Penipuan Dunia Maya

…jangan bertukar nomer telepon apalagi pin BB karena mereka bukan orang yang kita kenal…

Jaman sekarang yang namanya penipuan bisa saja terjadi dimana-mana. Ada yang secara online ada yang offline dan ketemu langsung. Dan ada juga yang mengabungkan keduanya, setelah online dilanjutkan offline, temu darat terus embat. Yang begini ini kadang tidak di sadari oleh sang korban. Dan ada juga yag sudah ngeh serta sadar dengan kondisi yang seperti ini. Jadi sebelum menjadi target lebih lanjut si korban searching di internet dan menemukan bahwa modus yang seperti itu sudah dipastikan bahwa suatu penipuan. #selamat dech

Pada postingan kali ini, tulisananya masih sekitar penipuan. Namun ini sekedar sharing saja bahwa ada juga modus yang seperti ini. Tulisan ini terinspirasi setelah membaca answers.yahoo.co id yang menanyakan bagaimana kita bersikap seandainya kita menjadi target dari sindikat penipun internasional.

Ceritanya ada yang bertanya tentang sikap kita seandainya kita berkenalan dengan orang asing via media sosial. Dan ada penjawab dengan ranking terbaik mensharingkan pengalaman nya saat berkenalan dengan orang asing. Mulanya dia tidak curiga meskipun kenalan nya lewat YM dan email (gak tahu email nyasar atau sengaja di kirim sebagai pishing). Dan celakanya acara YM dan email2 lan ini berlanjut dnegan tukar pin BB. Gila ngak tuh :? padahal belum kenal. Setelah berjalan sekian lama, sampai berlanjut pembicaran bisnis, dan si orang asing itu bermaksud (pura-pura atau sengaja, aku gak tahu) mentransfer uang.

Setelah mengutarakan mau tranfer uang, sang orang asing itu menanyakan nomer rekening yang masih aktif. Sampai disini mungkin sang calon korban tidak sadar bahwa dengan menanyakan rekening yang aktif itu, mereka bisa mengecek sang calon korban ini orang tajir atau kere. :lol: mungkin kalau kere misi penipuan nya tidak dilanjutkan biar tdak menghabiskan banyak modal tapi hasilnya nihil. Setelah tahu bahwa sang calon tajir, jurus selanjutnya jalan. Singkat cerita sang orang asing ini (katanya) mengirimkan uang namun bukan lewat rekening tapi lewat kurir langsung.

garong maya

Dan saat kurir datang dengan membawa uang dan paket, dia ditahan oleh pihak bea cukai. Untuk bisa mengambil kita harus menebusnya :shock: nah lo !! disini mulai terkuak kedok sang orang asing ini. Seandainya kita tidak kuat hati (terlena dan berbunga2) karena di kirimi uang dan paket langsung dari luar negeri, tentunya kita akan kena :sad: menebus harus mengeluarkan duit, padahal belum dapat duit. Kalau sudah keluar, kita tidak tahu paket yang datang itu berupa apa atau apa isinya. Seandainya saja, itu sindikat narkoba internasional yang jangkauannya lintas negara. Dan paket itu berisi paket narkoba kelas tinggi. Mereka akan enak melenggang masuk Indonesia tanpa ada resiko. Sedang kita hanya dijadikan korban.

Makanya, kita sebagai blogger yang mengerti akan trend kejahatan dan penipuan sudah seharusnya mensharingkan. Mungkin saja ada teman, tetangga, saudara, kenalan atau siapapun yang bakal jadi calon korban / korban bisa lebih dini tahu akan resikonya. Dan kepada sahabat yang sudah familier dengan dunia maya, jangan sekali2 kita terlalu percaya dengan orang yang baru kita kenal hanya lewat chatting, FB, atau media sosial lain nya. Dan yang terpenting, jangan bertukar nomer telepon apalagi pin BB. Karena mereka bukan orang yang kita kenal sesungguhnya, bisa jadi sikap sok akrab dan pedulinya hanya sebagai senjata awal dari jurus rayuan maut selanjutnya.

NB: Diri ini juga sering menerima email / chatt dari orang yang tidak dikenal yang bersay hallo. Padahal diri ini tidak merasa pernah menerima add pertemanannya. Pluss email yang mau memberikan dana super emang dana daari mbah e opo ??

30 Respon untuk Penipuan Dunia Maya

  1. Lidya mengatakan:

    terima kasih sharingnya pak, bisa dijadikan pengingat untuk kita semua agar selalu berhati-hati

  2. marsudiyanto mengatakan:

    Penipuan seperti ini sudah banyak terjadi dan korbannya malu melapor…

  3. bensdoing mengatakan:

    buat ingatkan kita semua…dunia maya mmg bagai pisau bermata dua…

  4. rayuan maut mengatakan:

    wah parah gan, kita harus lebih pinter dari penipu

  5. mechtadeera mengatakan:

    Trims sudah kembali mengingatkan kita pak.. :)
    Meskipun bukan modus operandi baru, tapi masih banyak juga yg kebobolan…

  6. Cahya mengatakan:

    Pokoknya, hati-hati, ada celah ketika kita ragu, maka celah itu mungkin akan menyelamatkan kita.

  7. Pakies (@pakiess) mengatakan:

    Pesatnya kemajuan IT, makin meningkatkan kreativitas manusia dalam segala bidang. Dalam urusan tipu menipu sebenarnya tidak tepat kalo dikatakan kreativitas, tapi dengan itu semakin hari semakin banyak bermunculan cara-cara yang unik dan up to date dalam menipu orang lain. Entah di dunia maya ataupun nyata.
    Dan kita yang lebih memahami akan hal-hal semacam ini sudah seharusnya memberikan wawasan pada orang-orang di sekitar kita agar tidak menjadi korbannya

  8. Mas Huda mengatakan:

    wow ngeri juga ya kayak gitu… tapi aku tuker-tukeran nomer juga sih sesama blogger he he

  9. seniman fotografi mengatakan:

    nice share sob, bisa membantu kita agar lebih berhati2 lagi……..

  10. affanibnu mengatakan:

    ngapain juga membeberkan sesuatu yang sangat pribadi.. :)

  11. Applausr mengatakan:

    ya betul sekali nih…. kita harus hati hati nih… banyak juga orang mencari uang dengan cara seperti ini….. nice post sob….

  12. Imelda mengatakan:

    waduh ngga usah yang kenalnya lewat YM atau chatting, yang sudah pernah ketemu /kopdaran pun bisa jadi penipu… atau benalu! Pikirnya karena toh sudah bertemen bisa saja minta pinjem sana sini. Daaaan biasanya yang kena tipu adalah perempuan yang tinggal di LN. Fitur chatting di FB aja aku jarang on kan, padahal teman2 FB udah pilihan semua hehehe

  13. Irfan Handi mengatakan:

    Syukurnya saya belum pernah ketipu Om, boro-boro mau nyantumin PIN BB, wong BB-nya aja gak punya. :lol:
    Happy Blogging Om…. :cool:

  14. imadewira mengatakan:

    Kontak pribadi memang sebaiknya jangan diumbar di jejaring sosial. Kalau pun sudah terlanjur, ya sebaiknya extra waspada pada orang asing.

  15. irmarahadian mengatakan:

    ma ksih infonya pak…:)

  16. rawins mengatakan:

    tapi di blog atau akun online aku sengaja pasang identitas lengkap
    antisipasi saja kalo kalo jurnalku menyenggol orang lain agar tidak dianggap lempar batu sambil ngumpet
    minimal ada sarana japri untuk mengoreksi biar aku bisa instropeksi
    bertahun tahun aku lakukan itu tapi sampai sekarang belum pernah ada masalah

  17. Kaget mengatakan:

    dulu, saya sering terima email dan pesan singkat lain yang berisi ‘penipuan’. Tapi, saya sering membuat marked ‘spam’ dan lam kelamaan motif seperti ini ngga keliatan lagi di inbox. Clear, sebersih mencuci pakaian :D

  18. isnuansa mengatakan:

    Terima kasih sudah berbagi soal ini Pak SUgeng.. Belom pernah ngalamin sendiri sih.. Soal email tawaran dana dari luar negeri, sepertinya makin hari makin berkurang, berganti dengan iklan obat kuat, hahaha… :lol:

  19. Tebak Ini Siapa mengatakan:

    Waw serem ya…
    Aku paling tuker nomer sama temen blog, belum pernah sih ada masalah, hehehe…

  20. arif mengatakan:

    belum pernah tertipu via dunia maya, tapi klo dapat pesan via email, chat, atau social media yg berbau penipuan, seringkali

  21. Dewi SH mengatakan:

    wah,,bener tuh,,, saya juga baru2 ini hampir tertipu krn kenalan dgn org asing via fb, awalnya biasa ngobrol lama2 dia curhat dsb,…sampe saya mau dikirimkan uang sebesar 3000pound,..awalnya siyy kaget tp gak masuk diakal juga krn dia kirim lewat hsbc dan saya harus kirim charges lewat western union sejmlh 1200 dolar,,,,ke rek seseorang….untung saya gak asal percaya kalo gak yg ada duit melayang…..

  22. Sulistyowatipkm mengatakan:

    Alhamdulillah tks atas infonya…..saya juga dpt pengalaman spt itu, tips nya supaya dicuekin aja, lama-lama diam sendiri

  23. Royal mengatakan:

    actually i on the situation like mention above, thank you very much for the sharing, sekarang tinggal memikirkan bagaimana caranya menghindari mereka

  24. Nyit Nyit mengatakan:

    huhuhuhuhuuuuuu…..percis modus yg baru aq alami…!!!
    Dan sayang beribu sayang….aq TERLAMBAT membaca posting macam ini….huhuhuuuu….

  25. arzack mengatakan:

    Wah ternyata teman sekolah saya bener ketipu modusnya sama persis seperti ∂ƿa yg anda tulis. Sindikat penipuan internasional. Teman saya sudah transfer uang 7 jt. Dan paket datang tetapi di tahan pihak bea cukai bandara harus mentransfer 7 jt lagi. Krn dia di Surabaya sedangkan paketnya di Jakarta. Saya disuruh ambil. Paketnya yang berisi uang. Trs saya langsung fonis ke dia. Mana αϑα orang mau transfer uang bnyk ke kita, apalagi orangnya kita ga kenal. Lalu saya sadarkan dia klw anda tuch tertipu mentah”… Trs dia baru sadar..

  26. Yantie mengatakan:

    Ah, saya baru aja tertipu. Padahal semua sudah saya cek. Hari H+1 saya masih cek, ke teman2. Semua bilang Ok. Akhirnya saya kirim uang. Padahal uang tsb adl Uang saudara, Teman, dan Gaji. Cilaka, saya. Baru sadar setelah minta dikirim lg karena, di paket ada uangnya. Dan harus bayar lg Rp. 19.500.000,- Fotonya ada di FB. Sekarang dia nya blokir saya. Saya lg cek, foto2 tsb di FB benar apa tidak. Sy lg cari teman2 dr Diplomat. Saya tdk terima.

  27. istri muda TNI AD mengatakan:

    Congrat, You have been awarded with the sum of $650,000USD by our office, This award has been selected through the Internet where your e-mail address was indicated and notified.contact Tim Larry via email( timlarry@dgoh.org ) with your details for claims

    • istri muda TNI AD mengatakan:

      Aq baru aja tdi malam dapat email atas nama western union,,huft hampir aja percaya untung q baca blog ini,,makasih share nya pak,,,

  28. tony efendi mengatakan:

    Betul itu barusan saya juga sempat dapat chatting via YM dan ujung2nya modus persis seperti itu, untungnya saya dulunya banyak bergaul dengan orang asing sehingga paham betul sifat2 mereka dan alhamdulilah saya tidak kena tetapi malah dia saya bikin malu. ( buaya mau dikadalin, ngak mempan )

  29. aripasuka mengatakan:

    Betul juga kata anda bro saya juga sedang mengalaminya yang mana saya di info ada kiriman uang dari afganistan tapi masuk ke Bali kemudian orang yang urus telp saya bahwa saya hars bayar Bea Cukai sebesar 25.000.000 sampai sekarang saya masih tetap coba komunikasi dengan dia karena saya pengen gimana caranya saya bs ketemu ama orangnya baru kemudian kita habisi, gimana rekan2 setuju ga?

Silakan Komentar Bebas Tanpa Moderasi Namun Admin Berkuasa Untuk Mendelete

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 74 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: