisa merealisasikan dan kenyataan. Ya mungkin kalau diberi kesempatan berkhayal lagi mungkin khayalanku itu akan bisa terwujudkan di tahun 2014.

Apa keinginan yang belum bisa di wujudkan itu ❓ kasi tahu gak ya secara naluriah diriku berkeinginan menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin Kalau dalam bahasa agamaku, “Orang yang beruntung itu adalah orang yang (ibadahnya) hari ini lebih baik dari hari kemarin”. Sedang orang yang merugi itu adalah ” orang yang (ibadah) hari ini lebih jelek dari hari kemarin. LanjutGan Mbacanya


YKS = Yuk Kita (ganti) Saluran

5 November 2013

Meski diriku dalam keluarga sebagai kepala keluarga, namun dalam satu dua hal diriku tidak selalu kompak dan hampir tidak pernah kompak dalam selera melihat acara di televisi. Bukan diriku selalu meminta selalu menang dalam pemegang kekuasaan remote tapi diriku memang jarang menonton acara TV. Bukan tidak demen dengan hasil ciptaan dan kreasi anak negeri tetapi diriku memang tidak merasa ada sisi positif dari acara2 yang ada di TV. Semua bagiku serasa sampah pesanan dari pemegang uang untuk mengangkat citra diri pirbadinya masing-masing. Sinetron… ?!? maaf diriku tidak pernah tahu  jadwal dari berjibun sinetron anak negeri yang banyak mengajari kepalsuan. Berita….. ?!? kadang diri ini masih menyempatkan waktu untuk sekedar menenggok kala ada berita yang sedang hangat hangat tai ayam. Sedang acara humor sekarang di TV sedang naik daun, diri ini cuam ngintip saat anak istri tergelak tertawa, cuma ngintip dari balik tembok. Dan ini yang menjadi ide tulisanku kali ini.

Siapa yang tidak tahu acara humar sitkom YKS ❓ terus terang diriku tidak pernah tahu sejarahnya dan tidak pernah nonton acara ini LanjutGan Mbacanya


Tersangkanya Diriku Sendiri

7 Oktober 2013

Mestinya diri ini malu untuk menulis dan kembali setelah sekian lama tidak update blog. Biasanya sih setelah lama menghilang, saat kembali memulai menulis selalu saja alasan sibuk, gak ada waktu untuk finishing tulisan serta mentok ide. Biasanya memang ini yang dijadikan biang penyebab dan menjadi tersangka. Namun apa mungkin alasan itu terus yang diri ini korbankan ❓ padahal penyebab utamanya ya memang diri ini males dan senangnya nongkrongin akun sosial media. 😦

Padahal di akun sosmed itu, diri ini bertemu kembali dengan para admin blog yang sudah familiar. Memang mereka rata-rata dan hampir bisa dipastikan mempunyai aku di sosmed. Malah tingkat keaktifannya di sosmed itu melebihi tulisan di bloq. 😆  Jadinya diri ini bisa mengetahui problema apa gerangan yang sedang menghinggapi blog nya. Namun karena diri ini emang sedikit tertutup (bahkan pelit) dalan berkeluh kesah di akun sosmed, jarang sekali nyetatus ataupun update blog lagi dan di shared disana.
LanjutGan Mbacanya


Karena Miss World Aku Beruntung….

6 September 2013

dengan miss world ini aku bisa melepas fitrahku yang tidak terkendalai itu menjadi sesuatu wajar

Sedang marak dibicarakan tentang perhelatan missworld yang akan diadakan di pulau Baliku. Kenapa hal ini masih saja di peributkan oleh mereka ?!? ada yang pro dan ada yang kontra. Semua menyodorkan segala teori dan ajaran menurut keyakinannya sendiri-sendiri. Gak tau yang benar yang mana namun semua teori dan ajaran itu diperlihatkan seolah-olah sudah diamini oleh sekian banyak orang. Seolah-olah itu juga disetujui oleh diriku. Namun sesungguhnya tidak. Aku melihat ajang miss-missan itu menurut kaca mataku sendiri.

Saya laki-laki normal tentunya dan tidak munafik kalau memang senang melihat yang indah-indah. LanjutGan Mbacanya


Maaf Ini Tidak Dijual

13 Maret 2013

masih banyak cara mencari mencari duit yang lebih halal dan barokah dari pada mencari keuntungan diri sendiri namun akan membuat kerusakan

Sehari-hari biasanya istriku lebih banyak di rumah menjalankan fungisnya sebagai ibu rumah tangga. Dan dalam mengisi kesibukan di rumah selain merawat labib, istriku membuka usaha laundry skala kecil dan berjualan jajanan anak-anak di depan rumah. Segmen pasaranya sih gak terlalu muluk-muluk karena kalau laundry nya super dumper ramai malah dia tidak bisa menghandle sendiri. Kalau jualan jajanan itu hanya untuk anak-anak yang sering main dan nongkrong di depan rumah. Ya pokoknya asal tidak bengong saja, dia sudah senang. Bagiku sih gak masalah, asal dia masih bisa menangani tanpa meninggalkan tugas pokonya sebagai ibu bagi anak-anaknya.

Namun beberapa hari yang lalu (tepatnya seminggu) diriku menyembunyikan barang dagangan yang ada di lapak jualan istriku. Mestinya sih bukan barang dagangan istriku, LanjutGan Mbacanya