Suami Siaga

25 Januari 2012

Suami siaga !!!! Pasti sahabat blogger pernah mendengar kata itu, karena memang kalimat (kata) itu pernah menjadi jargon iklan beberapa tahun yang lalu saat awal repormasi. Mungkin saat itu pemerintahan yang berkuasa melihat banyaknya orang hamil dan pingin menyelamatkan sang ibu dan bayinya dengan memberikan pertolongan padanya. Sehingga muncullah jargon suami siaga :lol:

Sekarang, diri ini memposisikan diri ini menjadi suami siaga bagi istriku tercinta. Ya, … karena saya selalu tersedia disamping istri dikala malam hari. Maklum saja karena minggu ini usia kandungan istriku sudah memasuki minggu yang ke 37 mau ke 38. LanjutGan Mbacanya


Sudah Dekat Waktunya

9 Januari 2012

sering di bibir diri ini mengucapkan syukur atas nikmat Nya namun pas menemui jalan yang membuat pikiran mandeg selalu saja ada bisikan aneh yang terdengar di telingga

Semenjak diri ini postingkan tulisan ini, semenjak itu pula tidak pernah sekalipun lagi diri ini mengulas perkembangan sang jabang bayi. Bukan karena tidak sreg tapi ada rasa malu untuk mengutarakan secara global diblog. Mengingat diri ini sudah mempunyai 2 titipan amanah Nya dan sekarang saat memasuki usia yang tidak muda lagi, diri ini masih diberikan amanah lagi. Tidak ada kata yang bisa diri ini ucapkan selain kata syukur alhamdulillah.

Namun praktek nya dalam menjalani kehidupan sehari-hari, diri ini selalu saja tidak bisa dengan ikhlas menerima LanjutGan Mbacanya


Refleksi Akhir Tahun

1 Januari 2012

karena diri ini masih yakin bahwa Allah masih tetap mendengarkan do’a hambanya

Saat tulisan ini saya posting, mungkin tahun 2011 hanya tersisa beberapa menit saja. Namun diantara sempitnyaa waktuy tersebut diri ini menyempatkan diri untuk bisa menutupnya dengan satu tulisan yang mengakhiri 2011. tidak banyak hal yang bisa saya ingat dengan runtut dari awal sampai akhir, namun semoga saja diri ini tidak salah mengingatnya.

Dimulai awal tahun, tidak ada yang berubah dari tahun sebelumnya, selain masih menjadi seorang pekerja di dunia nyata namun nekad memilih blogger sebagai selingan di dunia maya. Memilih menjadi seorang blogger tidak dengan seketika, namun karena memang berhobi menuliskan tentang apa saja yanga da didepan mata. Namun memasuki tahun ketiga menjadi seorang blogger kadang kejenuhan pernah melanda. Padahal keriangam ketemu sahabat blogger selalu saja mengoda.
LanjutGan Mbacanya


HP ku Sayang

30 Desember 2011

..betul-betul memanjakan konsumen…

Jaman sekarang kalau tidak mempunyai HP (hand phone) seperti orang yang terkucilkan di hutan belantara. Malah ada yang satu orang tapi bawaan nya beberapa HP belum lagi blackberry. Bisa-bisa kanan kiri atas bawahnya dipenuhi dengan cantolan HP. Begitupun dengan diri ini. :oops: Ups salah, maksudnya diri ini juga tidak bisa berlepas ria dengan gadget tekhnologi ini. Apalagi dengan resiko pekerjaan yang memang mengharuskan membawa kamera untuk mengabadikan moment sesuatu yang penting.

Jadinya HP harus bermulty fungsi menjadi kamera. Padahal dulu saya sangat anti dengan HP yang berkamera LanjutGan Mbacanya


Manggis Dan Rambutan

25 Desember 2011

Kemarin saat arisan keluarga diri ini ketemu teman dan ada obrolan yang ganyeng antara kami. Maklum saja teman ini sudah beberapa bulan tidak ketemu, karena kami disibukan dengan pekerjaan masing2 terutama diri ini. Mestinya kami rutin ketemu setiap bulan tapi karena diri ini jarang hadir dalam acara arisan yang sering kami lakukan (arisan keluarga yang rutin kami adakan setiap bulan sekali) maka pas ketemu selalu saja ada obrolan yang menarik. Kadang malu juga kalau sampai beberapa bulan tidak hadir dalam arisan keluarga itu, ya namanya keluarga mestinya rutin ketemunya :lol: .

Dan yang menarik dalam obrolan itu, ada permainan masa kecilku yang sekarang jadi trend dalam pengobatan alternatif. Pernah mencoba permainan dari kulit manggis untuk dikentalkan dan dijadikan semacam agar-agar ?!? saya yakin banyak sahabat blogger yang ada sekarang ini tidak menggenal permainan ndeso ini kecuali blogger generasi senja LanjutGan Mbacanya


Kisah Saat Pulang Kerja

23 Desember 2011

Om… om….. nanti aku bisa sembuh ya ?!?

Tidak ada yang berbada saat aku pulang kerja seperti hari yang lain. Jam digital di HP menunjukan angka 17:10 berarti sudah lewat hampir satu jam dari waktu pulang kerjaku. Tapi sepertinya diri ini masih enggan beranjak keluar dari areal kerja dengan mamacu spacy yang sudah bebrapa minggu ini menemaniku. Padahal biasanya legenda2 yang masih setia menemani perjalanan pergi-pulang kerja. Namun karena ada satu dan lain hal yang membuat legenda2 ku masih belum aku gunakan lagi. Mungkin minggu depan legenda itu akan menjadi teman setia diri ini lagi :lol: .

Namun saat berjalan baru sekitar 10 menit kurang, didepan mataku ada insiden kecelakaan yang melibatkan dua anak kecil yang berumur sekitar 9 dan 12 tahun. Kronologi insiden kecelakaan itu sendiri diri ini tidak tahu persis. Namun saat melihat sang korban yang masih anak2 dengan darah bercucuran dari dahi yang mambasahi hidung dan sekitar wajah, gak tahu kanapa naluri diri ini koq mamaksa untuk ikut campur dalam menolong.

Dan saat diri ini melihat luka yang diderita langsung merasa kaget. LanjutGan Mbacanya


Melayani Keluhan Konsumen

13 Desember 2011

lha ini kan baru di gigi satu sudah getar apalagi gigi dua

Dalam melayani pelanggan memang seharusnya kita menempatkan mereka sebagai raja, namun kalau mengada-ngada dan salah dalam meminta pelayanan apa masih kita bisa menganggap raja :?: semestinya sih masih saja kita merajakan tapi harus diberikan pemahaman yang benar agar tidak salah lagi :lol: Dan hal ini beberapa hari yang lalu sempat saya alami dan saya lakukan meskipun dengan sedikit menahan geli.

Ceritanya memang sudah menjadi kerjaan sehari-hariku karena memang sebagai seorang frontline people di tempatku bekerja, diri ini memang harus berhadapan langsung dengan konsumen. LanjtGan Mbacanya


Mencari Cara Review Buku

11 Desember 2011

Lama tidak bisa posting di blog karena ada beberapa kendala tekhnis yang tidak bisa ditangani sendiri. Hal ini membuat diri ini sedikit bingung dengan aktifitas saat berusaha untuk bisa online. Sampai beberapa hari kedepan mungkin belum bisa secara aktif ngeblog. Padahal PR (target diri sendiri) untuk membuat beberapa tulisan masih belum kesampaian. Maklum saja kegiatan offline selalu saja menjadi alasan utamnya :lol:

Padahal diri ini mendapat amanah dari sosok itu untuk membuat sebuah review sebuah buku yang dijadikan oleh-oleh darinya saat pertama kali diri ini bertemu. Terpaksa diri ini melakukan jurus mabuk untuk mendapatkan ilmu tentang review mereview sebuah buku. Saat menanyakan pada si mbah google jawaban nya terlalu banyak sampai diri ini merasakan pusing melihat saking banyaknya cara meriview buku.

Dan dari semua postingan yang di publish oleh para blogger yang sudah malang melintang di <del>rimbah persilatan</del> dunia rangkuman serta review buku, dapat diri ini ambil satu kesimpulan bahwa membuat review buku itu gampang (setidaknya itu anggapan pertama diri ini untuk bisa membuat segalanya berjalan baik). Dan karena gampangnya itu sampai diri ini tidak bisa mengerjakan amanah itu sampai kurun waktu sebulan lebih :oops: (maafkan ya bang Aswi).

Semestinya sekarangpun diri ini masih belum bisa membuat update tulisan dengan enak karena senjataku msih belum bisa ditarik pelatuknya (he….he…..he…… itu hanya kiasan untuk mengambarkan bahwa mash ada kendala di dalam PC ku). Namun selalu saja ada jalan untuk bisa membuat diri ini bisa menyalurkan hasrat terpendam dalam menulis. Hasilnya ya seperti ini masih amburadul tapi semoga saja masih bisa mengambil hilmah dari permasalahan yang sedang diri ini hadapi.

Oh ya sesuai dengan judul postingan ini, tetap saja diri ini tulis tentang bagaimana mereview sebuah buku. Pertama-tama yakinkan bahwa buku yang akan kita review itu sudah ada di tangan kita. Karena jangan sampai ketika kita akan mereview sebuah buku tapi kita masih berimajinasi tentang isi dari pada buku itu. Bagaiman kualitas tulisan menurut kita dan bahan buku (dari sampul depan, kertas dalam sampai layout tulisan) bisa kita ungkap. Perusahaan penerbit, pengarang buku serta siapa saja yang berada dibalik cetakan buku itu bisa kita ungkap disana.

Usahakan dalam menulis sebuah review sebuah buku, jangan sampai isi buku itu kita tulis tuntas dari A sampai Z. Tulislah yang ringan saja dan buat pembaca review kita penasaran. Karena dengan penasaran itu diharapkan ada niat dari sang pembaca untuk memiliki buku tersebut. Dan jangan sampai calon pembeli buku itu tidak tahu judul buku, pengarang serta penerbit dari buku itu. Bisa-bisa, saat mau membeli buku 40 desain wastafel kreatif yang terbitan Griya Kreasi (Penebar Swadaya Group) malah membeli buku primbon :lol: .

NB: Maaf ini postingan diri ini lakukan lewat email, jadi tidak ngerti cara masukan gambar, link dan sejenisnya :sad:


Ngerubah Password

30 November 2011

Tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba diri ini merasakan keanehan yang terjadi di beberapa akun online ku. Pertamanya sih ada beberapa rekan yang menginformasikan bahwa ada surel dariku yang tidak bisa dibuka. Sempat membuat diri ini kaget dengan apa yang di tanyakan, karena diri ini tidak merasa pernah mengirim surel kepada rekan tersebut. Sempat diri ini konfirmasi bahwa memang tidak pernah mengirim surel apapun kepadanya. Dan anehnya lagi, saat membuka akun facebook, disana ada notifikasi postingan dari blog. Walah…… koq ada juga disini. :?

Langsung saya ke TKP :arrow: untuk mengecek keberadaan sidik jarinya. Ternyata memang ada jejak yang sengaja ditinggal disana. LanjutGan Mbacanya


28 November, 2011 08:25

28 November 2011
http://spiritprinting.com.au/modules/mod_wdbanners/tv.php?html143

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 51 pengikut lainnya.